PELAKITA, 7 NOVEMBER 2026 – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-44 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, seluruh Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), Departemen Manajemen Rumah Sakit, FKM Universitas Hasanuddin, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di UPTD SDN 19 Camba, Lingkungan Tobonggae, Kelurahan Cempaniga, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 7 November 2026.
Mengusung semangat “Berdaya, Berdampak, Mendunia”, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pembentukan perilaku hidup sehat sejak usia dini.
Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, khususnya kebersihan tangan, serta membiasakan perilaku mencuci tangan dengan benar sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran kuman dan penyakit.
Mengenalkan Pentingnya Kebersihan Diri melalui Edukasi Interaktif
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 09.30 WITA dengan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dibawakan oleh dr. Annisa Nurul Alifiah Nurdin. Kegiatan dimulai dengan perkenalan dan permainan interaktif untuk membangun kedekatan antara pemateri dan peserta sekaligus menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Selanjutnya, anak-anak diajak mengikuti kuis cepat bertema “Siapa Monster Tak Kasat Mata di Tangan Kita?” sebagai pengantar untuk mengenalkan keberadaan kuman yang tidak dapat dilihat secara langsung. Melalui permainan tersebut, peserta diberikan pemahaman awal bahwa tangan dapat menjadi salah satu media perpindahan kuman sehingga kebersihan tangan perlu dijaga untuk membantu mencegah penularan penyakit.
Mengenal Kuman dan Menerapkan Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat
Dalam penyampaian materi, edukasi dikemas secara kreatif melalui beberapa tema menarik yang disesuaikan dengan karakteristik anak-anak sekolah agar lebih mudah dipahami dan diingat.
Materi pertama mengangkat tema “Awas! Kuku Panjang adalah Markas Rahasia Kuman” yang menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan kuku serta memotong kuku secara rutin. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa kotoran dan kuman dapat menempel di sela-sela kuku sehingga kebersihan kuku menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan diri.
Selanjutnya, materi “Persiapkan Senjata dan Kenali Waktu Serangan” memberikan edukasi mengenai pentingnya mempersiapkan perlengkapan mencuci tangan serta mengenali waktu-waktu penting untuk mencuci tangan. Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir merupakan kebiasaan sederhana yang perlu dilakukan untuk membantu mencegah penyebaran kuman.
Edukasi kemudian dilanjutkan dengan materi “Keluarkan Jurus 6 Langkah Ajaib” yang mengajarkan enam langkah mencuci tangan dengan benar.
Untuk memperkuat pemahaman dan meningkatkan antusiasme peserta, kegiatan juga diselingi dengan bernyanyi bersama melalui lagu “Tangan Bersih, Badan Sehat”. Melalui pendekatan edukasi yang kreatif dan interaktif, anak-anak diajak untuk tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengingat serta membiasakan langkah-langkah mencuci tangan dalam kehidupan sehari-hari.
Membangun Antusiasme melalui Permainan Edukatif
Untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking berupa permainan “Tepuk Tangan Diam” dan “Berikan Haaa”. Permainan ini menjadi sarana interaksi antara pemateri dan peserta sekaligus membantu membangun semangat serta meningkatkan keterlibatan anak-anak selama mengikuti kegiatan edukasi.
Penggunaan permainan dalam penyampaian materi menjadi salah satu pendekatan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi anak-anak. Dengan suasana yang menyenangkan, pesan kesehatan diharapkan dapat lebih mudah diterima, dipahami, dan diingat oleh peserta.
Menghadirkan Kontribusi Akademik bagi Pembentukan Perilaku Hidup Sehat
Kegiatan edukasi PHBS ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak-anak melalui pemberian pengetahuan serta pembiasaan perilaku positif sejak usia dini.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Angkatan 13 Tahun 2026 untuk mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama proses pendidikan ke dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pendekatan edukasi yang kreatif, interaktif, dan mudah dipahami, mahasiswa turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak UPTD SDN 19 Camba semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan kuku dan tangan, mengetahui waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, serta mampu menerapkan enam langkah mencuci tangan dengan benar dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat mulai dibangun dan diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-44 FKM Universitas Hasanuddin, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik dalam membangun kesadaran kesehatan sejak usia dini. Pengetahuan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi informasi sesaat, tetapi juga menjadi dasar pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan anak-anak.
Berdaya melalui ilmu pengetahuan, berdampak melalui pengabdian, dan mendunia melalui kontribusi nyata.
BERDAYA, BERDAMPAK, MENDUNIA.









