Rumah Makan Tepi Pantai, alternatif kuliner di Pesisir Galesong

  • Whatsapp
Lokasi RM Tepi Pantai Galesong asuhan Haji Mami (dok: istimewa)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Daya tarik Kampung Beba, Galesong Utara, Takalar, sebagai lelong atau Pangkalan Pendarayan Ikan (PPI) sudah tak diragukan lagi. Dari sini warga Makassar, Takalar, Gowa bahkan Maros kerap mempeoleh ikan dari penjuru Sulsel.

Bukan hanya tempat membeli ikan, di sekitar PPI Beba kita bisa melihat menjamurnya tempat makan dan jadi tujuan wisata kuliner. Warga bisa beli di lapak papalele dan membakarnya di lapak warung ikan bakar di sekitarnya.

Read More

Sayangnya, kondisi lelong Beba yang masih kumuh dan penuh dengan asap membuat banyak orang mencari tempat makan ikan yang berbeda, baru dan nyaman namun bernuasa pesisir.

Hal inilah yang dijadikan alasan mengapa warga Galesong bernama Haji Amiruddin Mami Nurhamzah berinisiatif membuka warung makan bernuansa pesisir dan bersisian dengan laut.

Interior dalam warung makan RM Tepi Pantai Galesong asuhan Haji Mami (dok:istimewa)

“Lokasinya di Kampung Pajalaya, Desa Galesong Baru,” kata pria yang akrab disapa Haji Mami ini, 8 Desember 2020.

Lokasi yang dimaksud berjarak sekitar 5 kilometer ke selatan dari PPI Beba. “Lokasinya tidak jauh dari Kantor Polsek Galesong, lurus ke barat. Persis di tepi pantai Kampung Pajalaya,” katanya.

“Warung ikan bakar ini berdiri tanggal 19 Juni 2020 lalu,” tambahnya Haji Mami yang juga terdaftar sebagai anggota DPRD Takalar periode 2019-2024 ini.

“Kami menyiapkan sajian ikan bandeng tanpa tulang, ikan bakar biasa atau rica, parape, pallumara, goreng tepung hingga udang pallu ce’la tersedia di warung kami,” katanya.

“Selain itu, ada otak-otak, acar telur ikan terbang, sayur santan, capcay hingga raca mangga dan aneka sayuran lainnya. Kami siap jika ada yang ingin order makanan, kami siap kirimkan. Mislanya pallukaloa’ hingga ayam goreng,” jelasnya lagi.

“Untuk rombongan, sebaiknya diinfo memang paling lambat sehari sebelumnya. Bisa hubungi nomor 085396787878” kata Haji Mami.

Apa yang dilakukan Haji Mami patut diapresiasi, selain mengangkat khazanah kuliner Bugis-Makassar juga menggeliatkan ekonomi di pesisir, apalagi di sekitar Kampung Pajalaya masih banyak terdapat pemancing ikan ‘one day’fishing.

Pembaca sekalian, mau merasakan sensasi menunggu pemancing ikan merapat ke pantai Galesong dan dan berharap menyantapnya di warung Haji Mami ini?

Yuk ke Galesong!

 

Penulis: K. Azis

Related posts