PELAKITA.ID – Kabar membanggakan kembali datang dari putra-putra terbaik Sulawesi Selatan.
Dua akademisi senior yang telah lama dikenal melalui kiprah di dunia pendidikan tinggi, pemerintahan, dan pembangunan nasional kini dipercaya mengemban amanah sebagai komisaris pada dua perusahaan strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.
Mereka adalah Dr. Ir. Abdul Haris Bahrun, M.Si., yang dipercaya sebagai Komisaris PT Rajawali Citra Mas, serta Prof. Dr. H. Andi Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si., yang diangkat sebagai Komisaris PT LPP Agro Nusantara.
Penunjukan kedua guru besar asal Sulawesi Selatan tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi akademik, pengalaman profesional, dan integritas kepemimpinan tetap menjadi modal penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan-perusahaan strategis nasional.
Dari Kampus Menuju Ruang Pengambilan Keputusan
Selama bertahun-tahun, Abdul Haris Bahrun dikenal sebagai akademisi sekaligus profesional di bidang pertanian.
Kiprahnya tidak hanya berada di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga berlanjut sebagai Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia, yang aktif mendukung berbagai program strategis nasional, mulai dari penguatan ketahanan pangan hingga percepatan swasembada pangan.
Pengalaman panjang tersebut menjadikan dirinya memiliki kapasitas yang kuat dalam memahami hubungan antara kebijakan publik, sektor pertanian, dan tata kelola korporasi yang sehat.
Kepercayaan sebagai Komisaris PT Rajawali Citra Mas menjadi langkah baru dalam pengabdiannya kepada bangsa.
PT Rajawali Citra Mas sendiri merupakan anak perusahaan Holding BUMN Pangan ID FOOD yang bergerak di bidang industri kemasan plastik, karung woven, dan berbagai produk pendukung logistik pangan nasional.
Perusahaan ini menjadi salah satu mata rantai penting dalam mendukung distribusi berbagai komoditas pangan dan industri agro.
Dengan pengalaman Abdul Haris Bahrun dalam sektor pertanian, diharapkan perspektif kebijakan dan pembangunan yang dimilikinya dapat memperkuat arah strategis perusahaan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Pakar Tata Kelola Pemerintahan Menguatkan Korporasi
Sementara itu, Prof. Dr. H. Andi Murtir Jeddawi merupakan sosok yang sangat dikenal dalam dunia administrasi publik dan pemerintahan.
Guru besar yang telah lama berkiprah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan birokrasi, reformasi pemerintahan, pelayanan publik, hingga penguatan tata kelola organisasi.
Pengangkatannya sebagai Komisaris PT LPP Agro Nusantara dinilai sejalan dengan kompetensi yang dimilikinya.
PT LPP Agro Nusantara merupakan perusahaan yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia sektor perkebunan melalui pendidikan, pelatihan, konsultansi, asesmen, sertifikasi profesi, hingga pengembangan kompetensi industri perkebunan Indonesia.
Sebagai perusahaan yang bergerak pada pengembangan kualitas SDM, kehadiran seorang pakar tata kelola pemerintahan dan organisasi seperti Prof. Murtir Jeddawi diyakini akan memperkuat implementasi prinsip good corporate governance, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan organisasi yang adaptif terhadap tantangan industri masa depan.
Membawa Perspektif Akademik ke Dunia Korporasi
Penunjukan kedua tokoh ini menunjukkan semakin kuatnya sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha.
Guru besar tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan pendidikan, tetapi juga membawa pendekatan berbasis data, tata kelola yang akuntabel, serta kemampuan berpikir strategis dalam proses pengambilan keputusan di tingkat korporasi.
Dalam sistem perusahaan modern, komisaris memiliki fungsi penting sebagai pengawas strategis yang memastikan perusahaan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, profesional, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Karena itu, kehadiran figur-figur akademisi dengan pengalaman panjang dalam pemerintahan dan pembangunan nasional dinilai mampu memperkaya perspektif perusahaan dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompleks.
Inspirasi bagi Generasi Muda Sulawesi Selatan
Pengangkatan Abdul Haris Bahrun dan Prof. Andi Murtir Jeddawi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya sivitas akademika Sulawesi Selatan.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa dedikasi dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat membuka ruang pengabdian yang lebih luas, termasuk pada perusahaan-perusahaan strategis nasional.
Lebih dari sekadar pencapaian personal, amanah yang kini mereka emban mencerminkan kepercayaan negara terhadap kapasitas sumber daya manusia Indonesia yang lahir dari perguruan tinggi, untuk turut memastikan perusahaan-perusahaan strategis dikelola secara profesional, berintegritas.
Perusahaan-perusahaan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Dengan pengalaman, kepakaran, dan rekam jejak yang telah teruji, kedua guru besar asal Sulawesi Selatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan nilai tambah bagi perusahaan yang mereka awasi.
Tak hanya itu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, pemerintahan, dan korporasi dalam mendukung visi Indonesia menuju ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Redaksi









