Kronologi KM Dewi Jaya 2 yang Tenggelam di Laut Flores, 9 Korban Dirawat di Puskesmas Pasitallu

  • Whatsapp
Lokasi perkiraan kapal tenggelam dan penemuan korban (dok: Istimewa)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Ganasnya Laut Flores menelan korban.  Adalah kapal ikan KM Dewi Jaya 2 yang tenggelam setelah dihempas gelombang hebat musim barat. Kapal itu bertonase 93 GT,  jumlah muatan kapal sekitar 70 ton dengan jumlah ABK kapal sebanyak 35 orang.

Berikut ini adalah kronologi tenggelamnya kapal sebagaimana dikutip dari media online MediaSelayar.Com.

  • KM Dewi Jaya 2 berangkat pada hari Minggu 03 Maret 2024, sekitar jam 16.00 WIB dari Pelabuhan Muara Baru Jakarta dengan tujuan Perairan Lombok untuk mencari ikan dan memasang rumpon. Kapal bermuatan batu, tali, daun kelapa, jaring dan alat-alat mancing. 

 

  • Kapal tenggelam kira-kira tanggal 09 Maret 2024 sekitar jam 03.00 WITA, dengan posisi pada saat kapal tenggelam didalam satelit antara Lintang 6.30.11.40 akiabat cuaca buruk dengan kondisi angin barat laut yang cukup keras, hujan yang deras dan ombak sekitar 1,5 meter sampai 2 meter.

 

  • Menyusul belasan orang tenggelam yang ditemukan terdampar di perairan laut Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dalam dua hari terakhir, Senin – Selasa, 11 sampai 12 Maret 2024 tercatat sebanyak 2 orang meninggal dunia sementara 11 korban lainnya masih berada di sejumlah pulau dalam perawatan warga dan tim medis.

 

  • Korban adalah awak kapal nelayan asal Muara Baru Jakarta Utara yang kapal mereka dihempas gelombang disekitar perairan laut Flores, pada (9/3/2024) malam, dan mereka para awak kemudian terlempar dan hanyut terbawa gelombang hingga ke perairan Kepulauan Selayar.

 

  • Terdapat 35 orang awak, semua terjun ke laut. Ada 18 orang saling mengikat tapi kemudian lepas satu persatu karena besarnya gelombang. Penjelasan ini oleh Muhammad Musyakir, salah seorang korban yang ditemukan warga Pulau Rajuni.

 

  • Sejauh ini, 2 orang dikabarkan meninggal dunia dan telah dimakamkan di Pulau Kayuadi dan Jampea, sementara kedua korban belum diketahui identitasnya. Sebagian lainnya belum ditemukan. 

 

  • Adapun jumlah korban selamat saat ini, 9 orang berada di pulau Kayuadi dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Pasitallu, 1 orang di pulau Rajuni dan 1 orang pulau Jampea. 

 

  • Korban yang ditemukan pertama bernama Sun Hen (57), Kapten KM. Dewi Jaya 2 yang tenggelam. Dia ditemukan terdampar pertama kali oleh masyarakat di Dusun Kayuangin, Desa Massungke, Kecamatan Pasimasunggu

 

  • Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas mengambang di pinggir pantai Pulau Jampea, pada Senin (11/03/2024) sekitar pukul 20.30 Wita. Mayat tersebut ditemukan oleh warga Dusun Balla Bulo Barat, Desa Bontojati, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar.

 

  • Sun Hen (57) yang merupakan Kapten KM. Dewi Jaya 2 ditemukan selamat oleh warga setelah terdampar di pinggir pantai Dusun Kayuangin, Desa Massungke, Kecamatan Pasimasunggu.

 

  • Sebanyak 13 orang korban kapal tenggelam ditemukan di perairan laut Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Senin – Selasa, 11 – 12 Maret 2024. Dari 13 orang tersebut, 11 orang ditemukan selamat dan 2 orang  meninggal dunia. 

 

  • Dua orang ditemukan di pulau Jampea 1 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia, sementara di pulau Kayuadi ditemukan 10 orang dimana 9 orang selamat dan 1 meninggal dunia, serta 1 orang diselamatkan oleh masyarakat pulau Rajuni. 

 

  • Total yang telah ditemukan sebanyak 13 orang, dimana 11 orang selamat dan 2 orang sudah meninggal dunia.

 

  • Sebanyak 9 orang dari 11 korban kapal tenggelam yang ditemukan selamat di perairan laut Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, saat ini sementara menjalani perawatan di Puskesmas Pasitallu, Desa Kayuadi, Kecamatan Taka Bonerate. 

 

  • Kepala Puskesmas Pasitallu, Sri Mardiana, S.Kep., Ns., Selasa (12/3/2024) sekira pukul 22.00 WITA mengatakan kesembilan korban tersebut sementara masih menjalani perawatan.

 

  • Rata-rata korban mengalami terluka gores dan lecet pada tangan, kaki, paha, dan bagian belakang tubuh.  Dilakukan pemasangan infus kepada semua korban, kemudian pemberian obat-obatan yang dibutuhkan dalam penanganan seperti pemberian vitamin, anti radang, antinyeri, anti radang, antibiotik.
Potret dan kondisi korban yang ditemukan selamat (dok: MediaSelayar.Com)
  • Nama-nama korban tenggelam yang selamat dan menjalani perawatan di Puskesmas Pasitallu, Desa Kayuadi Kecamatan Taka Bonerate ;
    1. Amirul Khaq (30 tahun), Asal pekalongan, Jawa Tengah. Pasien ini mengalami keluhan nyeri pada ulu hati, terdapat luka memar pada telinga dan dagu, terdapat luka gores pada kedua ekstremitas atas dan bawah yang mengakibatkan rasa perih. 
    2. Dian Kurniawan (26 tahun), Asal Magelang, Jawa Tengah. Keluhan utamanya mengalami sesak dan ngilu seluruh badan, nyeri pada bekas operasi usus buntu, serta mengalami muntah 2 kali selama dirawat di Puskesmas Pasitallu. 
    3. Takhmid Furdi (30 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Dia mengeluh perih pada bekas luka lecet dan luka gores pada paha. 
    4. Septo Guntoro (30 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Pasien ini mengalami perih pada luka lecet dan luka gores pada kedua ekstremitas bawah. 
    5. Waryen (25 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Pasien mengatakan masih pusing, terdapat luka sayat pada jari manis tangan kiri, terdapat luka lecet pada kedua ekstremitas atas dan bawah, kadang batuk-batuk akibat banyak menelan air laut. 
    6. M. Zaki Muntaha (36 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Mengalami sakit pada bagian kaki sebelah kiri dan kanan akibat luka lecet. 
    7. Amiruddin (27 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Dia memgalami nyeri pada luka lecet bagian belakang, perasaan tidak enak pada tenggorokan akibat kebanyakan menelan air laut. 
    8. Ade Bagus Panuntun (31 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Pasien ini mengalami nyeri pada luka lecet dan Gores pada badan, luka memar pada dagu. 
    9. Maulana Dwi Anggoro (23 tahun), Asal Pekalongan, Jawa Tengah. Pasien mengatakan  perih pada luka gores dan luka lecet, ngilu seluruh badan

Sementara, 2 korban selamat lainnya diketahui bernama Sun Hen (57) dan Muchammad Musaqir (34), asal Pekalongan, Jawa Tengah. 

Diketahui, Sun Hen (57), kapten KM. Dewi Jaya 2 merupakan korban selamat yang pertama ditemukan terdampar oleh masyarakat di Dusun Kayuangin, Desa Massungke, Kecamatan Pasimasunggu.  Lalu, Muchammad Musaqir (34) saat ini berada di rumah warga di Kampung Bugis, Pulau Rajuni, Desa Rajuni, Kecamatan Taka Bonerate.

Sumber: MediaSelayar.Com

 

Related posts