PELAKITA.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Sulawesi Selatan. Mahasiswi asal Kabupaten Luwu Timur, Gabrielle Angelina Ambasalu, mengikuti Global Shapers Annual Summit 2026 yang berlangsung di Jenewa (Geneva), Swiss, sebagai bagian dari komunitas Global Shapers yang berada di bawah naungan World Economic Forum (WEF).
Keikutsertaan Gabrielle dibuktikan melalui Statement of Appointment yang ditandatangani oleh Justine Lyris Bacay, Community Champion Maritime Southeast Asia Global Shapers Community.
Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa Gabrielle merupakan Curator Global Shapers Surabaya periode 2026–2027 dan menjadi anggota resmi Surabaya Hub.
Global Shapers Community merupakan inisiatif World Economic Forum yang menghimpun para pemimpin muda dari berbagai negara untuk mendorong perubahan sosial melalui kolaborasi dan inovasi.
Dalam kapasitasnya sebagai Curator, Gabrielle mengikuti berbagai agenda internasional selama penyelenggaraan Global Shapers Annual Summit 2026.
Rangkaiannya mulai dari Inauguration Ceremony sebagai Curator periode 2026–2027, pertemuan koordinasi dan kolaborasi kawasan Asia Pasifik, presentasi proyek-proyek berdampak (impact projects), hingga lokakarya kepemimpinan yang mempertemukan para pemimpin muda dari berbagai belahan dunia.

Gabrielle adalah putri Amerin Ambasalu yang akrab disapa Vaulth, Vaulth adalah warga Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, yang juga dikenal sebagai salah satu fasilitator pendamping pemberdayaan masyarakat di Lingkar Tambang PT Vale.
“Betul bro, Gabrielle putri saya, saat ini kuliah Universitas Petra Surabaya,” balasnya saat dihubungi Pelakita.ID, Rabu, 30 Juni 2026.
Pria yang pernah bekerja di Jepang itu mengaku kaget sekaligus bangga atas capaian putrinya.
“Iya, bangga juga, semoga lancar urusannya ke depan,” harapnya.
Forum tahunan tersebut mengangkat tema “#SignalsForTheFuture”, dengan menghadirkan peserta dari lebih dari 140 negara untuk mendiskusikan berbagai tantangan global, memperkuat jejaring kolaborasi, serta merancang aksi nyata bagi masa depan yang lebih berkelanjutan.

Melalui berbagai sesi diskusi dan lokakarya, para peserta didorong untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat representasi organisasi di tingkat regional maupun global, serta mengembangkan berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam surat resmi tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh biaya keikutsertaan Gabrielle dalam rangkaian kegiatan Global Shapers Annual Summit 2026 ditanggung sepenuhnya oleh kantor pusat World Economic Forum, termasuk berbagai aktivitas internasional yang diikutinya selama berada di Swiss.
Keikutsertaan Gabrielle menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan bahwa anak muda Indonesia, termasuk dari daerah, mampu berkontribusi dalam forum internasional yang mempertemukan para pemimpin muda dunia untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari kepemimpinan, pembangunan berkelanjutan, transformasi digital, hingga penguatan kolaborasi global.

Partisipasi tersebut diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak generasi muda Indonesia untuk aktif mengembangkan kapasitas diri, membangun jejaring internasional, serta menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah maupun di tingkat global.
Redaksi









