Bacaleg NasDem Awaluddin: Kabupaten Bogor pilar ekonomi Jawa Barat

  • Whatsapp
Awaluddin, Bacaleg DRPD Provinsi JJawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor (dok: istimewa)

DPRD Makassar

 “Apa yang kita ikhtiarkan ini adalah AWAL pergerakan dan perubahan. Momentum untuk bisa mengabdi bagi masyarakat Jabar dan NKRI.”

Awaluddin, Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor

Read More

PELAKITA.ID – Profesional UMKM kelautan dan perikanan yang juga politisi Partai NasDem, Awaluddin menilai Kabupaten Bogor adalah salah satu pilar Provinsi Jawa Barat yang mempunyai sumber daya alam yang melimpah.

“Kabupaten Bogor ini adalah salah satu pilar ekonomi Jawa Barat. Sumber daya alam dan manusianya adalah penopang ketangguhan sosial ekonomi Jawa Barat,” katanya kepada Pelakita.ID, Selasa, 16/5/2023.

“Agar potensi itu lebih melesat, perlu adanya tata kelola modern yang nantinya bisa wujudkan kemandirian masyarakat,” imbuh Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil Kabupaten Bogor ini.

Menurut Awal, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor mencatat, ada 20 persen dari 718.729 UMKM di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Peta wilayah Kabupaten Bogor (dok: istimewa)

“Potensi itu telah menembus pasar internasional dengan produk tanaman hias, produk makanan dan minuman, hingga ekonomi kreatif,” ucapnya.

“Selain soal kemasyarakatan, saya juga menaruh perhatian terhadap UMKM yang menjadi urat nadi perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pengurus Bidang Kepemudaan PB HMI periode 1997-1999 ini.

Awaluddin adalah Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Bogor.

Sebagaimana disampaikan ke KPUD, dia menjelaskan tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat melalui pendampingan keterampilan bagi pelaku UMKM.

Awaluddin, memilih NasDem karena gerakan perubahan yang diusungnya (dok: istimewa)

“Program lain yang bakal diusung, adalah informasi dan fasilitasi permodalan bagi pelaku ekonomi UMKM, yang memang selama ini kesulitan peroleh akses ke sektor perbankan atau permodalan,” kata Dewan Pembina Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia ini.

Dia juga mengaku memberi atensi untuk generasi muda di wilayah Kabupaten Bogor.

“Utamanya sektor pendidikan dan kesehatan. Dua sektor ini, pendidikan dan kesehatan harus menjadi perhatian, apalagi terkait dengan generasi muda,” kata Awaluddin.

Awauddin melihat jika Kabupaten Bogor ini miliki potensi yang cukup melimpah.

Sebut saja di sektor pangan ada manggis yang telah di ekspor ke Jepang hingga Prancis.

“Sektor Peternakan terdiri dari ternak besar (sapi dan kerbau); ternak kecil (domba, kambing) dan unggas (ayam, itik) yang menghasilkan produksi dalam bentuk daging, susu dan telur,” paparnya.

Dia juga menyatakan Kabupaten Bogor punya potensi besar pada sektor perikanan dengan komoditas andalan.

“Seperti ikan konsumsi seperti lele, ikan mas, gurame, nila dan ikan hias,” sebutnya.

Dia menyebut saat ini tengah dikembangkan Kawasan Minapolitan yang tersebar di 4 kecamatan yaitu Ciseeng, Parung, Gunung Sindur dan Kemang.

“Dengan potensi lahan seluas 2.592,5 hektar ini masih bisa dikembangkan melalui skema kerja kolaboratif dan terpadu. Termasuk melibatkan dari pihak swasta dan pemerintah provinsi,” ucap Awal.

Tak hanya itu, sesuai pengalaman meriset dan membaca denyut Kabupaten Bogor yang merupakan bukit dan pegunungan, dia menyebut sektor pariwisata pun juga bisa jadi andalan.

“Termasuk sektor pertambangan yang dapat dimanfaatkan untuk kebututuhan Pertambangan seperti Andesit, Pasir, Tanah, Lempung, Bentonit, Falshdpar, Bijih Besi, Galena,” sebut Ketua Bidang Maritim Majelis Nasional Korps Alumni HMI ini.

 

Editor: K. Azis

Related posts