Guest Lecture Dies Natalis ke-44 FKM Unhas Angkat Peran Strategis Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Ekosistem JKN

  • Whatsapp
Kegiatan akademik ini dihadiri oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan para mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan Asyraf Mursalina, S.T., M.B.A., selaku Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan sebagai narasumber utama.

PELAKITA.ID -:Makassar, 4 November 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture (Kuliah Pakar) bertajuk “Peran Strategis Public Health Professionals dalam Ekosistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)” pada Rabu (4/11).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Dr. H. Sirajuddin Beku, Lantai 2 Gedung C FKM Unhas ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-44 FKM Unhas.

Kegiatan akademik ini dihadiri oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan para mahasiswa. Kegiatan ini menghadirkan Asyraf Mursalina, S.T., M.B.A., selaku Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan sebagai narasumber utama.

Sementara itu, diskusi dipandu secara langsung oleh Dr. Herlina A. Hamzah, S.K.M., M.P.H., dosen Departemen Manajemen Rumah Sakit FKM Unhas selaku moderator.

Apresiasi Dekan dan Harapan Penguatan Kemitraan

Dalam sambutannya, Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan narasumber untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis kepada civitas akademika.

Ia menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa terhadap mekanisme kerja penyelenggaraan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Terima kasih sudah hadir. Kami melihat beliau memiliki banyak pengalaman yang bisa disampaikan ke kita, tentu juga kepada mahasiswa. Hal yang paling penting adalah memahami apa dan bagaimana BPJS Kesehatan itu bekerja,” ungkap Ansariadi.

Lebih lanjut, Dekan memberikan gambaran mengenai perkembangan akses pelayanan kesehatan di Indonesia yang dinilainya telah mengalami banyak perubahan positif dari waktu ke waktu.

Perubahan tersebut menjadi hal penting yang perlu dipahami oleh calon tenaga kesehatan masyarakat.

Di akhir sambutan, ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan berkelanjutan antara FKM Unhas dan BPJS Kesehatan, termasuk membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang di lingkungan kerja BPJS Kesehatan.

“Mudah-mudahan ini bukan yang pertama tapi kedepannya juga, apalagi jika ada mahasiswa kami jika mau magang di BPJS mohon berkenan untuk diterima,” tambahnya.

Gambaran Umum Materi Ekosistem JKN

Memasuki sesi utama, Asyraf Mursalina memberikan paparan komprehensif mengenai peran strategis tenaga profesional kesehatan masyarakat dalam mengawal keberlanjutan ekosistem JKN.

Pembahasan diarahkan pada pemahaman makro mengenai penyelenggaraan jaminan kesehatan, pengelolaan mutu rujukan, serta arah reformasi sistem kesehatan nasional yang tengah berjalan di lapangan.

Materi yang disampaikan memberikan gambaran bahwa ekosistem JKN memiliki keterkaitan erat dengan manajemen fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemahaman mengenai hubungan antara sistem pembiayaan dan kebijakan jaminan kesehatan menjadi bekal penting dalam mempersiapkan tenaga profesional yang mampu memahami pengelolaan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Melalui pemaparan ini, mahasiswa diajak untuk melihat peluang kontribusi nyata dalam penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis data di masa depan.

Kontribusi FKM Unhas dalam Mendukung SDGs

Pelaksanaan Guest Lecture ini menjadi bukti komitmen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin dalam memperluas wawasan akademik dan kompetensi mahasiswa yang adaptif.

Momentum ini juga merupakan kontribusi nyata FKM Unhas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-being), Tujuan 4 (Quality Education), dan Tujuan 17 (Partnerships for the Goals).

Melalui sinergi antara dunia akademisi dan lembaga jaminan sosial, diharapkan lahir sumber daya manusia kesehatan masyarakat yang kompeten dan mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan kesehatan di tingkat lokal, nasional, maupun global.