PELAKITA.ID – Inovasi Sipandu 5.0 (Sistem Pelayanan Klinik Mutu Terpadu) oleh Bidang PDSPHP Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi berkontribusi secara krusial dalam mewujudkan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wakatobi Periode 2025–2029, yaitu “Wakatobi menjadi Kabupaten Maritim yang Sentosa dan Berkelanjutan”.
Secara detail kontribusi Sipandu 5.0 terhadap Visi & Misi Kab. Wakatobi dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pertama, secara programatik Sipandu 5.0 dapat mendukung Kabupaten Maritim yang Sentosa dan Berkelanjutan yaitu Wakatobi sebagai pusat ekonomi Kelautan dengan Mempercepat transisi ekonomi dari perikanan tradisional skala kecil menjadi sektor maritim berbasis ekspor yang berdaya saing global.
Selanjutnya juga mendorong kesejahteraan yang berkelanjutan dengan memberikan perlindungan kualitas pangan laut demi menjaga stabilitas pendapatan dan taraf hidup komunitas pelaku usaha perikanan lokal.
Kedua, Inovasi ini juga berkontribusi pada Percepatan Ekonomi Inklusif Berbasis Kerakyatan (Misi Ekonomi). Peran dan kemandirian Pembinaan Mutu melalui pembina mutu daerah aktif, inovasi ini langsung mendampingi Pelaku Usaha Perikanan, Unit Pengolahan Ikan (UPI)/Poklahsar dan Koperasi Perikanan.
Selain itu juga Usaha Skala Kecil Berdaya Saing dengan mengintegrasikan pelaku usaha mikro, kecil, dan nelayan tradisional ke dalam sistem jaminan mutu perikanan yang inklusif.
Ketiga, Inovasi Sipandu 5.0 menguatkan akselerasi Akses Pasar Digital & Ekspor Komoditas Laut (Misi Konektivitas & Pemasaran).
Hali ini ditunjukan dengan peran pasar perikanan digital melalui perluasan program seperti platform Pasar UPI Wakatobi secara digital atau online, inovasi ini memotong rantai distribusi produk dan memperluas pemasaran lokal hingga nasional.
Standarisasi UPI/Desa Ekspor juga mendukung akselerasi kepemilikan dokumen mutu (SKP) yang berhasil mengantarkan pelaku usaha perikanan lokal (UPI Padalleang Sama) mewakili Wakatobi dalam Lomba Ekspor tahun 2025.
Terakhir, Pelayanan Sipandu 5.0 ini mampu mendorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan & Pelayanan Publik (Misi Birokrasi). Pelayanan Klinik Mutu Terpadu mengubah birokrasi perizinan kelautan dan perikanan menjadi sistem pelayanan satu pintu (klinik mutu terpadu) yang profesional, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha perikanan.
Selain itu juga telah mendorong tata kelola akuntabel dengan menyediakan basis data yang real mengenai mutu, profil usaha, promosi produksi, serta sertifikasi produk komoditas perikanan unggulan di wilayah Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.
Inovator Sipandu 5.0 Hardin sekaligus Kepala Bidang PDSPHP menegaskan bahwa Inovasi ini juga sebagai energi kolaborasi dalam mendorong akselerasi ekonomi inklusif melalui standardisasi mutu, penyediaan ruang pasar perikanan digital, hingga fasilitasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dan HACCP untuk memperluas jangkauan pemasaran dan ekspor komoditas laut unggulan daerah Kab. Wakatobi.
Sumber: Tim Sipandu 5.0









