Inspirasi 2022 untuk ‘9 Quick Wins 2023’ IKA Unhas Wilayah Sulsel

  • Whatsapp
Ketua IKA Unhas Wilayah Sulsel, M. Ramdhan 'Danny' Pomanto saat memberi pandanagannya tentang substansi Rapat Kerja IKA Unhas Wilayah (dok: Om Bur)

DPRD Makassar

Pada situasi eksternalnya, organisasi IKA menghadapi isu-isu kerentanan sosial, disparitas ekonomi, ancaman krisis pangan, perubahan iklim hingga ancaman disharmoni antar kawasan skala global.

Moh Ramdhan Pomanto, Ketua IKA Unhas Wilayah Sulsel

Read More

PELAKITA.ID – Berbagai peristiswa kealumunian Unhas 2022 memberi kesadaran baru betapa strategisnya IKA Unhas. gelaran Mubes yang heroik, terpilihnya Andi Amran Sulaiman serta berdenyutnya kekuatan alumni pada lingkup Sulsel menjadi peluang sekaligus tantangan.

Unhas yang besar dengan jumlah alumni Unhas mencapai 220 ribu,  telah berdiri IKA Jurusan, Fakultas, IKA daerah. IKA Wilayah, hingga PP IKA Unhas pusat adalah kekuatan.

Dalam tahun 2022 menguat pula dinamika pertukaran gagasan dan peluang kerjasama antar alumni.

“IKA Unhas punya banyak  alumni cerdas, berpengalaman, tidak kalah dengan alumni kampus-kampus internasional, kita hanya perlu fokus, berbagi peran dan saling dukung. Area pengabdian alumni terbuka luas,” sebut ketua IKA Unhas Wilayah Sulawesi Selatan Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat memberi arahan  posisi alumni menghadapi tahun-tahun yang kian menantang di masa datang.

Menurutnya, pada situasi eksternalnya, organisasi IKA menghadapi isu-isu kerentanan sosial, disparitas ekonom, ancaman krisis, pangan, perubahan iklim. disharmoni antar kawasan skala global.

“Padahal kita ada di tengah potensi sumberdaya alam yang sesungguhnya masih melimpah namun hanya memberi dampak terbatas pada investor dan segelintir orang,” ucap Danny Pomanto.

Selama 2022, ada kabar gembira tentang semangat ber-IKA Unhas, telah ada pengurus pusat IKA Wilayah Sulawesi Selatan, IKA kabupaten-kota.

Demikian pula dinamika pertukaran ide alumni, pengalaman dan success story alumni melalui grup-grup percakapan seperti Whatsapp Group.

Di sisi lain, disparitas kawasan, ancaman pengangguran, konflik pemanfaatan sumberdaya, isu lingkungan dan ancaman resesi perlu menjadi perhatian alumni.

“Kita perlu menginisiasi agenda untuk membangun Sulawesi Selatan dengan basis kawasan strategis itu, dimana alumni Unhas menjadi pilarnya.” Demikian harapan ketua IKA Unhas Wilayah Sulsel.

Penulis menyebutkan beberapa substansi, cakupan dan aspek apa saja yang bisa menjadi pertimbangan memajukan IKA Unhas ke depan

9 Quick Wins

Penulis mengikuti obrolan akhir tahun bersama beberapa pengurus dan ketua IKA Unhas Wilayah Sulawesi Selatan di Kawasan Tokka Tenarata, Maros, menyambut tahun baru 2023 yang dipandu oleh Ketua IKA Unhas Wilayah.

Ada sembilan poin yang penulis petik sebagai hasil pembacaan atas apa yang bisa dilakukan sebagai – kita sebut saja alternatif 9 Quick Wins 2023, yang bisa menjadi rujukan bagi organisasi IKA Unhas di manapun berada.

Pertama, menjadi bagian konstruktif dinamika alumni Unhas yang haus kemajuan dan penuh kreativitas, bukan hanyut dalam karut marut perselisihan tanpa akhir.

Mau tidak mau, jika kita mencintai IKA Unhas, kita harus maju bersama dalam membangun keberdayaan sosial, ekonomi dan ekologi tiap lapis-lapis administrasi dan geografi.

Untuk konteks Sulawesi Selatan, ada potensi sumberdaya alam yang membentang dari Selat Makassar hingga puncak Gunung Latimojong.

Potensi sumberdaya kelautan, perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian, hingga pariwisata dan lembaga ekonomi adalah ladang pengabdian alumni yang harusnya bisa menghasilkan inisiasi usaha dan jalan kesejahteraan.

Quick Wins 1, lahir dan adanya rencana kerja jangka pendek, jangka menengah dan panjang yang senapas dengan visi-misi Ketua Pengurus Pusat dan  Ketua IKA Unhas Wilayah Sulawesi Selatan.

Kedua, alumni harus ikut mewarnai formulasi kebijakan pembangunan daerah, nasional dan global yang bertumpu pada proses dialektis-solutif, facts or reality-based, akomodatif-partisipatif dalam menyusun rencana perubahan dan visi-misi.

Pendekatan perencanaan berbasis data atau evidence-based bisa menjadi pintu masuk alumni untuk ikut membantu daerah dalam menyiapkan landasan perencanaan.

Quick Wins 2, adanya bank data dan informasi, inovasi program  yang terkoneksi aplikasi berbasis wilayah

Ketiga, ikut serta bersama IKA Unhas Wilayah dalam transfer kapasitas dengan cara mengadopsi good quotes pembangunan manusia dan daerah dengan menyesap pesan, inspirasi, pengalaman tokoh nasional dan internasional.

Menginisiasi dan mendorong apa yang disebut unit khusus sebagai pelayan stakeholders menjadi salah satu alternatif demi melengkapi apa yang disebut Badan Otonom di pengurus pusat IKA Unhas.

Quick Wins 3, berjalannya  Klinik Bisnis IKA Unhas Wilayah

Keempat, ikut menjadi bagian IKA Unhas dalam proses transfer kapasitas alumni, para pemangku kepentingan, warga negara, dalam kerangka ‘character building’ dengan orientasi kemandirian sosial-politik (tanpa tekanan dan mengarusutamakan pemberdayaan warga)serta ekonomi berdikari.

Redefining konsepsi dan strategi pendekatan bisa menjadi pintu masuknya. Diskusi, lokakarya atau penggalangan potensi alumni lintas daerah.

Quick Wins 4, berjalannya bagi inspirasi melalui Coffee Morning berkala, Pertemuan Bulanan, Konferensi tematik, knowledge sharing, national and international exchange and visitation.  

Kelima, membangun komunikasi dengan unit kerja Pemerintah, pihak swasta. LSM, perguruan tinggi.

Tujuannya untuk sama-sama menyusun dan mengeksekusi kebijakan dan program sesuai road map ‘Bersekutu Inovasi ala IKA Unhas Wilayah Sulsel’ bersama leaders, anggota atau alumni dan masyarakat luas.

Quick Wins 5, peta jalan ‘Bersekutu Inovasi’ pada 6 cluster menjadi pegangan stakeholders

Keenam, menjadi motor yang komunikatif dalam diskusi dan diskursus pengembangan EKRAF, ekonomi, pariwisata, koperasi dan UMKM di jalur Selat Makassar, Pinrang, Parepare, Barru, Pinrang, Maros, Makassar, Takalar, Jeneponto maupun skala luas Sulsel, nasional dan global.

Quick Wins 6: Berjalannya Forum EKRAF Sulawesi Selatan, nasional dan internasional

Ketujuh, menjadi unsur dalam desain, persiapan, perencanaan dan penyediaan data dan informasi terbarukan di bentang Selat Makassar yang jadi rujukan pembangunan daerah Sulawesi Selatan, Indonesia dan dunia.

Quick Wins 7: South Sulawesi Initiatives Maps: Natural Resources and Socio-Economic.

Kedelapan, ikut kontributif dalam memfasilitasi isu-isu global seperti perubahan iklim, keamanan pangan, konservasi lingkungan terutama laut dan pengentasan kerentanan sosial, ekonomi, ekologi di berbagi wilayah NKRI.

Quick Wins 8: Knowledge Sharing on SDGs: Bulletin, digital newsletter, video production, KIE.

Kesembilan, bersama IKA Unhas Wilayah ikut menggaungkan ‘The South Sulawesi Initiative’ dengan mengoperasikan platform media yang tanggap perubahan, dinamika lingkungan dan menjangkau dunia luas melalui podcast konten bermutu multibahasa minimal Indonesia-Inggris.

“Dunia yang serba terhubung adalah peluang untuk ikut berbagi inspirasi, ikut mengulik tema-tema pembangunan, isu politik internasional, berbagi pandangan dan agenda solusi,” kata Iqbal Arifin, salah satu penngurus IKA Wilayah Unhas Sulsel.

Menurutnya, platform media sosial yang ada memungkinkan untuk menjawab tantangan itu. Produksi berita, konten, ide, refleksi, bisa dimulai dengan menyiapkan studio obrolan dengan spektrum jangkauan internasional.

Quick Wins 9: IKA Unhas Wilayah Production Studio


____
Penulis: K. Azis

Related posts