MAKASSAR, PELAKITA.ID – Struktur kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan periode 2026–2031 menghadirkan perpaduan wartawan senior, pengelola media, akademisi, aktivis masyarakat sipil, dan penggerak pendidikan. Komposisi ini menarik dicermati karena mempertemukan pengalaman jurnalistik dengan jejaring organisasi dan pengetahuan lintas bidang.
Berdasarkan lampiran Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 093-PGS/PP-PWI/VII/2026, Suwardi Thahir dipercaya sebagai ketua, didampingi sejumlah pengurus bidang. Sementara itu, Dewan Penasihat dipimpin Syamsu Nur dan Dewan Pakar diketuai Prof. Dr. Muh. Akbar, M.Si., akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin.
Suwardi Thahir terpilih secara aklamasi dalam konferensi PWI Sulsel pada Juni 2026. Dengan pengalaman panjang di dunia jurnalistik, ia menghadapi tantangan memperkuat profesionalisme wartawan, meningkatkan kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta menjaga keberlanjutan media di tengah perubahan lanskap digital.
Pada bidang organisasi, Mappiar HS menjadi salah satu figur yang patut diperhatikan. Pengalamannya di lingkungan organisasi kewartawanan dan pengelolaan media menjadi modal untuk memperkuat konsolidasi anggota serta hubungan PWI dengan ekosistem perusahaan pers di Sulawesi Selatan.
Dewan Pakar dengan perspektif lintas bidang
Selain akademisi komunikasi, Dewan Pakar PWI Sulsel diisi sejumlah nama dengan latar belakang yang beragam, termasuk Prof. Dr. Mas’ud Muhammadiyah, Prof. Dr. Aidir Amin Daud, Prof. Dr. Anshari, Dr. Sukriansyah S. Latief, Dr. Ajiep Padindang, Andi Asmadi, Salahuddin Alam Daeng Tiro, Muhammad Ramli Rahim, dan Kamaruddin Azis.
Kamaruddin Azis, pendiri Pelakita.ID dan maritimeposts.com, memiliki perhatian pada jurnalistik kemaritiman, lingkungan, perikanan, dan pembangunan masyarakat pesisir. Pengalaman tersebut berpotensi memperkaya perspektif PWI dalam mengembangkan jurnalisme sektoral yang menghubungkan persoalan masyarakat dengan kebijakan publik dan keberlanjutan lingkungan.
Salahuddin Alam Daeng Tiro membawa pengalaman dalam aktivisme lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan kegiatan kebudayaan Sulawesi Selatan. Keterlibatannya dalam jejaring organisasi, termasuk IKA Unhas dan KKSS, memperlihatkan hubungan antara gerakan masyarakat sipil, pelestarian kebudayaan, dan modal sosial yang dapat mendukung pengembangan jurnalisme berbasis komunitas.
Sementara itu, Muhammad Ramli Rahim aktif dalam jejaring pendidikan, kehumasan, dan pemberdayaan generasi muda. Pengalamannya di bidang komunikasi dan pendidikan relevan bagi penguatan literasi media, pendidikan jurnalistik, serta pengembangan hubungan PWI dengan perguruan tinggi dan komunitas anak muda.
Ketiga nama tersebut menghadirkan sudut pandang yang berbeda, mulai dari jurnalisme kemaritiman dan lingkungan, aktivisme serta kebudayaan, hingga pendidikan dan komunikasi publik. Jika dikelola melalui program yang terarah, keragaman pengalaman itu dapat memperluas kontribusi Dewan Pakar terhadap pengembangan profesi wartawan dan kualitas pemberitaan.
Modal organisasi dan tantangan ke depan
Pada Dewan Penasihat, Syamsu Nur didampingi Ardhy M. Basir sebagai sekretaris bersama sejumlah anggota, antara lain Ronald Ngantung, Laode Arumahi, Yonathan Mandiangan, Andi Pатarai Wawo, Andi Maskarma, A.B. Iwan Azis, Umar Arif Ruhma, Ibrahim Manisi, Nur Syamsu Sultan, Sofrani Razak, Mustari Bella, dan Moh. Natsir Amka.
Keberadaan para senior di dalam struktur tersebut diharapkan membantu menjaga kesinambungan organisasi, memberikan pertimbangan strategis, serta memperkuat komunikasi di antara anggota dan komunitas pers.
Adapun Dewan Pakar dapat berperan dalam pengembangan gagasan, peningkatan kapasitas, dan pembahasan isu-isu strategis yang memerlukan perspektif lintas disiplin.
Tantangan PWI Sulsel ke depan bukan sekadar menjalankan struktur kepengurusan, melainkan menerjemahkan pengalaman dan jejaring para anggotanya menjadi program yang terukur. Peningkatan kompetensi wartawan, perlindungan profesi, penguatan media lokal, literasi digital, serta jurnalisme kebudayaan dan lingkungan merupakan sejumlah bidang yang layak mendapat perhatian.
Dengan komposisi yang memadukan praktisi pers, akademisi, aktivis, dan penggerak pendidikan, PWI Sulsel memiliki peluang memperluas perannya dalam kehidupan publik. Ukuran keberhasilannya kelak bukan semata-mata banyaknya nama besar dalam struktur, melainkan sejauh mana kepengurusan periode 2026–2031 mampu memperkuat profesionalisme wartawan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pers.
Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru PWI Sulsel untuk menjalankan agenda organisasi dan penguatan profesionalisme pers selama lima tahun ke depan.
Dalam pelantikan tersebut, founder Pelakita.ID dan maritimeposts.com Kamaruddin Azis akan dilantik sebagai Anggota Dewan Pakar PWI Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031.
Pelantikan ini berdasarkan undangan yang ditandatangani Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, bersama Sekretaris PWI Sulsel, Amrullah Basri, tertanggal 10 Oktober 2026. Kehadiran unsur Dewan Pakar diharapkan turut memperkaya perspektif dan pemikiran strategis bagi pengembangan organisasi serta kemajuan pers di Sulawesi Selatan.
Formasi Ketua hingga Seksi
Ketua: Suwardi Thahir
Wakil Ketua Bidang Organisasi: Mappiar HS
Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum: Abdul Razak Arsyad
Wakil Ketua Bidang Pendidikan: Faisal Syam
Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan: Ihsan Dj
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama: Ramah Praeska
Wakil Ketua Bidang Multimedia & IT: Ardiansyah Bandoe
Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset: Ade Cahyadi
SEKRETARIS: Amrullah Basri Gani
Wakil Sekretaris I: Muh. Akbar
Wakil Sekretaris II: Megawati Umar
BENDAHARA: James Wehantouw
Wakil Bendahara: Iga Kumarimurti Diwia
Anggota Bendahara: Titiek K
SEKSI-SEKSI
Seksi Bidang Organisasi
Ketua: M. Nurhadi
Anggota:
– Suhidin
– Herman Barrung
Seksi Bidang Pendidikan
Ketua: Lukman
Anggota:
– Nurdin Tappa
– Serly Oktaviani Manda
– Muhammad Sumardi
Seksi Bidang Kesejahteraan
Ketua: Ronald H. Kontessa
Anggota:
– Muh Amin
– Yukemi Koto
Seksi Bidang Kerja Sama
Ketua: Suparno
Anggota:
– Takdir Abduh
– Henokh Palungan
Seksi Bidang Multimedia & IT
Ketua: Muhammad Alif
Anggota:
– M. Nur Halim
– Fatmawati
Seksi Bidang Pengelolaan Aset
Ketua: Basri
Anggota:
– Djalaluddin
– Sukma Paramita
Seksi Bidang Hukum
Ketua: Dedy Arianto
Anggota:
– Samiruddin
– Abadi Tamrin
Seksi Wartawan Olahraga (SIWO)
Ketua: Abdullah Rattingan
Sekretaris: Ramli
Anggota:
– Fadil Sunarya
– Mukti Jumain
– Amastasha
Seksi Wartawan Pertahanan dan Keamanan (Hankam)
Ketua: Widyawan Setiadi
Anggota:
– Arfandi
– Aco M. Paranrangi
PWI PEDULI
Ketua: Masrur
Anggota:
– Mursalim Thahir
– Daswar M. Rewo
– Hasanuddin
– Shafwan Harunar Rasyid
– Nasution Jarre
– Erwin Kontessa
– Ernawati
– Rusli Amrullah
Susunan Dewan Kehormatan PWI Sulsel
- M Dahlan Abubakar — Ketua
2. FAS Rahmat — Sekretaris
3. Faisal Palapa — Anggota
4. Ismail Asnawi — Anggota
5. Herry Kontessa — Anggota. (*)









