PELAKITA.ID – SIDENRENG RAPPANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Sehat Tanpa Hipertensi: Edukasi dan Skrining Hipertensi sebagai Upaya Deteksi Dini untuk Mencegah Komplikasi Kardiovaskular” di Kantor Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (18/7/2026).
Program kerja individu ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, khususnya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini hipertensi sebagai langkah mencegah penyakit kardiovaskular.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WITA tersebut diinisiasi oleh Andi Diva Anggun Fadhilah Y. Sulaiman selaku penanggung jawab program kerja bersama tujuh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin yang bertindak sebagai panitia pelaksana.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari bidan dan perawat Puskesmas Baranti yang membantu proses skrining tekanan darah serta pendampingan peserta.
Sebanyak 33 warga Kelurahan Panreng mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan penyampaian materi mengenai hipertensi.
Dalam sesi edukasi, peserta memperoleh informasi tentang pengertian hipertensi, penyebab, faktor risiko, gejala, komplikasi, hingga pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan serta pengendalian penyakit tersebut.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, mahasiswa KKN juga membuka sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kesehatan, khususnya terkait tekanan darah tinggi dan langkah-langkah pencegahannya.
Sebagai bagian dari upaya deteksi dini, seluruh peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah.
Skrining ini bertujuan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mendorong pemeriksaan rutin sebagai langkah awal mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan stroke.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari edukasi, diskusi, hingga pemeriksaan kesehatan.
Sebelum kegiatan ditutup, peserta juga diminta mengisi lembar evaluasi kepuasan sebagai bahan masukan terhadap pelaksanaan program, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.
Penanggung jawab kegiatan, Andi Diva Anggun Fadhilah Y. Sulaiman, berharap edukasi dan skrining yang telah dilaksanakan mampu meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini hipertensi.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga pola makan, rutin beraktivitas fisik, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala guna mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular di kemudian hari,” ujarnya.
Menurut Andi Diva, Program Sehat Tanpa Hipertensi juga menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin, tenaga kesehatan Puskesmas Baranti, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan layanan promotif dan preventif di tingkat masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat Kelurahan Panreng yang lebih sehat, mandiri, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Penulis: Andi Diva Anggun Fadhilah Y. Sulaiman, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas









