Guru Besar FIKP Unhas Ambo Tuwo resmi bekerja untuk unit kerja PBB UN-DESA

  • Whatsapp

DPRD Makassar

Sebagai pejabat senior urusan lingkungan, Prof Ambo Tuwo akan  memimpin perencanaan, implementasi, hingga evaluasi program pembangunan berkelanjutan.

PELAKITA.ID – Salah satu guru besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin Prof Dr Ambo Tuwo, DEA mendapat kepercayaan  lembaga dunia PBB untuk memimpin salah satu unit di bawah sayap organisasi UN-DESA.

Ambo Tuwo memberi informasi kepada Pelakita.ID terkait posisinya itu, (15/1/2023)

Read More

“Terima kasih dinda, Saya akan berkantor di Regional Office CSONET di Hong Kong mulai 6 Maret 2023,” sebutnya.

Itu merupakan unit kerja PBB atau UN-DESA atau Department of Economic and Social Affairs,

Pakar lingkungan laut dan spesies yang dikenal intens meriset komoditi teripang ini akan menjadi kepala dinas lingkungan hidup Asia Pasifik  berbasis di Hongkong.

Karir internasional Prof Ambo Tuwo itu bukan yang pertama. Sebelum mendapat jabatan berunya itu, Prof Ambo adalah Konsul Kehormatan Prancis di Indonesia.

Guru Besar kelahiran Makassar 59 tahun silam ini pernah tinggal di Prancis selama enam tahun.

Dia menyelesaikan pendidikan S2 di Universite de Bretagne Occicentale, Brest Prancis bidang Manajemen Sumberdaya Pesisir tahun 1990. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan doktor di universitas yang sama di bidang Biologi Oseanografy tahun 1993.

Prof Ambo Tuwo adalah suami dari Prof Joeharnani Tresnati dan menyandang gelar professor di bidang Ekologi Laut di usia 38 tahun. 

Tentang UN-DESA

UN DESA UN Departtment of Economic and Social Affairs eksis dan berakar pada Piagam PBB dan dipandu oleh Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang transformatif.

Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (UN DESA) menjunjung tinggi pilar pembangunan PBB.

Organisasi ini bertanggung jawab menyatukan komunitas global untuk bekerja menuju solusi bersama untuk masalah paling mendesak di dunia. Kami membantu negara-negara mewujudkan komitmen global mereka menjadi aksi nasional di bidang ekonomi, sosial dan lingkungan.

UN DESA adalah pelopor pembangunan berkelanjutan dan rumah bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di mana setiap tujuan menemukan ruangnya dan di mana semua pemangku kepentingan dapat melakukan bagian mereka untuk tidak meninggalkan siapa pun (no one left behind)

UN DESA membantu negara-negara membuat keputusan berdasarkan informasi dengan menyediakan banyak informasi melalui publikasi dan basis data dan memberi pertimbangan internasional di Majelis Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC), Komisi, Forum, dan badan lainnya.

Layanan fungsi dan tugas

Dukungan antar Pemerintah. Dengan memfasilitasi konferensi global besar dan pertemuan puncak di bidang ekonomi, sosial dan lingkungan, sebagaimana diamanatkan oleh Negara-negara Anggota PBB, UN DESA membantu negara-negara saat mereka menemukan titik temu, menetapkan norma, dan mengambil langkah maju yang menentukan.

Analisis. Sebagai wadah pemikir PBB, DESA, menghasilkan, menganalisis, dan menyusun berbagai data dan statistik ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk menginformasikan dan memberi saran kepada Negara Anggota dan pemangku kepentingan lainnya saat mereka mempertimbangkan tren dan opsi kebijakan untuk mengatasi masalah umum.

Peningkatan Kapasitas. Pekerjaan pengembangan kapasitas UN DESA dibangun di atas keahlian analitisnya yang beragam dan akses uniknya ke jaringan para pakar global, pengetahuan mutakhir, dan praktik baik dalam pembangunan berkelanjutan.

UN-DESA mengembangkan pendekatan, metodologi, model, dan alat analisis yang inovatif untuk mengatasi kesenjangan kapasitas spesifik negara dan mendukung implementasi Agenda 2030, Agenda Aksi Addis Ababa, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

UN-DESA berfokus untuk membantu negara membangun kapasitas. Pertama, pembuatan kebijakan yang koheren, berbasis bukti, dan inklusif;

Kedua, Pendekatan dan institusi yang inklusif dan terintegrasi, termasuk melalui solusi TIK dan e-government. Ketiga, administrasi publik yang efektif dan akuntabel untuk penyampaian layanan;

Integrasi sosial dan inklusi kelompok sosial;

Keempat, pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk hutan lestari;

Kelima, mobilisasi sumber daya domestik, termasuk melalui kerja sama pajak internasional, promosi koperasi sosial, penggunaan langkah-langkah dukungan internasional khusus LDC di bidang perdagangan dan bantuan Pembangunan Resmi.

Prioritas tinggi selalu diberikan kepada Negara Tertinggaal, (LDC), Negara Berkembang Kepulauan Kecil (SIDS), dan negara-negara yang mengalami konflik.

 Uraian tugas

Berdasarkan uraian tugas yang diperolehnya, Prof Ambo menyebut wewenang yang didelegasikan, sebagai pejabat senior urusan lingkungan seperti memimpin implementasi pada program pembangunan berkelanjutan dan evaluasi pelaksanaan.

Dia juga akan melaksanakan misi untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan dan mengurangi dampak negatif pada lingkungan terkait aturan dan regulasi yang ada serta memberi arahan bagi bawahan pada aspek pengembangan, implementasi, pemantauan dan penilaian program/proyek.

Dia bertanggungjawab dalam memimpin desain dan implementasi rencana untuk menyesuaikan ruang lingkup dan prioritas unit kerja setelah transfer ke Departemen Dukungan Operasional yang baru di 2019, untuk memastikan bahwa kantor Sekretariat didukung oleh manajemen lingkungan dan bisa mengurangi risiko program.

Guru Besar FIKP Unhas ini bertanggung jawab dalam memimpin penilaian dokumen dan laporan yang relevan; mengidentifikasi prioritas, masalah dan masalah yang harus ditangani dan mengusulkan tindakan korektif.

Dia akan mengkoordinasi pengembangan kebijakan; komisioning dan review penilaian di bidang yang relevan, penyiapan bimbingan, evaluasi atau kegiatan penelitian dan studi, memastikan koherensi dengan upaya dan kebijakan luas sistem PBB.

Bukan hanya itu, Ambo Tuwo juga bertanggung jawab dalam pendataan, melacak dan memvisualisasikan kinerja pada kinerja lingkungan di seluruh mis programi; melakukan inisiatif survei; panduan desain instrumen pengumpulan data; ulasan, menganalisis dan menafsirkan tanggapan, mengidentifikasi masalah / masalah dan menyiapkan kesimpulan.

Tanggung jawab lainnya yang juga tak kalah penting adalah mengawasi persiapan berbagai luaran, laporan dan studi, dan masukan untuk publikasi pengelolaan lingkungan, konflik lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Dia akan memberikan dukungan substantif langsung untuk pertemuan konsultatif dan antar pemerintah, termasuk konferensi, dengan menawarkan saran strategis, memberikan bimbingan teknis dan membantu dalam mengembangkan konsensus, termasuk mengusulkan topik agenda hingga memastikan penanganan pascakonflik pengelolaan lingkungan dan kinerja lingkungan,

Yang lain adalah akan mengawasi pengelolaan dan pembangunan berkelanjutan dari unit kerja  Fasilitas Bantuan Teknik Lingkungan dan Iklim Secara Diini dengan WCED.

Selina itu dia juga bertanggung jawab dalam mempersiapkan pidato untuk staf senior dan membuat presentasi tentang isu-isu yang relevan di berbagai forum yang bersifat antar pemerintah, antar pemerintah, antar lembaga, pakar atau multipihak.

Termasuk mengkoordinasikan kegiatan yang berkaitan dengan anggaran dan pendanaan (persiapan program/proyek dan pengajuan, laporan kemajuan, laporan keuangan, dll.) dan memastikan penyiapan dokumen/laporan terkait (janji, program kerja, program anggaran, dll) pada isu-isu pengelolaan lingkungan.

Secara rinci ini meliputi menjalin kerjasama dan kemitraan dengan pejabat kunci di semua tingkatan di dalam dan di luar organisasi.

Dia juga bertanggungjawab untuk memastikan pemanfaatan, pengawasan dan pengembangan staf secara efektif, mengevaluasi dan membimbing staf serta memimpin gugus tugas, Pokja antar-lembaga, sesuai kebutuhan masalah yang relevan,” terangnya. Memastikan pengarusutamaan gender, termasuk dalam undang-undang, kebijakan atau program.

Terakhir dengan posisinya itu, Prof Ambo akan mengelola Tim Lingkungan baik secara substantif maupun administratif, serta melakukan tugas terkait lainnya sesuai kebutuhan.

Selamat!

 

Editor: K. Azis

Related posts