Mozaik Piala Dunia 2026 | Di Dalam Darah Messi Mengalir Recanati, Italia

  • Whatsapp
Sumber: Quatro

PELAKITA.ID – Lionel Messi dikenal sebagai ikon sepak bola Argentina. Namun, jauh sebelum dunia mengenalnya sebagai juara dunia dan peraih Ballon d’Or, kisah keluarganya telah dimulai ribuan kilometer dari Buenos Aires, tepatnya di sebuah kota kecil bernama Recanati, wilayah Marche, Italia.

Tak banyak yang mengetahui bahwa darah Italia mengalir kuat dalam keluarga Messi.

Garis keturunannya dapat ditelusuri melalui leluhur dari pihak ayah, Angelo Messi, yang lahir di Recanati pada tahun 1866. Seperti jutaan warga Italia lainnya pada akhir abad ke-19, Angelo memutuskan meninggalkan tanah kelahirannya untuk mencari kehidupan yang lebih baik di Amerika Selatan.

Pada tahun 1883, Angelo Messi berlayar menuju Argentina. Gelombang migrasi Italia ketika itu memang sedang mencapai puncaknya. Kemiskinan, perubahan ekonomi, dan sempitnya lapangan pekerjaan mendorong jutaan orang Italia menyeberangi Samudra Atlantik menuju “tanah harapan” yang sedang berkembang pesat.

Keluarga Messi kemudian menetap di Provinsi Santa Fe. Dari sanalah lahir generasi-generasi berikutnya hingga akhirnya pada 24 Juni 1987, Lionel Andrés Messi lahir di Rosario. Meski tumbuh sebagai anak Argentina, jejak leluhurnya tetap tertanam dalam sejarah keluarga.

Hubungan Messi dengan Italia bukan sekadar cerita turun-temurun. Arsip sipil, catatan baptis Gereja Katolik, hingga dokumen imigrasi masih menyimpan nama Angelo Messi sebagai warga Recanati yang bermigrasi ke Argentina.

Karena itulah, pemerintah kota Recanati kerap menyebut Messi sebagai salah satu keturunan paling terkenal yang pernah mereka miliki.

Secara hukum, Messi bahkan berhak memperoleh kewarganegaraan Italia melalui prinsip jure sanguinis, yaitu kewarganegaraan berdasarkan garis keturunan. Namun, sejak kecil pilihannya tidak pernah berubah. Mengenakan seragam biru-putih Argentina adalah mimpi yang selalu ia jaga.

Inilah Recanati itu

Kisah Messi sebenarnya adalah potret sejarah Argentina. Diperkirakan lebih dari dua juta orang Italia bermigrasi ke negeri Tango antara akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Kini, sekitar enam dari sepuluh warga Argentina memiliki setidaknya sebagian keturunan Italia. Pengaruh itu terlihat dalam bahasa sehari-hari, makanan, budaya, hingga gaya bermain sepak bola mereka.

Tak heran jika banyak nama besar sepak bola Argentina juga memiliki akar Italia, seperti Javier Zanetti, Esteban Cambiasso, Gabriel Batistuta, Ángel Di María, hingga pelatih Lionel Scaloni. Mereka lahir sebagai orang Argentina, tetapi membawa warisan leluhur dari Negeri Pizza.

Keluarga si La Pulga (dok: Lenta)

Menariknya, kota Recanati sendiri bukan sembarang kota. Selain dikenal sebagai kampung halaman penyair besar Italia Giacomo Leopardi, kota ini juga menjadi simbol diaspora Italia yang menyebar ke berbagai belahan dunia. Kini, nama Messi ikut memperkuat kebanggaan kota kecil tersebut di panggung internasional.

Di lapangan hijau, Lionel Messi mungkin bermain untuk Argentina. Namun, jauh di dalam sejarah keluarganya, mengalir darah Recanati yang pernah menyeberangi samudra lebih dari seabad lalu.

Perjalanan seorang imigran bernama Angelo Messi pada akhirnya melahirkan salah satu pesepak bola terbesar sepanjang sejarah.

Sosodara, itulah indahnya sepak bola. Seorang anak yang lahir di Rosario dapat mengangkat trofi Piala Dunia untuk Argentina, sementara akar keluarganya tetap tumbuh kokoh di sebuah kota kecil di Italia.

Messi menjadi bukti bahwa identitas bukanlah soal memilih satu asal-usul, melainkan tentang bagaimana sejarah keluarga membentuk perjalanan hidup seseorang menuju panggung dunia.