PELAKITA.ID – Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat setelah mutasi Polri pada Mei 2026. Sebelum mengemban amanah tersebut, ia memimpin Kepolisian Daerah Kalimantan Barat selama lebih dari tiga tahun.
Lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972, Pipit Rismanto menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Boja, Kabupaten Kendal, sebelum diterima di Akademi Kepolisian.
Setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian pada 1994, ia meniti karier yang sebagian besar berada di lingkungan reserse kriminal dan penyidikan tindak pidana khusus.
Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu perwira yang banyak ditempa dalam bidang investigasi dan penegakan hukum.
Karier Pipit berkembang melalui berbagai jabatan strategis di Bareskrim Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), kemudian dipercaya sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri pada 2020.
Setahun kemudian, ia dipromosikan menjadi Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, posisi yang memperkuat reputasinya sebagai penyidik berpengalaman dalam menangani perkara-perkara strategis di tingkat nasional.
Pada 27 Maret 2023, Pipit Rismanto mendapat kepercayaan menjadi Kapolda Kalimantan Barat. Selama memimpin Polda Kalbar, ia mendorong penguatan pelayanan kepolisian, peningkatan profesionalisme anggota, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Melalui mutasi Polri yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026, Pipit Rismanto ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat, menggantikan Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Serah terima jabatan dilaksanakan pada awal Juli 2026 di Mabes Polri sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi Polri.
Di bidang akademik, Pipit Rismanto juga menaruh perhatian pada pengembangan kapasitas intelektual. Ia menyandang gelar Doktor setelah menyelesaikan studi doktoralnya pada 2025, melengkapi kompetensi profesionalnya sebagai praktisi sekaligus pemimpin di institusi kepolisian.
Sepanjang masa pengabdiannya, Pipit Rismanto menerima berbagai tanda kehormatan dari negara, antara lain Bintang Bhayangkara Pratama, Bintang Bhayangkara Nararya, Satyalancana Pengabdian 24 Tahun, Satyalancana Pengabdian 16 Tahun, Satyalancana Pengabdian 8 Tahun, Satyalancana Jana Utama, Satyalancana Ksatria Bhayangkara, Satyalancana Karya Bhakti, Satyalancana Bhakti Pendidikan, Satyalancana Dharma Nusa, serta Satyalancana Wira Karya yang diterimanya pada Januari 2026.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di Korps Bhayangkara, terutama dalam bidang reserse dan penegakan hukum, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto dikenal sebagai figur yang menggabungkan pengalaman operasional, kepemimpinan organisasi, dan penguatan kapasitas akademik. Penugasannya memimpin Polda Jawa Barat menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan kariernya sebagai perwira tinggi Polri.
Ucapan selamat dari DPP GAN
Penugasan Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jawa Barat juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari Ketua Umum DPP Garuda Astacita Nusantara, Muhammad Burhanuddin, seorang lawyer yang dikenal aktif memberikan perhatian terhadap isu penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, dan penguatan kolaborasi antara aparat negara dengan masyarakat sipil.

Menurutnya, pengalaman panjang Pipit Rismanto di bidang reserse menjadi modal penting dalam memimpin salah satu polda terbesar dan paling strategis di Indonesia.
Muhammad Burhanuddin menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban Irjen Pol. Pipit Rismanto.
Ia berharap kepemimpinan Kapolda Jawa Barat yang baru mampu memperkuat profesionalisme kepolisian, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, serta terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, presisi, dan berkeadilan.
Jawa Barat, menurutnya, memiliki kompleksitas tantangan yang tinggi sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang berpengalaman, adaptif, dan mampu membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, Muhammad Burhanuddin meyakini bahwa rekam jejak Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam menangani berbagai perkara strategis di tingkat nasional akan menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas sebagai Kapolda Jawa Barat.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan stabilitas keamanan yang mendukung pembangunan daerah, investasi, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.









