Elektro 86 Unhas Tutup Rangkaian Reuni dengan Jelajahi Bendungan Pammukkulu, Promosikan Wisata Takalar

  • Whatsapp
Setelah ke Paria Lau, lalu ke Pulau Sanrobengi, alumni Elektro Unhas 86 kunjungi Bendungan Pammukkulu (dok: istimewa)

PELAKITA.ID  – Pemerintah Kabupaten Takalar memanfaatkan momentum Reuni 40 Tahun Alumni Teknik Elektro Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan kepada para alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata daerah yang dipadukan dengan kampanye pelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang mendampingi rombongan alumni menjelajahi sejumlah destinasi andalan Kabupaten Takalar selama tiga hari.

Perjalanan diawali pada Jumat (26/6/2026) dengan menikmati panorama matahari terbenam di Wisata Alam Parialau, salah satu destinasi alam yang menawarkan pemandangan perbukitan dan hamparan alam yang masih asri.

Keesokan harinya, Sabtu (27/6/2026), rombongan menyeberang ke Pulau Sanrobengi. Di pulau ini, para alumni bersama Pemerintah Kabupaten Takalar melaksanakan aksi konservasi dengan melepas 1.000 ekor burung, terdiri atas burung jalak, caroco, parkit, dan pipit.

Pelepasan tersebut merupakan tahap awal dari program pelepasan sekitar 10.000 ekor burung secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat konsep ekowisata di Pulau Sanrobengi.

Rangkaian eksplorasi wisata ditutup pada Minggu (28/6/2026) dengan mengunjungi Bendungan Pammukkulu di Desa Kalekomara, Kecamatan Polombangkeng Utara.

Destinasi yang menjadi salah satu infrastruktur strategis nasional ini juga menyimpan potensi wisata alam yang semakin menarik perhatian masyarakat.

Hamparan perbukitan hijau yang mengelilingi bendungan, berpadu dengan bentangan air yang luas serta udara pegunungan yang sejuk, menghadirkan panorama yang memikat.

Suasana tenang membuat para alumni menikmati setiap sudut kawasan sambil mengabadikan momen kebersamaan selama reuni.

Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan bahwa rangkaian kunjungan tersebut bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada para alumni yang diharapkan menjadi duta promosi Kabupaten Takalar.

“Kami ingin para alumni membawa pulang cerita dan pengalaman terbaik tentang Takalar. Ketika kembali ke daerah masing-masing, mereka dapat memperkenalkan keindahan alam, keramahan masyarakat, dan potensi wisata Takalar kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, Takalar memiliki kekayaan destinasi yang lengkap, mulai dari wisata bahari, wisata alam, hingga kawasan bendungan yang menawarkan panorama eksotis.

Dengan dukungan pembangunan infrastruktur serta peningkatan fasilitas wisata, pemerintah daerah optimistis sektor pariwisata dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bagi para Alumni Teknik Elektro Unhas, perjalanan ini bukan hanya menjadi ajang mengenang kebersamaan setelah empat dekade, tetapi juga kesempatan melihat secara langsung potensi besar yang dimiliki Kabupaten Takalar.

Perpaduan antara silaturahmi, promosi destinasi wisata, dan aksi pelestarian lingkungan memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Melalui pengenalan destinasi seperti Wisata Alam Parialau, Pulau Sanrobengi, dan Bendungan Pammukkulu, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap semakin banyak wisatawan mengenal pesona alam daerah tersebut.

Ketiga destinasi ini dinilai menjadi representasi kekayaan alam Takalar yang layak dibanggakan dan memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan sebagai ikon pariwisata berkelanjutan di Sulawesi Selatan.