Mahasiswa KKN-T UNHAS Gelar Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini

  • Whatsapp
Mahasiswa KKN bersama murid sekolah pada kegiatan sosialisasi (dok: Istiumewa)

PELAKITA.ID – Fenomena top up game online secara berlebihan di kalangan anak-anak menjadi perhatian masyarakat di Kelurahan Kanyuara, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kebiasaan tersebut dinilai berdampak pada meningkatnya perilaku konsumtif, di mana uang jajan anak-anak sering kali habis untuk membeli item permainan digital tanpa perencanaan yang matang.

Kondisi ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 untuk melaksanakan kegiatan Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini.

Salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan, Nurul Zahra Safika dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, menyampaikan bahwa edukasi literasi keuangan perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola uang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 21 Januari 2026 di SDN 3 Watang Sidenreng dan SDN 4 Watang Sidenreng.

Program tersebut bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mengelola uang secara bijak serta membangun kebiasaan menabung sejak usia dini sebagai bekal membentuk karakter finansial yang bertanggung jawab.

Pada sesi awal, mahasiswa KKN-T UNHAS menyampaikan materi literasi keuangan secara sederhana dan komunikatif.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep uang, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta dampak negatif dari perilaku konsumtif, khususnya kebiasaan melakukan top up game online secara berlebihan. Anak-anak juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai cara mereka menggunakan uang jajan sehari-hari.

Salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan, Nurul Zahra Safika dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, menyampaikan bahwa edukasi literasi keuangan perlu dikenalkan sejak dini agar anak-anak memiliki pemahaman yang baik dalam mengelola uang.

“Banyak anak yang terbiasa menghabiskan uang jajan untuk top up game tanpa menyadari dampaknya. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menabung itu penting dan bermanfaat untuk masa depan,” ujarnya.

Untuk meningkatkan minat dan motivasi menabung, kegiatan dilanjutkan dengan sesi menghias celengan. Mahasiswa KKN-T UNHAS menyediakan celengan beserta berbagai alat dekorasi.

Anak-anak tampak antusias dan kreatif menghias celengan mereka, sehingga diharapkan tumbuh rasa memiliki dan semangat untuk mulai menabung secara rutin.

Kegiatan ditutup dengan peluncuran gerakan “1 Anak 1 Celengan”, di mana setiap siswa membawa pulang celengan hasil kreasinya sebagai simbol komitmen untuk membangun kebiasaan menabung sejak dini.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T UNHAS berharap dapat membantu mengurangi perilaku boros akibat top up game online serta menumbuhkan budaya literasi keuangan yang positif di kalangan anak-anak.

___
Penulis: Nurul Zahra Safika dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin