Lagi, alumni Kelautan Unhas jadi direktur pada Deputi TPSA BPPT

  • Whatsapp
Dr Muhammad Ilyas, S.T, M.Sc (dok: pribadi)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Setelah Dr Eng Lukijanto, S.T yang mendapat promosi di Kemenko Maritim dan Investasi sebagai Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur, alumni Kelautan Unhas lainnya, Dr Muhammad Ilyas, S.T.,M.Sc yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT mendapat posisi baru sebagai pejabat setingkat eselon II.

Dr Ilyas, kini menduduki posisi sebagai Direktur Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana, Deputi Bidang TPSA.

Read More

Informasi tersebut disampaikan oleh teman angkatannya di Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Unhas, Baso Syaifuddin melului whatsapp grup ISLA Unhas.

“Selamat menjalankan amanah saribattang. Semoga Allah senantiasa membimbing dan memberi ridho-Nya, Aamiin,” tulis Baso.

“Alhamdulillah. Selamat kakanda andalan! Semoga sehat, amanah, barokah dan sukses selalu. Membawa manfaat signifikan bagi masyarakat dan negara. Aamiin,” timpal Ketua Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), M. Zulficar Mochtar, yang juga alumni ITK Unhas.

Ilyas adalah alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan pertama yaitu 1988 dan lulusan SMA Negeri 2 Makassar. Pria ini menyelesaikan S2 dan S3-nya di Jepang dalam bidang teknologi kelautan.

Direkur Alumni dan Pengembangan Karir (DAPK) Uniiversitas Hasanuddin Abdullah Sanusi, Ph.D mengaku bangga atas pencapaian salah satu alumni terbaik Unhas, Dr Muhammad Ilyas, S.T, M.Sc.

“Selamat atas posisi barunya kakanda, Dr Muhammad Ilyas. Semoga mampu memberikan darmabakti terbaik bagi negeri,” ucap Abdullah Sanusi yang biasa disapa Doel ini.

Sebagai kepala balai survei kelautan BPPT, Ilyas sempat jadi ‘langganan’ televisi sebagai narasumber saat terjadi kecelatan Lion Air beberapa waktu lalu terkait aplikasi teknologi kelautan untuk mencari blackbox dan penyusuran dasar laut pasca insiden itu.

Dr Muhammd Ilyas, S.T, M.Sc, ujung kanan (dok: istimewa)

Menurut penelusuran Pelakita.ID, TPSA yang menjadi domain tugas Dr Ilyas adalah singkatan dari Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam sebagai penyempurnaan Keppres 117/1998, tentang organisasi BPPT dimana saat itu, keberadaan Sub-Direktorat dihapuskan dan diganti dengan TPSA meski susunan organisasi direktorat tetap.

Direktorat Pengembangan Kekayaan Alam BPPT yang kini menjadi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam bertugas menyelenggarakan pengkajian dan penerapan teknologi dalam pengembangan dan pemanfaatan kekayaan alam.

Selain melaksanakan empat tugas pokok BPPT yaitu prerumusan kebijakan, koordinasi program, pelayanan jasa teknologi, pengkajian dan penerapan teknologi, juga melaksanakan fungsi pengkajian dan penerapan teknologi dalam bidang pengembangan dan pemanfaatan kekayaan alam untuk menunjang program pembangunan.

Melalui Keppres no.47 tahun 1991, organisasi Kedeputian Pengembangan Kekayaan Alam BPPT semakin disempurnakan dengan penambahan 1 (satu) Direktorat dan diperkenalkannya struktur organisasi Sub Direktorat, Keppres no 47 tahun 1991 tetap menegaskan empat Tugas Pokok BPPT.

Fungsi Kedeputian Pengembangan Kekayaan Alam BPPT atau TPSA ini adalah Pembinaan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di bidang Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam, Teknologi Pengembangan Sumberdaya Mineral, Teknologi Pengembangan Sumberdaya Energi dan Teknolgi Pengembangan Sumberdaya Lahan dan Mitigasi Bencana”.

 

 

 

Related posts