Inilah Para Pilar ‘Think Tank’ MKPD CIDES ICMI Sulawesi Selatan

  • Whatsapp

PELAKITA.ID – Makassar — Upaya memperkuat tradisi intelektual dan kontribusi pemikiran terhadap pembangunan daerah memasuki babak baru dengan disahkannya kepengurusan Majelis Kajian Pembangunan Daerah (MKPD) Center for Information and Development Studies (CIDES) ICMI Sulawesi Selatan periode 2026–2031.

Pengesahan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan CIDES ICMI Nomor 05/SK-MKPD/CIDES-ICMI/06/2026 yang ditandatangani Direktur CIDES ICMI, Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, MA., Ph.D., dan Sekretaris Dr. Hery Margono di Jakarta, 6 Juni 2026.

Pengurus atau komposisi think tank CIDES ICMI akan dilantik hari ini oleh Ketua Umum ICMI Pusat, Prof Arif Satria di Makassar, 7 Juni 2026.

“Pembentukan MKPD CIDES ICMI Sulawesi Selatan merupakan bagian dari komitmen ICMI untuk menghadirkan wadah kajian yang mampu menjawab berbagai persoalan pembangunan secara ilmiah, objektif, dan berorientasi solusi,: ujar Ketua Pengurus Harian CIDES ICMI Sulsel, Dr Adi Suryadi Culla kepada Pelakita.ID.

Dkatakan akademisi Fisip Unhas itu, sebagai sebuah think tank, CIDES tidak hanya menghimpun para akademisi, tetapi juga praktisi, profesional, peneliti, dan tokoh masyarakat yang memiliki perhatian terhadap kemajuan daerah dan bangsa.

Komposisi CIDES ICMI

Di jajaran Dewan Pembina, MKPD CIDES ICMI Sulsel dipimpin oleh Ketua MPW ICMI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd., didampingi Prof. Dr. Hj. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. sebagai wakil ketua.

Dewan Pembina juga diperkuat sejumlah tokoh akademik dan profesional terkemuka, di antaranya Prof. Dr. Ir. H. Andi Tamsil, MS., IPM., Prof. Dr. H. Nurdin Noni, M.Hum., Prof. Dr. H. Sc. Agr. Ir. Baharuddin, Prof. Dr. H. Arifuddin Ahmad, M.Ag., Prof. Dr. H. Heri Tahir, SH., MH., Prof. Dr. H. Andi Syukri Syamsuri, M.Pd., Prof. Dr. Ir. Hj. Andi Majdah M. Zain, MS., hingga Dr. Ir. H. A.M. Yusran Paris, MM., MBA., IPU.

Sementara itu, Dewan Pakar menjadi kekuatan intelektual utama organisasi. Dewan ini dipimpin Prof. Dr. H. Abd. Hamid Paddu, M.A. dengan wakil ketua Prof. Drs. Wahyuddin Halim, M.A., M.A., Ph.D..

Di dalamnya berhimpun puluhan profesor dan doktor lintas disiplin ilmu, antara lain Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, S.E., M.Si., Prof. Dr. H. A. Muin Fahmal, S.H., M.H., Prof. Dr. H. M. Tahir Kasnawi, S.U., Prof. Sofyan Salam, M.A., Ph.D., Prof. Dr. Amran Razak, S.E., M.Sc., Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag., Prof. H. Marsuki, DEA., Ph.D., Prof. Dr. Ir. H. Ansar Suyuti, S.H., M.T., IPU., ASEAN Eng., hingga Prof. Dr. Nurhikmah H., S.Pd., M.Si. Kehadiran para pakar ini menjadi modal penting bagi CIDES untuk menghasilkan kajian yang kuat dan berbasis keilmuan.

Pada level operasional, roda organisasi dipercayakan kepada Dewan Pengurus Harian yang dipimpin Dr. H. Adi Suryadi Culla, M.A. sebagai ketua.

Ia didampingi delapan wakil ketua yang berasal dari berbagai latar belakang akademik dan profesional, antara lain Dr. Basti Tetteng, Dr. Rahmat Muhammad, Dr. Suardi Bakri, Dr. Alam Tauhid Syukur, Dr. Ihyani Malik, Dr. Nurussyariah, Dr. Nurjannah Abna, dan Dr. Andi Alfian Zainuddin.

Posisi sekretaris diemban oleh Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., didukung enam wakil sekretaris, sementara bidang keuangan dipercayakan kepada Dr. Rosnaeni Daga, S.E., M.M. sebagai bendahara dan Dr. Dien Triana Abdullah, S.E., M.Si. sebagai wakil bendahara.

Untuk memastikan fungsi organisasi berjalan efektif, MKPD CIDES ICMI Sulsel membentuk enam divisi strategis.

Divisi Riset dan Pengembangan menjadi pusat produksi gagasan dan penelitian yang diperkuat oleh Yuhardin, Siswan Tiro, Setyawati Yani, Asratillah, Andi Nasri Abduh, dan Nursandy Syam.

Di bidang komunikasi publik, Divisi Media dan Publikasi dihuni oleh sejumlah figur yang aktif di dunia media dan komunikasi seperti Dr. Muhammad Yahya, Rusdin Tompo, Ahmad Sudirman Kambie, Ilham Husain, M. Nasrun Nur, dan Kamaruddin Azis.

Penguatan kolaborasi eksternal menjadi tanggung jawab Divisi Penguatan Jejaring dan Kemitraan yang diperkuat oleh Dr. Muhammad Natsir Mallawi, Andi Ahmad Yani, Dr. Ardiansyah S. Pawinru, Dr. Faisal Syam, Dr. Muhammad Yusuf Ali, dan Andi Ikram Rifqi.

Sementara itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus Divisi Pendidikan dan Pelatihan yang beranggotakan Dr. Azwar Anwar, dr. Asriadi Ali, Ian Adrian Bustanuddin, Ilham Bakhtiar, dan Andi Sri Wulandani.

CIDES ICMI Sulsel juga membentuk Divisi Pengembangan Wilayah yang akan mengawal isu pembangunan daerah dan tata ruang, diperkuat oleh Muttaqin Azikin, Dr. Amruddin AE, Arief Wicaksono, Dr. Taufik Nur, dan Syamsul Alam.

Adapun Divisi Edukasi dan Advokasi yang beranggotakan Dr. Abdul Haris Hamid, Dr. Fadli Andi Natsif, Dr. Asis Nojeng, Masmulyadi, dan Nur Amelia akan fokus pada penguatan literasi publik, pendidikan masyarakat, serta advokasi berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan dan keadilan sosial.

Dengan komposisi yang melibatkan puluhan profesor, doktor, akademisi, profesional, birokrat, dan tokoh masyarakat dari berbagai bidang keahlian,

Adi Suryadi Culla menegaskan, MKPD CIDES ICMI Sulawesi Selatan hadir bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan sebagai pusat pemikiran strategis yang diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan, penelitian, dan inovasi yang relevan bagi masa depan Sulawesi Selatan.

“Kehadiran para tokoh ini menjadi fondasi kuat bagi CIDES ICMI Sulsel untuk menjalankan perannya sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadaban,” kuncinya.

Redaksi