Mahasiswa FKM Unhas Posko 33 Desa Ganra Tutup Rangkaian PBL III melalui Seminar Akhir dan Ramah Tamah Bersama Masyarakat

  • Whatsapp
Seminar Akhir dihadiri oleh Camat Ganra, Kepala Desa Ganra beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat Desa Ganra.

PELAKITA.ID – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Posko 33 Desa Ganra melaksanakan Seminar Akhir Praktik Belajar Lapangan (PBL) III pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 11.00 WITA di Aula Kantor Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng.

Kegiatan yang dihadiri oleh 18 peserta ini menjadi penutup rangkaian pelaksanaan PBL III sekaligus forum penyampaian hasil pelaksanaan intervensi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan masyarakat di Desa Ganra.

Setelah seminar berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama selama pelaksanaan PBL III.

Seminar Akhir dihadiri oleh Camat Ganra, Kepala Desa Ganra beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat Desa Ganra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari para tamu undangan, pemaparan hasil pelaksanaan PBL III oleh mahasiswa Posko 33 Desa Ganra, sesi diskusi, pembacaan doa, dan penutupan.

Seminar Akhir menjadi forum penyampaian capaian pelaksanaan program yang telah dilaksanakan selama PBL III.

Seluruh program disusun berdasarkan hasil identifikasi masalah kesehatan masyarakat pada tahapan PBL sebelumnya, kemudian diimplementasikan melalui pendekatan promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan berbagai unsur di Desa Ganra.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil pelaksanaan delapan program intervensi kesehatan masyarakat, meliputi Edukasi Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri, Penyuluhan Gizi bagi Ibu Hamil untuk Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), Edukasi Pola Makan Rendah Garam pada Penderita Hipertensi, Demonstrasi Memasak Menu Rendah Garam sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi, Pelaksanaan Aktivitas Fisik melalui Senam Anti Hipertensi, Sosialisasi Pengurangan Perilaku Merokok di Dalam Rumah,

Sosialisasi Dampak dan Bahaya Merokok pada Remaja, serta Pojok Edukasi Bebas Asap Rokok. Setiap program dipaparkan beserta hasil pelaksanaan, capaian kegiatan, serta rencana tindak lanjut sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan PBL III.

Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa seluruh program kerja telah terlaksana sesuai dengan rencana. Kegiatan edukasi yang dilaksanakan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test.

Partisipasi masyarakat selama pelaksanaan program juga berlangsung dengan baik, ditandai oleh keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, praktik, serta berbagai aktivitas selama kegiatan berlangsung.

Rencana tindak lanjut pada setiap program turut disampaikan sebagai upaya menjaga keberlanjutan kegiatan kesehatan yang telah dilaksanakan di Desa Ganra.

Sesi diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai masukan dan tanggapan dari peserta seminar. Diskusi tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi pelaksanaan PBL III sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan program-program kesehatan di Desa Ganra.

Rangkaian Seminar Akhir ditutup dengan kegiatan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh tamu undangan dan mahasiswa Posko 33 Desa Ganra. Suasana kebersamaan yang terjalin menjadi bentuk apresiasi atas sinergi antara mahasiswa, Pemerintah Desa Ganra, serta masyarakat selama pelaksanaan Praktik Belajar Lapangan III.

Pelaksanaan PBL III Posko 33 Desa Ganra menjadi sarana bagi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin untuk mengimplementasikan ilmu kesehatan masyarakat melalui intervensi berbasis komunitas, pemberdayaan masyarakat, serta monitoring dan evaluasi program kesehatan.

Kolaborasi yang telah terbangun selama pelaksanaan PBL III menjadi fondasi bagi keberlanjutan berbagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Ganra.