Peserta kelas MM Unhas XXXI jadi Wabup Majene, kolega beri selamat

  • Whatsapp
Arismunandar, jongkok depan, ketiga dari kiri (dok: kelas MM Unhas)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Keluarga besar alumni Kelas Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Unhas angkatan XXXI ikut berbangga atas pelantikan Arismunandar, S. STP, MM. sebagai Wakil Bupati Majene periode 2021-2026.

Aris adalah mahasiswa kelas magister manajemen antara tahun 2009-2011 di Kampus Baraya.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Majene H. A. Achmad Syukri, SE, MM dan Arismunandar, S. STP, MM telah berlangsung sukses pada Minggu 27 Juni 2021 di Rujab Gubernur Sulbar.

“Selamat dan sukses semoga amanah dlm menjalankan tugasnya,” tulis kolega Aris, Addy Helvian, alumni kelas Magister Manajemen Unhas XXX1.

“Selamat dan sukses,  moga amanah dan berkah buat masyarakat, aamiin,” tambah Pak Udin, administrator kelas MM di Baraya.

Sosok Arismunandar menurut Surip Nugroho yang kerja di Datascript, teman kelas di MM adalah pria yang rendah hati. “Dulu rajin sekali kalau diminta fotokopi materi kuliah,” katanya.

“Murah senyum, sabar dan rajin ikut kuliah Sabtu dan Minggu,” puji Kamaruddin Azis, peserta kelas Manajemen Strategik MM Unhas.

“Selamat, insya Allah amanah. Tawwa bangga ta. Semoga ndak na lupakanji temanna di MM,” tulis Ibu Susi Al Ghifari, sosok yang disebut sangat banyak membantu proses perkuliahan di Kelas Magister Manajemen di Kampus Baraya.

Kelas MM Unhas di Baraya untuk kelas eksekutif digelar hari Sabtu dan Minggu. Beberapa peserta kelas angkatan XXI adalah Natsir Kalla (pengusaha), Irwan Usman (PT Vale), Nurkabli Yunus (ASN di Pemprov hingga bankir di BCA seperti Jayanti Zainal yang kini bekerja di BCA kantor Jakarta.

Arismunandar, Wabup Majene saat ini menjadi mahasiswa bersama beberapa ASN dari Palopo, hingga Maluku Utara. Salah satu mahasiswa MM XXXI saat itu adalah Agustinus Appang, pejabat di Pemprov Sulsel.

Beberapa dosen Unhas yang ikut memberi kuliah di kelas MM ini adalah mantan Rektor Prof Basri Hasanuddin, Dr Tadjuddin Parenta, M.A. Dr Idrus Taba, Dr Agussalim, hingga ketua program MM saat itu, Prof Rahman Kadir.

 

Penulis: K.Azis

Related posts