Kompetisi Domino IKATEK Unhas Meriah, Diikuti 118 Peserta dan Dihadiri Tokoh Alumni dari Berbagai Profesi

  • Whatsapp
Ilustrasi kegiatan

“Kami bersyukur kompetisi berlangsung meriah dan sportif. Dari sembilan pasangan pemenang, hanya satu pasangan yang bukan berasal dari IKATEK, yaitu UQ dan Ucu yang meraih juara keenam. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan Batom IKA Unhas tidak eksklusif, tetapi menjadi ruang silaturahmi yang terbuka bagi seluruh alumni dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan.”Yasidin, Ketua Batom IKA Unhas.

PELAKITA.ID – Suasana penuh keakraban dan semangat silaturahmi mewarnai Kompetisi Domino yang digelar Ikatan Alumni Teknik (IKATEK) Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Batom Domino IKA Unhas dan Plazgozz Cafe, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Plazgozz Cafe, Jalan AP Pettarani, Makassar, tersebut berhasil menarik antusiasme besar para alumni dengan jumlah peserta mencapai 59 pasangan atau 118 pemain.

Ajang yang dikemas dalam nuansa kekeluargaan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi alumni Teknik Unhas yang kini berkiprah di berbagai bidang profesi, mulai dari birokrat, akademisi, pengusaha, hingga jurnalis.

Salah satu tamu kehormatan yang hadir sekaligus memberikan dukungan penuh adalah Abdullah Andi Rahim, Bupati Luwu Utara.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu Utara tersebut menambah semarak kegiatan yang berlangsung hingga malam hari.

Dalam sambutannya, Abdullah Andi Rahim mengapresiasi inisiatif IKATEK Unhas yang mampu menghadirkan ruang silaturahmi yang sehat dan produktif di tengah kesibukan para alumni.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memperkuat jaringan persaudaraan alumni. Domino bukan sekadar permainan, tetapi sarana membangun komunikasi, mempererat kebersamaan, dan menjaga semangat kekeluargaan yang menjadi kekuatan alumni Universitas Hasanuddin. Saya mengapresiasi panitia yang mampu menghadirkan kegiatan yang tertib, meriah, dan penuh inovasi,” ujarnya.

Sejumlah tokoh alumni juga tampak hadir meramaikan kegiatan tersebut. Di antaranya jurnalis senior sekaligus salah satu pilar IKA Unhas, Sukriansyah S. Latief, serta Tomi Lebang, alumni Teknik Unhas yang dikenal luas sebagai jurnalis senior di Tempo dan kini menjabat sebagai komisaris pada salah satu unit kerja di Kementerian Perhubungan.

Tomi Lebang secara khusus memberikan apresiasi terhadap sistem pertandingan yang digunakan panitia. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital membuat kompetisi berlangsung lebih modern, transparan, dan mudah diakses.

“Luar biasa ini acaramu. Ada aplikasi internet, bisa dicek seluruh dunia dan praktis,” puji Tomi Lebang kepada Imran, salah seorang panitia pertandingan.

Apresiasi juga datang dari Sukriansyah S. Latief. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa alumni Teknik Unhas memiliki kemampuan menjaga tradisi kebersamaan sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Saya melihat semangat kekeluargaan yang sangat kuat dalam kegiatan ini. Yang menarik, tradisi berkumpul para alumni dipadukan dengan sistem pertandingan yang modern. Ini menjadi contoh bagaimana organisasi alumni dapat tetap relevan dan menarik bagi berbagai generasi,” ungkap Sukriansyah.

Sementara itu, Kamaruddin Azis dari Pelakita.ID turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan sponsor kegiatan.

Menurutnya, perhatian panitia terhadap kenyamanan peserta menjadi salah satu faktor yang membuat suasana kompetisi berlangsung hangat dan berkesan.

“Panitia benar-benar memberikan pelayanan yang luar biasa. Sajian kopi, teh, hingga santap malam gratis membuat peserta dan tamu merasa sangat dihargai. Ini bukan sekadar pertandingan domino, tetapi ajang silaturahmi yang dikemas dengan sangat baik,” katanya.

Panitia menjelaskan bahwa kompetisi berlangsung ketat sejak babak awal. Menariknya, dari sembilan pasangan yang berhasil menempati posisi pemenang, hanya satu pasangan yang bukan berasal dari kalangan alumni Teknik Unhas.

Contoh aplikasi yang dipuji Tomi Lebang

Menurut panitia, fakta tersebut menunjukkan dominasi alumni Teknik dalam kompetisi kali ini, namun sekaligus menjadi bukti bahwa ajang tersebut terbuka dan inklusif bagi seluruh alumni lintas fakultas.

“Dari sembilan pasangan pemenang, hanya satu pasangan yang bukan alumni Teknik. Ini menunjukkan persaingan yang ketat, tetapi juga membuktikan bahwa alumni non-Teknik tetap memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi dan meraih prestasi,” ujar panitia.

Lebih dari sekadar memperebutkan gelar juara, kompetisi domino IKATEK Unhas tahun ini menjadi bukti bahwa jejaring alumni yang kuat dapat terus dipelihara melalui kegiatan sederhana namun bermakna.

Pelakita.ID bersama Bupati Luwu Utara (ujung kanan) pendukung acara kompetisi domino IDC IKATEK Unhas (dok: Istimewa)

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk alumni yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan, media, dan dunia usaha, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang semakin mempererat solidaritas keluarga besar alumni Universitas Hasanuddin.

Redaksi