Dekopinda Makassar Warnai HARKOPNAS ke-79 di Sorowako Luwu Timur

  • Whatsapp
Rombongan Dekopinda Kota Makassar terdiri atas Ketua Umum Dr. Thalib Mustafa, M.Si., Sekretaris Richaeny Ghurika, SE., MM., serta didampingi beberapa pengurus antara lain, Dr. Misbahuddin, SE., M.Si.; Dr. Johansyah Mansyur, M.Si.; Muh. Rizal Halim, SE., M.Si.; Tajuddin, SE., MM.; dan Andi Emil, ST., MT.

Thalib Mustafa: Seru, Puas, dan Harap Koperasi Makin Bergairah

HARKOPNAS ke-79 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini mendapat perhatian tersendiri dengan kehadiran langsung Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, SE., Ak., M.Si., pada puncak Pekan Expo Koperasi dan UMKM, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Pekan Expo K-UMKM sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada Selasa malam, 6 Oktober 2026, di Lapangan INIAKU, Sorowako.

SOROWAKO, LUWU TIMUR — Rombongan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Makassar ikut mewarnai kemeriahan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) ke-79 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur.

Dipimpin Ketua Umum Dr. Thalib Mustafa, M.Si., rombongan Makassar mengaku puas terhadap pelayanan panitia, beragam kegiatan yang disajikan, hingga pengalaman menjelajahi keindahan Danau Matano menggunakan perahu dengan tingkat keamanan tinggi.

Di balik kemeriahan itu, Dekopinda Makassar mengingatkan bahwa HARKOPNAS tidak boleh berhenti sebagai perayaan tahunan, melainkan harus menjadi momentum untuk semakin menggairahkan gerakan koperasi dan UMKM.

Rombongan Dekopinda Kota Makassar terdiri atas Ketua Umum Dr. Thalib Mustafa, M.Si., Sekretaris Richaeny Ghurika, SE., MM., serta didampingi beberapa pengurus antara lain, Dr. Misbahuddin, SE., M.Si.; Dr. Johansyah Mansyur, M.Si.; Muh. Rizal Halim, SE., M.Si.; Tajuddin, SE., MM.; dan Andi Emil, ST., MT.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari kebersamaan gerakan koperasi Kota Makassar dengan gerakan koperasi dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Bagi Dekopinda Makassar, partisipasi tersebut bukan sekadar menghadiri agenda seremonial, tetapi juga menunjukkan bahwa organisasi gerakan koperasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkuat ekonomi rakyat.

Thalib Mustafa: “Seru dan Puas!”

Ketua Umum Dekopinda Kota Makassar, Dr. Thalib Mustafa, M.Si., menyampaikan kepuasannya terhadap penyelenggaraan HARKOPNAS ke-79 di Sorowako. Ia mengapresiasi pelayanan panitia serta variasi kegiatan yang memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta.

Salah satu kegiatan yang paling membekas baginya adalah wisata menjelajahi Danau Matano. Peserta diberi kesempatan mengelilingi danau dengan menggunakan perahu yacht yang disiapkan panitia, menyusuri berbagai sudut perairan dan menikmati panorama alam yang menjadi kebanggaan Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Thalib, pengalaman tersebut memberikan warna tersendiri bagi penyelenggaraan HARKOPNAS. Peserta tidak hanya mengikuti seminar, pameran, perlombaan, dan kegiatan resmi, tetapi juga memperoleh kesempatan menikmati potensi wisata daerah tuan rumah.

Ia juga mengapresiasi perhatian panitia terhadap keselamatan peserta. Perlengkapan pelampung disediakan bagi peserta yang mengikuti perjalanan menggunakan perahu. “Seruuuu dan puas!” demikian kesan Thalib Mustafa ketika menggambarkan pengalamannya menikmati keindahan Danau Matano.

Selama rangkaian kegiatan, HARKOPNAS menghadirkan pertemuan antara pemerintah, organisasi gerakan koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat. Kehadiran Menteri Koperasi RI serta para pimpinan daerah memberi perhatian lebih terhadap agenda pengembangan koperasi di Sulawesi Selatan.

Akan tetapi, bagi Thalib, pengalaman menyenangkan selama berada di Sorowako bukanlah tujuan akhir dari peringatan HARKOPNAS. Ia berharap momentum pertemuan gerakan koperasi tingkat provinsi tersebut membawa dampak yang lebih jauh, terutama dalam meningkatkan aktivitas koperasi dan UMKM di daerah masing-masing.

“HARKOPNAS jangan hanya menjadi perayaan tahunan. Lebih dari itu, pelaksanaannya harus mampu menggairahkan kegiatan koperasi dan UMKM,” demikian inti harapan Ketua Umum Dekopinda Kota Makassar tersebut.

Harapan itu menjadi pesan penting bagi gerakan koperasi. Kemeriahan acara perlu diikuti dengan upaya memperkuat kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperluas pasar produk anggota, serta memastikan koperasi benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menteri Koperasi Hadir Langsung, Sorowako Jadi Panggung Gerakan Koperasi Sulsel

HARKOPNAS ke-79 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun ini mendapat perhatian tersendiri dengan kehadiran langsung Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, SE., Ak., M.Si., pada puncak Pekan Expo Koperasi dan UMKM, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Pekan Expo K-UMKM sebelumnya dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada Selasa malam, 6 Oktober 2026, di Lapangan INIAKU, Sorowako.

Kehadiran Menteri Koperasi pada puncak kegiatan tingkat provinsi tersebut menjadi salah satu sorotan utama. Menteri tidak hanya menghadiri seremoni, tetapi juga menyaksikan langsung keterlibatan pemerintah daerah dan gerakan koperasi dalam rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan dukungan terhadap pengembangan koperasi dan UMKM. Sementara itu, Menteri Koperasi mengapresiasi kekompakan Gubernur, Wakil Gubernur, serta para bupati dan wali kota yang hadir.

Ferry Juliantono bahkan menyampaikan keinginannya menjadikan Sulawesi Selatan sebagai proyek percontohan nasional dalam pengembangan koperasi. Apresiasi tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem koperasi. Koperasi membutuhkan kebijakan yang mendukung, pendampingan yang berkelanjutan, akses pasar, serta pengelolaan usaha yang semakin profesional.

Bagi jajaran Dekopinda Kota Makassar, momentum ini menjadi kesempatan untuk menyaksikan secara langsung pertemuan berbagai unsur pemerintahan dan gerakan koperasi dalam satu agenda besar. Kehadiran Menteri Koperasi juga memperkuat harapan agar perhatian terhadap koperasi tidak hanya meningkat pada saat peringatan HARKOPNAS, tetapi terus berlanjut dalam program nyata di daerah.

Hadiah Gubernur Menambah Semarak Malam Puncak

Suasana malam puncak semakin meriah ketika Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan kejutan berupa tambahan hadiah uang tunai bagi para juara.

Berdasarkan informasi yang disampaikan peserta, panitia telah menyiapkan piagam penghargaan bagi para pemenang.

Namun, Gubernur memberikan apresiasi tambahan berupa hadiah yang disebutkan adalah Rp150 juta untuk juara pertama, Rp100 juta untuk juara kedua, dan Rp50 juta untuk juara ketiga (dalam berbagai kategori). Kejutan tersebut menambah kegembiraan para peserta. Penghargaan yang diberikan tidak hanya menjadi pengakuan atas prestasi, tetapi juga menambah semarak perayaan gerakan koperasi di Sorowako.

Penulis bersama Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (IBAS)

Keseruan berlanjut ketika Gubernur mengajak sejumlah penonton untuk maju mewakili daerah masing-masing. Peserta dipilih dengan mempertimbangkan sejumlah hal, antara lain keterwakilan wilayah dan daerah yang menempuh perjalanan jauh menuju Sorowako. Sebanyak sepuluh orang memperoleh kesempatan menjawab pertanyaan sederhana dari Gubernur. Masing-masing kemudian menerima amplop berisi Rp1,5 juta.

Interaksi spontan tersebut menciptakan suasana akrab antara pimpinan daerah dan masyarakat. Malam puncak tidak hanya berlangsung sebagai seremoni resmi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan kegembiraan bagi peserta dan penonton.

Bagi rombongan Dekopinda Kota Makassar, suasana tersebut melengkapi pengalaman mengikuti rangkaian HARKOPNAS yang memadukan agenda formal, kegiatan hiburan, penghargaan, dan interaksi antardaerah.

Sorowako, Pilihan yang Memadukan Keindahan Alam dan Fasilitas Kegiatan

Kabupaten Luwu Timur, khususnya Desa Sorowako di Kecamatan Nuha, memberikan warna tersendiri bagi penyelenggaraan HARKOPNAS ke-79. Sorowako memiliki daya tarik alam yang kuat melalui Danau Matano, yang dikenal dengan panorama perairannya dan bentang alam di sekelilingnya. Keindahan tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta yang datang dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memanfaatkan sejumlah lokasi untuk mendukung kegiatan. Lapangan INIAKU menjadi pusat Pekan Expo K-UMKM, sementara kegiatan lainnya tersebar di Ontae Luwu, Taman Antar Bangsa, Yacht Club Matano, dan sejumlah destinasi wisata di sekitar danau.

Rangkaian acara mencakup seminar perkoperasian, pameran produk unggulan daerah, lomba paduan suara, lomba sambung lirik, permainan tradisional, pertandingan sepak bola persahabatan, serta wisata Danau Matano.

Kombinasi kegiatan perkoperasian, promosi UMKM, olahraga, dan wisata memberikan pengalaman yang beragam kepada peserta. Sorowako bukan hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan potensi ekonomi dan pariwisata Luwu Timur.

Bagi Thalib Mustafa dan jajaran Dekopinda Makassar, kesempatan menikmati Danau Matano menjadi salah satu bukti bahwa penyelenggaraan kegiatan besar dapat sekaligus memberikan pengalaman wisata yang berkesan bagi para tamu.

Gubernur, Wakil Gubernur, dan Kepala Daerah Hadir Bersama

Puncak HARKOPNAS ke-79 turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, serta sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota.

Di antara kepala daerah yang hadir terdapat perwakilan Luwu Utara, Wakil Wali Kota Palopo, Bupati Sidrap, Bupati Kepulauan Selayar, serta Wakil Bupati Bantaeng Drs. H. Sahabuddin. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan luasnya keterlibatan pemerintah daerah dalam agenda pengembangan koperasi dan UMKM di Sulawesi Selatan.

Setiap daerah memiliki karakteristik ekonomi, produk unggulan, serta tantangan pengembangan koperasi yang berbeda. Pertemuan dalam HARKOPNAS membuka kesempatan untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi lintas wilayah.

Dalam konteks tersebut, kehadiran Dekopinda Kota Makassar menjadi bagian dari representasi gerakan koperasi daerah. Bersama pengurus dan peserta lainnya, jajaran Dekopinda Makassar menyatu dalam semangat kebersamaan untuk memperkuat peran koperasi sebagai instrumen ekonomi rakyat.

Dari Perayaan Menuju Gerakan Nyata

Rangkaian HARKOPNAS ke-79 di Sorowako berakhir dengan kegiatan Jalan Sehat Anti Mager pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi melepas ribuan peserta dari kawasan Lapangan Golf Sorowako menuju garis finis di Pantai Ide. Kegiatan tersebut menjadi penutup yang memadukan semangat hidup sehat dengan panorama Danau Matano.

Selama rangkaian kegiatan, HARKOPNAS menghadirkan pertemuan antara pemerintah, organisasi gerakan koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat. Kehadiran Menteri Koperasi RI serta para pimpinan daerah memberi perhatian lebih terhadap agenda pengembangan koperasi di Sulawesi Selatan.

Bagi Dekopinda Kota Makassar, partisipasi dalam kegiatan ini menegaskan bahwa gerakan koperasi Makassar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan koperasi Sulawesi Selatan.

Kabupaten Luwu Timur, khususnya Desa Sorowako di Kecamatan Nuha, memberikan warna tersendiri bagi penyelenggaraan HARKOPNAS ke-79. Sorowako memiliki daya tarik alam yang kuat melalui Danau Matano, yang dikenal dengan panorama perairannya dan bentang alam di sekelilingnya. Keindahan tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta yang datang dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan.

Kepuasan atas pelayanan panitia, pengalaman menjelajahi Danau Matano, serta kemeriahan malam puncak menjadi kenangan tersendiri bagi rombongan Makassar. Namun, pesan yang dibawa pulang jauh lebih penting daripada sekadar pengalaman mengikuti perayaan.

Sebagaimana harapan Ketua Umum Dekopinda Kota Makassar, Dr. Thalib Mustafa, M.Si., HARKOPNAS perlu menjadi pemicu bagi koperasi dan UMKM untuk semakin aktif, produktif, dan berdaya saing. Sebab, keberhasilan gerakan koperasi tidak cukup diukur dari kemeriahan acara, banyaknya peserta, atau besarnya hadiah.

Ukuran yang lebih mendasar adalah kemampuan koperasi menjalankan usaha secara sehat, meningkatkan kesejahteraan anggota, memperluas kesempatan ekonomi masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Dari Sorowako, pesan itu menjadi relevan bagi seluruh gerakan koperasi: HARKOPNAS bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas, menghidupkan kegiatan koperasi, dan menjadikan UMKM sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi rakyat.

Kontributor: Dr Johansyah Mansyur