PAN Sulsel Target Rebut Kursi Ketua DPRD, Jabal Jalarambang: Kami Akan Birukan Sulawesi Selatan

  • Whatsapp
Jabal Jalarambang (ujung kanan)

PELAKITA.ID – Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan mulai mengintensifkan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029.

Salah satu target besar yang dicanangkan adalah membawa PAN masuk lima besar partai politik secara nasional sekaligus merebut kursi Ketua DPRD Sulawesi Selatan.

Wakil Sekretaris DPW PAN Sulawesi Selatan, Jabal Jalarambang, mengatakan target tersebut dinilai realistis mengingat mesin partai saat ini bergerak secara serentak mulai dari tingkat pusat hingga ke desa-desa.

“Ini adalah bagian dari konsolidasi partai menuju lima besar nasional. Untuk wilayah Sulawesi Selatan, kami menargetkan merebut kursi Ketua DPRD Sulsel. Target ini sangat rasional karena seluruh struktur partai bergerak bersama, dari tingkat nasional hingga pelosok desa,” ujar Jabal.

Menurutnya, PAN akan memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat melalui kerja-kerja nyata yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kami akan birukan Sulawesi Selatan. Semua kader wajib bergerak membantu rakyat. Apa pun persoalan masyarakat, kami akan hadir memberikan solusi. Ini adalah bentuk keberpihakan PAN kepada rakyat,” katanya.

Jabal menegaskan bahwa PAN lahir sebagai buah dari semangat Reformasi dan hingga kini tetap berkomitmen menjadi partai kerja yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

“PAN hadir sebagai partai yang menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan rakyat, termasuk isu pangan, pertanian, dan berbagai persoalan sosial lainnya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh kader PAN mendapat arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mengawal berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga tuntas.

“Kami diarahkan untuk mengawal seluruh program pemerintah, mulai dari persoalan pupuk, sawit, hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami ingin memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tambahnya.

Imbau Jaga Etika Politik di Gowa

Di sisi lain, Jabal turut menyoroti dinamika politik di Kabupaten Gowa. Ia mengimbau seluruh anggota DPRD Gowa agar menjaga etika politik dan tidak membawa perbedaan pandangan ke ranah serangan pribadi.

Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, kritik tersebut sebaiknya tetap berfokus pada substansi, bukan menyerang kehidupan pribadi seseorang.

“Saya meminta anggota DPRD Gowa agar menahan diri untuk tidak menyerang personal,  pemilu masih lama,” ujarnya.

Jabal menilai situasi politik yang kondusif sangat diperlukan agar roda pemerintahan dapat berjalan secara efektif. Ia mengingatkan seluruh pihak untuk menghindari praktik-praktik politik yang hanya bertujuan mempermalukan lawan.

“Pergantian bupati memiliki mekanisme melalui Pilkada. Karena itu saya berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak saling menjatuhkan dengan cara yang bukan jalannya,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada intervensi dari pihak luar terhadap jalannya pemerintahan daerah, termasuk dalam proses pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi.

“Saya meminta semua pihak tetap mengikuti aturan yang berlaku dan tidak terprovokasi oleh kepentingan di luar pemerintahan. Jangan ada upaya untuk mencopot atau menurunkan bupati yang sedang menjalankan amanah sesuai masa jabatannya,” tegas Jabal.

Menurutnya, stabilitas politik dan pemerintahan merupakan modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.