PELAKITA.ID – Suasana Final Piala Dunia 2026 dipastikan semakin semarak di Makassar. Komunitas pecinta sepak bola Just Syndicate menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) laga puncak antara Argentina melawan Spanyol pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 03.00 WITA di Plataran Just Coffee.
Yang menarik, acara ini akan dihadiri oleh beberapa nama tokoh pendidik dan social entertainers yang dikenal luas di Sulawesi Selatan, yakni Ustadz Das’ad Latif dan Tumming Abu, sehingga nobar diperkirakan menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi santai menikmati pertandingan paling bergengsi di dunia.
Panitia mengusung tema sederhana namun mengena, “Nonton Bareng Selalu Lebih Seru”, mengajak para pencinta sepak bola menikmati atmosfer final bersama-sama.
Siapa Ustadz Das’ad Latif?
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan, nama Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. tentu sudah tidak asing.
Ia merupakan seorang dai nasional, akademisi, dan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin yang dikenal luas melalui gaya ceramahnya yang komunikatif, penuh humor, serta menggunakan logat khas Sulawesi yang membuat pesan-pesan keagamaannya mudah diterima berbagai kalangan.
Selain aktif berdakwah di berbagai daerah di Indonesia, Das’ad Latif juga memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan di bidang Ilmu Komunikasi dan Peradilan Islam, kemudian meraih gelar doktor di bidang komunikasi serta doktor di bidang syariah.
Perpaduan kapasitas akademik dan kemampuan komunikasi tersebut menjadikannya salah satu penceramah paling populer di Indonesia, baik melalui televisi maupun media digital.
Di luar aktivitas dakwah, Das’ad Latif dikenal sebagai penggemar sepak bola. Dalam berbagai kesempatan, ia beberapa kali tampil mengenakan atribut Tim Nasional Spanyol, sehingga kehadirannya dalam nobar final diperkirakan akan semakin menyemarakkan persaingan persahabatan antara pendukung Spanyol dan Argentina.
Tumming Abu tosseng iya? Edede googling maki saja. Haha!
Final Sarat Gengsi
Laga final mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia. Argentina, juara bertahan yang selama dua dekade terakhir konsisten tampil di level tertinggi, berambisi mempertahankan dominasinya.
Sementara Spanyol datang dengan generasi baru yang tampil impresif sepanjang turnamen dan bertekad kembali mengangkat trofi dunia.
Panitia berharap acara nobar menjadi ruang berkumpul bagi pecinta sepak bola tanpa memandang klub maupun negara favorit.
“Boleh berbeda dukungan, tetapi persahabatan tetap nomor satu,” demikian semangat yang diusung penyelenggara.
Dengan hadirnya tokoh-tokoh publik seperti Ustadz Das’ad Latif dan Tumming Abu, acara ini diperkirakan akan menjadi salah satu nobar final Piala Dunia 2026 yang paling meriah di Kota Makassar.









