PELAKITA.ID— Di tengah padatnya agenda kepemimpinan nasional, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyempatkan waktu untuk menerima kunjungan seorang sahabat lama, Carmen Burbano de Lara.
Carmen, kini menjabat sebagai Director of School Meals and Social Protection serta Director of School Meals Coalition Secretariat di World Food Programme (WFP), lembaga pangan dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan penegasan atas ikatan persahabatan yang dibangun sejak lebih dari satu dekade lalu saat keduanya menempuh pendidikan di Harvard Kennedy School, Amerika Serikat.
Sekitar 15 tahun lalu, AHY dan Carmen duduk bersama di kelas yang sama, menyerap nilai-nilai kepemimpinan, kebijakan publik, dan pelayanan sosial yang kini menjadi bekal dalam kiprah profesional masing-masing.
“Saya senang sekali bisa kembali bertemu Carmen, kali ini di Jakarta. Rasanya luar biasa melihat bagaimana kami, yang dulu belajar bersama, kini sama-sama berkiprah di jalur pengabdian,” ujar AHY dalam keterangannya.
Carmen, dalam kapasitasnya saat ini, turut terlibat dalam berbagai inisiatif global untuk memastikan akses makanan bergizi bagi anak-anak sekolah di berbagai negara. Pertemuannya dengan AHY menjadi istimewa karena Indonesia kini juga sedang menggalakkan program “Makan Bergizi Gratis”, sebuah inisiatif prioritas pemerintah yang sejalan dengan agenda School Meals Coalition yang diusung WFP.
AHY menilai pertemuan ini sebagai momen penuh makna, bukan hanya karena aspek personalnya, tetapi juga karena adanya irisan tujuan antara Indonesia dan kerja-kerja global WFP yang dipimpin Carmen.
Ia berharap kolaborasi ke depan bisa diperkuat, terutama dalam konteks keberlanjutan program makan bergizi dan perlindungan sosial untuk anak-anak di Indonesia.
“Semoga persahabatan ini terus terjaga, dan sukses selalu untuk Carmen, khususnya dalam kiprahnya mendukung upaya-upaya kemanusiaan di Indonesia,” pungkas AHY.
Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa jaringan pertemanan yang terjalin melalui pendidikan tidak hanya mempererat hubungan pribadi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang luas untuk pembangunan dan kesejahteraan global.
Sumber: Arsip AHY









