Undav Jadi Pahlawan, Jerman Bangkit Kalahkan Pantai Gading 2-1

  • Whatsapp
Ilustrasi Undav

PELAKITA.ID – TORONTO – Tim nasional Jerman harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas Pantai Gading pada laga putaran kedua Piala Dunia FIFA 2026 di BMO Field, Toronto, Minggu (21/6/2026) pagi WIB.

Sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama, Der Panzer bangkit melalui dua gol penyerang pengganti Deniz Undav, termasuk gol kemenangan yang lahir pada masa tambahan waktu.

Kemenangan ini memastikan Jerman tetap berada di jalur persaingan menuju fase berikutnya.

Laga berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Jerman tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 59 persen dan terus menekan pertahanan Pantai Gading. Namun justru wakil Afrika itu yang berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu.

Pada menit ke-30, gelandang berpengalaman Franck Kessie memanfaatkan peluang yang didapat timnya untuk menaklukkan penjaga gawang Jerman. Gol tersebut membuat Pantai Gading unggul 1-0 dan membungkam ribuan pendukung Jerman yang memadati stadion berkapasitas 45.736 penonton itu.

Tertinggal satu gol, Jerman berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun rapatnya pertahanan Pantai Gading membuat Kai Havertz dan Jamal Musiala kesulitan menemukan ruang. Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Pantai Gading tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, pelatih Jerman melakukan sejumlah perubahan penting. Cedera yang dialami Nico Schlotterbeck memaksa Antonio Rudiger masuk lebih cepat.

Setelah itu, pelatih kembali mengambil langkah berani dengan memasukkan Jamie Leweling, Deniz Undav, Nadiem Amiri, dan Felix Nmecha untuk menambah daya dobrak tim.

Pergantian tersebut terbukti menjadi titik balik pertandingan.

Pada menit ke-68, Jerman akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Nadiem Amiri mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Deniz Undav. Gol tersebut membangkitkan semangat Der Panzer yang sebelumnya tampak frustrasi menghadapi disiplin permainan lawan.

Setelah skor berubah menjadi 1-1, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Pantai Gading mencoba mempertahankan hasil imbang dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. Emerse Fae memasukkan Evann Guessand, Seko Fofana, Simon Adingra, hingga Nicolas Pepe guna menjaga keseimbangan tim.

Namun tekanan Jerman terus meningkat menjelang akhir pertandingan.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Undav kembali muncul sebagai penyelamat. Memasuki menit keempat masa tambahan waktu, Felix Nmecha mengirimkan umpan yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Undav. Stadion BMO Field pun bergemuruh saat papan skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Jerman.

Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi kebangkitan Die Mannschaft sekaligus menghancurkan harapan Pantai Gading untuk mencuri poin penting.

Secara statistik, kemenangan Jerman memang layak terjadi. Tim asuhan Julian Nagelsmann mendominasi hampir seluruh aspek permainan dengan mencatatkan 16 tembakan dibanding sembilan milik Pantai Gading. Jerman juga menciptakan lima peluang emas, sementara lawannya hanya menghasilkan dua peluang berbahaya.

Nilai expected goals (xG) Jerman mencapai 1,89, lebih tinggi dibandingkan Pantai Gading yang hanya mencatatkan 1,22. Selain itu, pemain-pemain Jerman tercatat melakukan 33 sentuhan di kotak penalti lawan, jauh lebih banyak daripada 22 milik Pantai Gading.

Meski demikian, kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Pantai Gading menunjukkan disiplin dan efektivitas yang membuat Jerman kesulitan sepanjang sebagian besar pertandingan. Bahkan hingga menit-menit akhir, wakil Afrika tersebut nyaris membawa pulang hasil imbang yang berharga.

Usai pertandingan, pelatih Pantai Gading Emerse Fae mengakui bahwa pengalaman menjadi faktor pembeda. Jerman yang dihuni banyak pemain berpengalaman mampu memanfaatkan momentum pada saat-saat krusial, sementara timnya gagal mempertahankan konsentrasi hingga peluit akhir dibunyikan.

Bagi Jerman, kemenangan ini menjadi bukti kedalaman skuad yang mereka miliki. Saat para pemain inti kesulitan membongkar pertahanan lawan, para pemain pengganti justru tampil sebagai pembeda.

Dan pada malam yang menegangkan di Toronto, nama Deniz Undav menjadi sosok yang paling dikenang. Ketika Jerman berada di ambang kehilangan poin, sang penyerang datang dari bangku cadangan untuk menyelamatkan Der Panzer dari mimpi buruk dan mengantar mereka menuju kemenangan penting.