Siapa Pimpin ISKINDO Lima Tahun ke Depan? Riza Damanik Ungkap Tiga Kandidat

  • Whatsapp
Kiri-kanan,Hendra Yusran Siry, Darwis Ismail dan Riyono (dok: Istimewa)
  • Riza mengatakan proses penjaringan menghasilkan 10 nama bakal calon ketua umum. Nama-nama tersebut berasal dari usulan berbagai Ikatan Program Wilayah (IPW) maupun pengajuan langsung dari individu yang ingin berkontribusi dalam kepemimpinan ISKINDO untuk lima tahun mendatang.
  • Daftar tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui verifikasi berdasarkan ketentuan organisasi, khususnya persyaratan calon ketua umum yang diatur dalam Pasal 18 Anggaran Rumah Tangga ISKINDO. Selain memeriksa persyaratan administratif, panitia juga meminta setiap bakal calon menyatakan kesediaan mengikuti proses pencalonan dan menerima tanggung jawab apabila terpilih.
  • Dari proses konfirmasi tersebut, Aprilia Yunita dan Prof. Najamuddin menyatakan tidak bersedia maju. Sementara itu, Sulaiman Nasir, Rizki Oktavian, Semuel Kondjol dan Ady Candra tidak mengembalikan formulir kesediaan hingga batas waktu yang ditentukan panitia.

PELAKITA.ID – Pada pelaksanaan Pra Kongres IV Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia ISKINDO di Jakarta, 9 dan 10 Oktober 2026, mengemuka sejumlah nama yang digadang sebagai pelanjut kepemimpinan M.Riza Damanik.

Setelah tahapan penjaringan dan verifikasi, panitia menetapkan tiga nama yang memenuhi persyaratan sekaligus menyatakan kesediaannya untuk maju, yakni Hendra Yusran Siry, Darwis Ismail, dan Riyono.

Riza saat memberikan sambutan menyampaikan apresiasi kepada para senior dan anggota ISKINDO yang terlibat dalam pembahasan penyempurnaan AD/ART menjelang kongres. Menurutnya, proses konsolidasi organisasi perlu berjalan seiring dengan persiapan suksesi kepemimpinan agar seluruh tahapan kongres memiliki landasan aturan dan kesepakatan bersama yang kuat.

Kongres dan penguatan jejaring pendidikan kelautan

Selain agenda pemilihan ketua umum, Kongres ISKINDO pada 23–24 Oktober 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara organisasi profesi dan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan kelautan di Indonesia.

Riza menyampaikan bahwa sekitar 70 dekan dari perguruan tinggi dengan program studi kelautan di berbagai wilayah Indonesia diharapkan hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Kehadiran para pimpinan fakultas ini diharapkan memperkuat jejaring strategis ISKINDO sekaligus membuka ruang sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, riset, inovasi, dan kontribusi sarjana kelautan terhadap pembangunan nasional.

Penguatan jejaring akademik tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan Indonesia untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kelautan dan mempertemukan pengetahuan kampus dengan persoalan nyata di sektor maritim. Melalui kolaborasi yang lebih terarah, ISKINDO diharapkan tidak hanya menjadi wadah profesi, tetapi juga penghubung antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat pesisir.

Dengan tiga kandidat yang telah menyatakan kesediaan, perhatian berikutnya tertuju pada proses kongres dan mekanisme pemilihan sesuai AD/ART yang berlaku.

Kepemimpinan periode 2026–2031 akan menghadapi tantangan untuk memperkuat soliditas organisasi, memperluas kemitraan, serta memastikan keahlian sarjana kelautan semakin relevan dalam menjawab kebutuhan pembangunan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

Dalam penjelasannya, Riza mengatakan proses penjaringan menghasilkan 10 nama bakal calon ketua umum. Nama-nama tersebut berasal dari usulan berbagai Ikatan Program Wilayah (IPW) maupun pengajuan langsung dari individu yang ingin berkontribusi dalam kepemimpinan ISKINDO untuk lima tahun mendatang.

“Daftar tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui verifikasi berdasarkan ketentuan organisasi, khususnya persyaratan calon ketua umum yang diatur dalam Pasal 18 Anggaran Rumah Tangga ISKINDO. Selain memeriksa persyaratan administratif, panitia juga meminta setiap bakal calon menyatakan kesediaan mengikuti proses pencalonan dan menerima tanggung jawab apabila terpilih sebagai ketua umum,” ucap Riza via daring.

Dari proses konfirmasi tersebut, sebut Riza, nama Aprilia Yunita dan Prof. Najamuddin menyatakan tidak bersedia maju. Sementara itu, Sulaiman Nasir, Rizki Oktavian, Samuel Ochol, dan Adi Chandra tidak mengembalikan formulir kesediaan hingga batas waktu yang ditentukan panitia.

“Setelah tahapan penjaringan dan verifikasi tersebut, panitia menetapkan tiga nama yang memenuhi persyaratan sekaligus menyatakan kesediaannya untuk maju, yakni Hendra Yusran Siry, Darwis Ismail, dan Riyono,” jelasnya.

Hendra adalah pejabat senior Kementerian Kelautan dan Perikanan, saat ini sebagai staf ahli Menteri, alumni Universitas Riau. Hendra berpengalaman di isu-isu konservasi laut dan punya jejaring internasional yang kuat.

Sementara Darwis Ismail, adalah ketua Ikatan Sarjana Kelautan Unhas aktif sekaligus CEO PT Teknocorp. Darwis berpengalaman sebagai praktisi kelautan, sebagai pengusaha budidaya udang dan berjejaring di eksekutif dan legislatif nasional.

Yang ketiga adalah Riyono, alumni Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro yang saat ini merupakan anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera Dapil Jawa Tengah. Riyono punya kedekataan sosial dengan sejumlah komintas pesisir, nelayan hingga pembudidaya udang, merupakan anggota Komisi IV DPR RI.

Apapun itu atau siapapun itu, ketiga nama ini merepresentasikan keunggulan alumni Kelautan Indonesia yang bisa mengisi ceruk pengabdian pembangunan nasional di seluruh dimensi profesi kelautan.

Ketua Umum Riza Damanik yang saat ini merupakan Deputi Bidang UMKM di Kementerian UMKM menyampaikan apresiasi kepada para senior dan anggota ISKINDO yang terlibat dalam pembahasan penyempurnaan AD/ART menjelang kongres.

Bagi dia, dan juga bagi peserta Pra Kongres IV, proses konsolidasi organisasi perlu berjalan seiring dengan persiapan suksesi kepemimpinan agar seluruh tahapan kongres memiliki landasan aturan dan kesepakatan bersama yang kuat.

“Timeline sejarah ISKINDO jelas menunjukkan betapa musyawarah dan mufakat adalah alas kebersamaan hingga di Kongres IV ini. Ini buat kita optimis, apalagi para dewan senior Kelautan telah ikut menjadi bagian dalam pra-kongres kita,” kunci Sekjen ISKINDO, Ady Candra.

___
Penulis K. Azis