Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Edukasi PHBS dan Pencegahan Diare kepada Siswa SDN 2 Benteng Panreng

  • Whatsapp
Mengusung tema "Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Melalui Edukasi Kesehatan Pencegahan Diare", mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pengertian diare, penyebab, cara pencegahan, serta pentingnya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

PELAKITA.ID  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, menggelar kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada pencegahan diare bagi siswa UPT SD Negeri 2 Benteng, Kelurahan Panreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat sejak usia dini.

Mengusung tema “Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Melalui Edukasi Kesehatan Pencegahan Diare”, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai pengertian diare, penyebab, cara pencegahan, serta pentingnya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi disampaikan menggunakan media poster dengan bahasa sederhana dan ilustrasi yang menarik sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mengikuti demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS), sesi tanya jawab interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan.

Penanggung jawab program kerja, Aisyah Fitriani Ramadhan T.M., menjelaskan bahwa diare masih menjadi salah satu penyakit yang kerap dialami anak usia sekolah, padahal sebagian besar kasusnya dapat dicegah melalui penerapan PHBS secara konsisten.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak adik-adik memahami apa itu diare, penyebab, cara pencegahan, hingga pentingnya membiasakan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun, memilih jajanan yang bersih, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan dapat terus diterapkan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi.

Mereka aktif memperhatikan materi, mengikuti demonstrasi cuci tangan, serta berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Semangat peserta juga terlihat saat mengerjakan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap materi yang telah diberikan.

Pihak sekolah memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mencegah diare.

Edukasi sejak usia dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat yang terus diterapkan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin yang berfokus pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan perilaku hidup sehat serta Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak hanya berhenti pada pemahaman di ruang kelas, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menurunkan risiko penyakit diare dan membentuk generasi yang lebih sehat di masa depan.

___
Penulis: Aisyah Fitriani Ramadhan T.M