PELAKITA.ID – Atlanta, Georgia – Tim nasional Spanyol menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah membungkam Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga putaran kedua fase grup yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Senin (22/6/2026).
Bermain di hadapan 68.239 penonton, La Roja tampil dominan sejak menit pertama dan tidak memberi kesempatan kepada Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Spanyol dalam persaingan menuju babak gugur.
Spanyol langsung membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui wonderkid mereka, Lamine Yamal. Pemain muda yang menjadi salah satu sorotan turnamen itu sukses memanfaatkan umpan Mikel Oyarzabal untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Dominasi Spanyol terus berlanjut. Pada menit ke-21, giliran Mikel Oyarzabal mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist dari Aymeric Laporte.
Hanya tiga menit berselang, Oyarzabal kembali mencetak gol melalui kerja sama apik dengan Dani Olmo, membawa Spanyol unggul 3-0 sebelum pertandingan memasuki setengah jam pertama.
Arab Saudi yang berusaha merespons justru kesulitan keluar dari tekanan. Sepanjang babak pertama, tim berjuluk Green Falcons nyaris tidak mampu menciptakan peluang berbahaya ke area pertahanan Spanyol.
Memasuki babak kedua, pelatih Spanyol melakukan rotasi dengan menarik keluar Lamine Yamal dan Oyarzabal yang sudah menjalankan tugasnya dengan sempurna. Namun pergantian pemain tidak mengurangi intensitas serangan La Roja.
Gol keempat akhirnya tercipta pada menit ke-49. Upaya pertahanan Arab Saudi untuk menghalau tekanan justru berujung petaka ketika bek Hassan Tambakti melakukan gol bunuh diri yang membuat Spanyol memperlebar keunggulan menjadi 4-0.
Setelah unggul empat gol, Spanyol tetap mengontrol permainan hingga akhir laga. Ferran Torres bahkan sempat mencetak gol pada masa injury time, namun dianulir wasit karena posisi offside.
Secara statistik, pertandingan berlangsung sangat timpang. Spanyol mencatatkan 67 persen penguasaan bola dan melepaskan 22 tembakan, sementara Arab Saudi hanya mampu menghasilkan tiga percobaan sepanjang pertandingan.
Data expected goals (xG) juga menunjukkan dominasi mutlak Spanyol dengan angka 2,30, berbanding hanya 0,13 milik Arab Saudi. La Roja menciptakan lima peluang emas dan melakukan 37 sentuhan di dalam kotak penalti lawan, sedangkan Arab Saudi hanya dua kali memasuki area berbahaya pertahanan Spanyol.
Penampilan gemilang Oyarzabal dengan dua gol serta kontribusi Lamine Yamal yang membuka pesta gol menjadi sorotan utama kemenangan ini.
Selain itu, lini tengah yang dikomandoi Pedri dan Dani Olmo berhasil mengendalikan tempo permainan sehingga Arab Saudi kesulitan menemukan ritme.
Kemenangan telak ini mempertegas status Spanyol sebagai salah satu tim paling meyakinkan di fase grup Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Arab Saudi harus segera berbenah apabila ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya setelah mengalami kekalahan menyakitkan dari salah satu favorit juara turnamen.
Dengan performa dominan seperti yang ditunjukkan di Atlanta, Spanyol mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap melangkah jauh dan kembali memburu trofi Piala Dunia yang terakhir mereka raih pada 2010.
Artikel ini menonjolkan dominasi Spanyol, performa Lamine Yamal dan Oyarzabal, statistik pertandingan, serta atmosfer stadion dengan kehadiran 68.239 penonton.









