Pemkab Wajo Sambut Mahasiswa Pascasarjana Unhas untuk Praktek Lapang Agribisnis di Maniangpajo

  • Whatsapp
Penerimaan rombongan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, M.Si., di Ruang Rapat Pimpinan pada Jumat (5/6/2026).

PELAKITA.ID – WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Magister (S2) Agribisnis Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin dalam rangka pelaksanaan Praktek Lapang di Kecamatan Maniangpajo.

Penerimaan rombongan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, M.Si., di Ruang Rapat Pimpinan pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan praktek lapang tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026. Rombongan akademik terdiri atas 21 mahasiswa pascasarjana yang didampingi oleh dua dosen pembimbing, yakni Prof. Dr. Ir. Sitti Nurani Sirajuddin, S.Pt., M.Si., dan Prof. Ir. Muhammad Arsyad, S.P., M.Si., Ph.D.

Selama berada di Kabupaten Wajo, para peserta akan melakukan berbagai kegiatan lapangan untuk mempelajari secara langsung dinamika dan potensi pengembangan agribisnis di wilayah Kecamatan Maniangpajo.

Praktek lapang ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang bertujuan menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan kondisi nyata di lapangan.

Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, pelaku usaha pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan daerah, mahasiswa diharapkan dapat memperkaya wawasan serta memperoleh pengalaman empiris mengenai pengelolaan dan pengembangan sektor agribisnis berbasis potensi lokal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Ir. Armayani, M.Si., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Wajo sebagai lokasi kegiatan akademik tersebut.

Kehadiran mahasiswa dan dosen dari Universitas Hasanuddin dinilai menjadi peluang untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan agribisnis yang lebih maju.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menghasilkan berbagai gagasan, kajian, serta rekomendasi yang dapat menjadi masukan bagi pembangunan daerah.

Di sisi lain, mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk memahami tantangan dan peluang pengembangan agribisnis secara lebih komprehensif berdasarkan kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Wajo menyambut baik pelaksanaan praktek lapang tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah diharapkan dapat melahirkan berbagai solusi dan terobosan yang mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan agribisnis.