Catatan IKA Unhas Sulsel dari Luwu: Membuka Akses Darat ke Bajo dan Latimojong, Sekolah dan Rumah Warga Butuh Pembersihan Lumpur

  • Whatsapp
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Dajadi saat berbincang dengan Tim IKA Unhas Sulsel di Posko Induk Belopa (dok: IKA Unhas Sulsel)

DPRD Makassar

  • Posko Induk Belopa fokus pembukaan akses darat, heli membawa korban, ibu hamil dan anak-anak sakit
  • Pj Gubernur, Kapolda, Pangdam, BPBD, dan pihak terkait all out, dan full time di lokasi Bencana. Forkopimda Sulsel ajak para pihak menyiapkan waktu untuk pembantuan dan pemulihan,
  • IKA Unhas Sulsel gelar pemeriksaan kesehatan di Cimpu Suli, sejumlah penyakit mengintai pasca banjir

PELAKITA.ID – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi berterima kasih kepada Pemkot Makassar dan IKA Unhas Sulsel yang telah membawa bantuan ke sejumlah titik bencana di Sulawesi Selatan seperti Sidrap, Siwa Wajo dan Luwu.

“Terima kasih teman-teman alumni, kepada IKA Unhas Sulsel. Saya juga sudah mengontak Pak Wali sebelumnya,” kata Andi Rian saat berbincang dengan perwakilan IKA Unhas Sulsel dan Pemkot.

Nampak Beni Iskandar dari PDAM Makassar, Kamaruddin Azis dan Wahyu Kasim dan dr Udin Malik dari IKA Unhas Sulsel memberikan update ke Kapolda Sulsel di Posko Induk Belopa, Senin, 6/5/2024.

Pada momen itu, Beni Iskandar, Dirut PDAM Makassar atas nama Pemkot Makassar sekaligus anggota IKA Unhas Sulsel menyampaikan pihaknya telah menyiapkan sembilan mobil tangki dimana beberapa di antaranya telah siap di Posko BPBD Sidrap, Siwa dan Luwu.

Andi Rian juga mengajak alumni Unhas dan sejumlah pihak untuk menyempatkan diri berada di lokasi bencana.

“Kami ini sudah berhari-hari di sini, teman-teman harus juga siapkan waktu dan bantu korban. Pak Beni bisa tambah harilah di sini,” ucap orang nomor satu di Polda Sulsel ini.

Keberadaan tim IKA Unhas Sulsel di Kota Belopa untuk membawa bantuan dari Pemkot Makassar seperti air mineral, makanan siap saji, mie instan, pembalut wanita, pampers anak, sarung, minyak kayu putih hingga lilin.

Sebagian lainnya dalam bentuk paket ember yang berisi sejumlah bahan penting dan mudah untuk mobilisasi via udara.

Tiga unit mobil ‘Layanan Inflasi’ telah membawa bantuan ke Sidrap dan Wajo. Satu lainnya telah diterima oleh Pj Bupati Kabupaten Luwu, Muhammad Saleh pada Ahad, 5/5/2024.

“Terima kasih Pemkot Makassar, kepada Pak Danny dan juga alumni Unhas,” kata Muhammad Saleh didampingi ketua IKA Unhas Luwu, Ikhsan Saad yang juga Kadis PU Luwu.

Menurut Saleh, ada sekurangnya tiga fokus yang saat ini menjadi atensi Posko Induk Belopa merespon bencana banjir bandang dan longsor.

“Pertama, sedang disiapkan upaya pembukaan akses ke sejumlah titik seperti Bajo Barat dan Latimojong,” ucapnya.

Itu pula yang menurutnya sedang dibicarakan dengan Tim Kementerian PUPERA dan BPBD Sulsel termasuk dengan Forkompinda Sulsel.

Tim IKA Unhas di Posko Induk Belopa (dok: IKA Unhas Sulsel)

“Kedua adalah bagaimana membantu warga yang terisolasi karena jalan dan jembatan rusak dengan mengoperasikan helikopter,” tambahnya.

Heli yang dimaksud Muhammad Saleh adalah heli milik Polda Sulsel dan dari Pangdam Hasanuddin.

Dia menambahkan, yang ketiga adalah apa yang menjadi harapan Pj Gubernur untuk memaksimalkan partisipasi para pihak untuk bersama, bahu membahu, mengurangi dampak bencana di Luwu, termasuk di daetah lain seperti Enrekang, Wajo, Sidrap hingga Toraja.

“Pak Pj Gubernur hari ini ke Jakarta tapi dalam waktu dekat akan ke sini lagi. Itu bentuk atensi beliau,” kata Saleh.

Terkait pembukaan akses ke Bajo dan Latimojong itu, politisi Golkar yang terpilih untuk DPRD Kabupaten Luwu, Sul Arrahman menyampaikan ide agar perlu disiapkan kuda.

“Saya kira perlu merespon ide penyiapan kuda untuk bisa menembus sejumlah titik yang selama ini sulit ditembus. Kuda bisa membawa bantuan dan bisa menembus kawasan yang sulit dilalui kendaraan roda dua,” katanya kepada media ini.

“Saat ini kami sedang menjajaki mitra di Jeneponto,. Termasuk dengan siapa yang bisa membantu setidaknya menyiapkan dan mendukung penyiapan dua atau tiga ekor kuda,” tambah alumni Kelautan Unhas itu.

IKA Unhas Sulsel mampir di Cimpu

Tim IKA Unhas Sulsel melakukan pemeriksaan kesehatan pada sejumlah korban terdampak termasuk yang ada di Masjid Cimpu yang menjadi posko Puskesmas Suli.

Dokter Udin Malik bersama dua perawat dari Dinas Kesehatan Kota Makassar membawa obat dan memeriksa kesehatan warga Cimpu.

Pj Bupati Kabupaten Luwu Muhammad Saleh mengucapkan terima kasih ke IKA Unhas Sulsel dan Pemkot Makassar (dok: Pelakita.ID)

Ada yang mengaku demam, ada juga yang mengaku diare ada juga yang butuh asupan vitamin. “Untung kita bawa dua kardus obat yang telah disiapkan dari Makassar dan sesuai kebutuhan Posko ini,” kata Udin.

Dokter Udin menyebut perlu atensi untuk pembantuan layanan kesehatan bagi warga Cimpu.

“Pasca bencana, kita butuh waktu berbulan-bulan untuk recovery, perlu atensi untuk aspek kesehatan warga. Seperti hari ini mulai banyak keluhan saluran pernapasan, diare dan demam,” ucapnya usai memeriksa sejumlah warga terutama anak-anak yang demam dan diare.

“Termasuk perlunya upaya trauma healing pasca bencana,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, diperoleh informasi tentang pengalaman warga menghadapi banjir.

“Banjir terjadi saat subuh hari, hujan deras malam Jumat, dan paginya rumah kami sudah penuh air,” kata seorang warga di teras Masjid Cimpu.

“Banjir karena Sungai Cimpu yang meluap,” tambahnya.

Selain itu, saat berita ini dibuat sejumlah kendaraan Damkar asal Luwu Utara, Luwu dan Luwu Timur sedang membersihkan Madrasah Ibtidaiah Cimpu yang masih tergenang lumpur.

Bukan hanya itu, sejumlah rumah warga masih penuh lumpur, halaman penuh lumpur.

“Biarmi begini dulu, belum ada yang bisa bersihkan. Suami saya sedang melaut,” kata salah seorang warga tidak jauh dari sekolah yang sedang dibersihkan oleh unit Damkar.

Setelah penyerahan bantuan ke Pj Bupati Kabupaten Luwu, tim Pemkot Makassar dan IKA Unhas Sulsel kembali ke Makassar.

Ada harapan dari sejumlah pihak agar keluarga alumni Unhas membuka posko sebab suasana masih rawan bencana dan recovery pasca bencana masih membutuhkan uluran tangan banyak pihak.

 

Penulis Denun

 

 

 

Related posts