IKA 93 SMPN 13 Makassar Sukses Gelar 93milang Ramadan

  • Whatsapp
Keterangan: Kunjungan ke Panti Asuhan As Salam DDI Hasanuddin Maros untuk menyampaikan titipan donasi alumni 93 SMPN 13 Makassar berupa wakaf Al Quran, uang dan paket sembako untuk anak yatim-piatu. Dari kiri ke kanan: Aswin Hasanuddin, Zainal Muaffan, Ust. Syamsu Rijal (Pembina Panti), Magdalena Titirlolobi, Astati S, Januarti Pratiwi dan Anshar Saud beserta anak-anak panti. (dok: Istimewa)

DPRD Makassar

Mulai dari program Wakaf Al Quran, Bakti Cinta untuk Guru, Berbagi dengan Anak Yatim hingga Peduli Adik Rajab.

PELAKITA.ID – Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia untuk berbuat kebaikan. Baik untuk diri sendiri, keluarga, kerabat dan sesama manusia.

Momen ini dimanfaatkan pula oleh Ikatan Keluarga Alumni Angkatan 1993 SMP Negeri 13 Makassar untuk menjalankan beberapa program bertajuk 93milang Amaliah Ramadan.

Read More

“Sudah lima tahun terakhir ini setiap bulan Ramadan kami membawa paket untuk mengenang kebaikan guru-guru kami di SMP Negeri 13 Makassar. Apa yang kami bawakan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan jasa mereka kepada kami,”  sebut Zainal Muaffan, S.Akun-Ketua Angkatan 93 SMPN 13 Makassar.

“Mereka sekarang sudah bekerja dengan berbagai profesi dan berdomisili tidak hanya di Makassar. Semua itu tidak lepas dari hasil didikan guru-guru kami di SMP,”jelasnya.

“Selain itu kami juga berbagi kepada teman seangkatan kami sebagai bukti kepedulian dan persahabatan. Kami juga menyempatkan buka puasa bersama untuk membina keakraban. Dananya berasal dari donasi semua teman-teman angkatan 93. Terima kasih untuk semua teman yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu,” tambah Zainal.

Tidak sedikit dari guru yang menyampaikan rasa terima kasih dan bangga baik secara langsung maupun melalui pesan singkat.

Guru Nurmala, Nurmalia Aziz hingga Nursiah Lape misalnya menyampaikan rasa haru karena walaupun sudah lebih tiga puluh satu tahun lulus, anak didiknya masih mengingat mereka yang sudah lama pensiun.

Nurlela Mone dan Kisitria masing-masing melalui pesan singkat menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian alumni 93 yang setiap tahun mengirimkan paket ke rumah mereka.

“Kami mendoakan semoga menjadi amal jariah, selalu sehat dan murah rejeki dan senantiasa mendapat kebaikan dari Allah SWT,” sebut mereka.

Ada beberapa tambahan program pada kegiatan IKA 93 tahun ini yakni wakaf Al Quran, berbagi dengan anak yatim.

Juga memberi dukungan moril, paket ramadan dan uang tunai untuk adik angkatan mereka Rajab-siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Makassar yang sempat viral karena bersama ibu dan enam orang keluarganya tinggal di sebuah gubuk berukuran dua kali tiga meter persegi.

Mereka tinggal di sana dengan menumpang di atas sepetak kecil tanah yang terletak di Jl. Sungai Tidung Timur, Rappocini, Makassar.

Pada kesempatan lain, tim kerja 93milang Ramadan menyambangi Rajab dan ibunya.

Keadaan rumahnya sudah lebih baik setelah direnovasi dan dibantu oleh beberapa kelompok masyarakat dan pemerintah.

Tampak pula hadiah sepeda berwarna kuning-sumbangan Komite Sekolah SMPN 13- yang terparkir di depan rumah semi permanen tersebut.

Ibunya yang bekerja serabutan dan memulung botol bekas setelah ditinggal suaminya 13 tahun lalu itu tampak menggendong cucunya di tangga rumah yang terbuat dari bambu.

Sambil menyampaikan Al Quran, dua paket donasi sembako dan uang tunai, tim 93milang Ramadan memberi semangat kepada  Rajab untuk selalu rajin belajar dan menyelesaikan sekolah dengan baik.

Juga memberikan Al Quran dan berpesan agar ia rajin membaca Al Quran.

“Dik Rajab, mohon diterima sumbangan dari kami, kakak-kakakmu angkatan 93 SMP 13. Semoga dengan kamu makin rajin belajar, menyelesaikan sekolah, rajin mengaji dan doa dari ibumu, maka Allah SWT akan kuatkan kamu bisa mengangkat derajat keluarga.”, demikian harapan Anshar Saud, Wakil Ketua Angkatan 93 IKA SMPN 13 Makassar kepada anak pendiam yang murah senyum ini.

Keterangan: Dari kiri ke kanan: Januarti Pratiwi, Rajab, Ibu Sarianong beserta cucu, Anshar Saud dan Astati S.

Tim kerja 93milang Ramadan ini juga beranggotakan Arnold Jonas, M. Hamdan, Suharto Halim, Rahmawati, Iwan Budiawan, Andi Asni Azis, Firmansyah.

Lalu ada pula Fery Syah, Rahminingsih, dan Sakinah Attamimi yang proaktif mensukseskan program wakaf Quran, bantuan anak yatim, sampainya paket ke dua puluh lima guru dan tiga sahabat 93 serta acara buka puasa bersama.

Bulan Ramadan 1445 H akan segera berakhir. Bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan. Semoga segala upaya kebaikan kita di bulan suci ini bernilai ibadah di sisi Allah dan kita dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya.

 

Redaksi

 

 

 

 

 

Related posts