Wahyuddin Kessa | Mengenang Kepergian Kak Sufri Laude

  • Whatsapp
Sufri Laude (dok: Istimewa)

PELAKITA.ID – Innaalillahi wa innaa ilaihi raaji‘un. Gerakan NGO di Sulawesi Selatan kembali kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Kerahmatulla Kak Sufri Laude berpulang pada Selasa dini hari, 23 Desember 2025, meninggalkan jejak panjang dalam sejarah gerakan masyarakat sipil di daerah ini.

Dalam menelusuri perjalanan dan perkembangan NGO di Sulawesi Selatan, setidaknya terdapat empat tokoh yang layak dikenang sebagai penggerak awal gerakan NGO pada awal 1990-an.

Mereka adalah Sufri Laude (pendiri LP3M), Zohra Andi Baso (Yayasan Lembaga Konsumen Sulawesi Selatan), Bakhtiar Mashud (pendiri LEKMAS), dan Arifuddin Ismail (pendiri LKPM).

Nama terakhir mungkin tidak terlalu populer di ruang publik karena lebih banyak berkarya sebagai peneliti di LIPI, namun kontribusinya tak kalah penting.

Keempat tokoh ini dapat dipandang sebagai semacam “mazhab” dalam pengembangan jejaring NGO di Sulawesi Selatan. Melalui LP3M, Sufri Laude melahirkan dan menempa banyak aktivis serta lembaga yang kemudian mewarnai dinamika gerakan NGO dan pembangunan di Sulsel.

Dari tangan dinginnya lahir sejumlah tokoh NGO berpengaruh, antara lain Pahir Halim, Sujahri Van Gobel, Iman Mujahidin Fahmid, dan Nina Basira.

Sufri Laude mengembangkan LP3M dengan karakter yang kuat sebagai NGO yang inovatif, terutama dalam isu lingkungan hidup dan pengembangan masyarakat.

Karakter itulah yang menjadikan LP3M sebagai rujukan dan ruang konsultasi bagi banyak pihak dalam berbagai agenda pembangunan di Sulawesi Selatan.

Kak Sufri dikenal sebagai pribadi yang tulus membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada siapa pun yang ingin belajar tentang gerakan NGO.

Gagasan-gagasannya yang segar dan pemikirannya yang inovatif selalu menarik untuk didiskusikan. Sikapnya yang egaliter membuat siapa pun merasa nyaman berdialog dan bertukar pikiran dengannya.

Kini Kak Sufri telah berpulang, menyusul tiga sahabat seperjuangannya—Zohra Andi Baso, Bakhtiar Mashud, dan Arifuddin Ismail—yang lebih dahulu dipanggil oleh Allah SWT.

Beliau-beliau telah meletakkan fondasi penting bagi perjuangan dan pergerakan NGO di Sulawesi Selatan. Semoga segala amal dan pengabdian mereka mendapatkan balasan pahala yang berlipat dari Allah SWT.

Aamiin.

Editor Denun

___

Baca tulisan Prof Amran Razak tentang Sufri Laude di sini.
Baca tulisan Jumardi Lanta tentang Sufri Laude di sini.
Baca tulisan Kamaruddin Azis tentang Sufri Laut di sini. 
Baca tulisan Muliadi Saleh tentang Sufri Laude di sini.