DP Ultah ke-59, sampaikan 7 pesan penting

  • Whatsapp
Danny Pomanto bersama warga Makassar dan unsur pemerintahan merayakan ulang tahun ke-49 (dok: Pelakita.ID)

DPRD Makassar

“Saya tidak bicara orang atau calon, kita Insya Allah, hanya mengajak masyarakat untuk mengasah kecerdasan.”  – Danny Pomanto

MAKASSAR, PELAKITA.ID – Ratusan warga, tokoh masyarakat hingga unsur pemerintahan kota berhimpun di kediaman M. Ramdhan Pomanto untuk merayakan dan mendoakan kebaikan dan keberkahan tapak usia 59 tahun Wali Kota Makassar itu.

Beberapa di antaranya, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo dan anggota koleganya, Kapolrestabes Makassar Kombes Budi Haryanto, perwakilan Dandim, tokoh masyarakat, simpatisan dan loyalis DP hingga pengurus IKA Unhas Wilayah Sulawesi Selatan.

Read More

Acara dimulai dengan membaca doa, pemutaran dokumentasi perjalanan DP, sambutan dan harapan dari yang berulang tahun, pemotongan kue ulang tahun ke Kapolrestabe, ketua dan anggota DPRD yang hadir, lalu diakhir dengan foto bersama.

Saat memberikan sambutan dan harapan memasuki usia yang ke-59, sekurangnya ada 7 poin penting terkait kiprah dan proyeksi Pak Danny Pomanto setelah menjalankan tugas di satu tahun terakhir bersama Wawali Fatmawaty Rusdi.

Pertama, meski Makassar terdampak pandemi selama dua tahun terakhir, namun  atas kerjasama para pihak, Polrestabes, Dandim, ketua DPRD dan jajaran, unit kerja OPD, Makassar tetap menggeliat dalam trend positif, ekonomi, stabilitas sosial dan mendapat apresiasi Pemerintah Pusat.

Kedua, DP mengingatkan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun politik namun dia dan wakilnya, Fatma Rusdi berkomitmen menjalankan amanah.  Dia pun berharap kepada warga Makassar, untuk mengedepankan apa yang dia sebut sebagai kecerdasan politik dalam menentukan preferensi kepemimpinan.

Hal tersebut penting untuk memastikan kebaikan pada masa depan Kota Makassar, masa depan Sulsel serta masa depan Indonesia dalam kerangka satu visi.

“Berbeda yang lalu, sekarang akan serentak, maka kita butuh kecerdasan, kita tidak boleh menyandarkan masa depan pada orang yang salah,” tegasnya.

Ketiga, fokus penguatan masyatakat dan pencerdasan politik.

Dia menyebut, selama ini dia dan Wawali hadir atas dukungan Polrestabes, Dandim, DPRD, dan institusi terkait eksis karena praktik dan dukungan masyarakat yang cerdas secara politik.

“Tanpa kecerdasan, tidak mungkin terpilih kembali, hanya kecerdasan yang mampu membaca kecerdasan. Maka dengan itu, mari kita mencerdaskan kembali pilihan ke depan, bagaimana kebaikan untuk Indonesia, provinsi Sulawesi Selatan yang kita cintai dan Kota Makassar,” ucapnya.

“Saya tidak bicara orang atau calon, kita Insya Allah, hanya mengajak masyarakat untuk mengasah kecerdasan kita,” jelasnya.

Di tengah sambutannya, DP juga menyentil usianya yang sudah memasuk 59 tahun dan sudah masuk kategori tua.

Toa tommi, 59 tahun, tapi umur boleh tidak mudah, tapi pesaraan masih muda,” ucapnya dibalas tepuk tangan. Dia juga menyebut apa yang dirasakan itu karena kebersamaan dan dukungan warga Makassar.

“Kenapa masih muda, karena sama-sama jaki semuanya,” ucapnya seraya menambahkan kalau dia juga baru saja telponan dengan Wawali Fatma yang sedang ada di Eropa.

Keempat, apa yang dicapai Makassar sejauh ini menurut DP karena bermodal kekompakan pemerintahan, SKPD, Camat hingga Lurah. “Itu modal besar kita, Makassar tahun ini mendapat banyak kepercayaan untuk menggelar event besar,” ungkapnya.

Kelima, Makassar kondusif dan progressif dimana Makassar mendapat kepercayaan masyatakat pada tingkat nasional dan internasional.

“Kita akan menjadi tuan rumah Hari Otonomi Daerah, kita akan menjadi tuan rumah Arsitek se-Asia Pasifik, tuan rumah berkumpulnya para jenderal angkatan laut  dari 47 negara,” sebutnya. “Kita tuan rumah F8 sebagai event nasional dan internasional,” imbuhnya.

Kinerja dan prestasi pemerintahan luar biasa.  Disebutkan bahwa Makassar kini menjadi destinasi favorit, buktinya baru saja datang rombongan Pemda Banyuwangi.

“Bupati Banyuwangi itu, istri Menteri Kemenpan RB, datang bersama Wakil, Sekda, Asisten, Kabag. Kenapa datang, karena di Makassar ini banyak yang kita anggap biasa namun luar biasa bagi mereka,” ucap Danny. “Kuncinya, bersatunya Pemkot dana masyarakat, TNI Polri.”

Keenam, Makassar responsif anjuran Pemerintah Pusat. Danny juga menyatakan bahwa telah mendapat pesan Pak Presiden Jokowi untuk menggiatkan tumbuhnya ekonomi daerah dengan menumbuhkan ekonomi kreatif.

“Lahirnya sinergi kabupaten-kota menghadapi tantangan dimana salah satu antisipasinya adalah bagaimana menghidupkan dan aktif menjadikan ‘Makassar sebagai Kota Makan Enak’,” jelasnya.

Dia berharap agenda itu akan direspon oleh OPD dan jajaran Pemkot untuk menggiatkan promosi dan gelaran ‘Makan Enak ala Makassar’ dalam beberapa event yang berdampak positif bagi ekonomi.

Ketujuh, area dan bangunan kontainer antisipasi pandemi akan jadi lokasi pasar murah hingga TPS.

Disebutkan juga akan ada rapat koordinasi terkait itu, demikian pula akan memanfaatkan kontainer yang ada untuk menjadi lokasi pasar murah dan bakal jadi lokasi TPS, dan sudah dikomunikasikan ke KPU.

“Jadi kalau telur susah bisa ke kontainer pasar murah. Kalau beras susah, akan ada beras mudah dan aka nada mobil antar jempu dan dikerjasamakan dengan Bulog,” ujarnya.

“Pemkot tidak akan berhasil kalau tidak didukung oleh TNI, Polri, Polrestabes, dan tentu ini dukungan masyarakat. Konatiner sebagai lokasi Pasar Murah, akan jadi TPS saat Pilkada nanti,” jelasnya lagi.

Sebelum mengakhiri sambutannya, dia menyebut pentingnya persaudaraan.

“Kita semua saudara dalam banyak hal, dalam menghadapi persoalan, mudah-mudahan kita terus saling mendoakan,” pungkasnya.

 

Penulis: K. Azis

 

Related posts