Makna Ultah ke-16 Kabar Makassar dan Pesan untuk Jurnalisme Masa Depan

  • Whatsapp
Helena Rea (BBC Media Action) dan Upi Asmaradhana dari KGI Network (dok: Kabar Makassar)

Helena menekankan, Kabar Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor pengembangan inisiatif berbasis teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), di kawasan timur Indonesia.

PELAKITA.ID – CEO Kabar Group Indonesia Network (KGI), Upi Asmaradhana, menyampaikan sambutan penuh makna pada perayaan ulang tahun ke-16 Kabar Makassar yang digelar di Menara Pinisi, Jumat (29/8/2025).

Di awal sambutannya, Upi mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat dan mitra yang hadir di malam istimewa tersebut.

“Kehadiran teman-teman dari Kabar Jakarta, Kabar Bursa, dan tentu saja keluarga besar Kabar Makassar menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi kita tetap terjaga hingga hari ini,” ungkapnya.

Secara khusus, Upi juga menyampaikan penghargaan kepada Helena Rea dari BBC Media Action, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi mitra penting dalam mengedukasi sekaligus memajukan jurnalisme di Indonesia, terutama dalam mendorong keterwakilan wilayah di media.

Ia menegaskan, ketika perhatian pembangunan dan pemberitaan beralih ke kawasan timur Indonesia, peran media lokal menjadi sangat vital.

“Tugas kita bukan hanya menghadirkan informasi, tetapi juga menjaga agar representasi daerah tidak hilang dalam arus besar narasi nasional,” jelasnya.

Upi menambahkan, Kabar Award yang diserahkan kepada sejumlah tokoh pada perayaan kali ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga catatan sejarah dan cambuk agar semua pihak terus bekerja memberi manfaat bagi Sulawesi Selatan dan Indonesia.

Pesan dari BBC Media Action

Dalam kesempatan yang sama, Helena Rea dari BBC Media Action menyoroti tantangan besar yang dihadapi media saat ini, mulai dari disrupsi digital hingga banjir konten akibat algoritma.

“Namun kita melihat masyarakat di kawasan timur Indonesia justru memiliki resiliensi tersendiri. Resiliensi itu lahir bukan karena apatisme, melainkan karena kepercayaan kuat terhadap ikatan lokal—pemimpin adat, tokoh agama, dan figur masyarakat yang dihormati,” ujarnya.

Helena menekankan, Kabar Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor pengembangan inisiatif berbasis teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), di kawasan timur Indonesia.

“Dengan jaringan yang luas, kekuatan lokal, dan daya tahan terhadap perubahan, Kabar Makassar bisa menjadi contoh bagaimana media daerah mengambil peran penting dalam ekosistem digital yang sehat,” tambahnya.

Sebagai putri asal timur Indonesia, Helena percaya Makassar dapat berperan lebih luas. “Makassar bukan hanya untuk Makassar. Makassar bisa menjadi hub yang menjangkau NTT, Maluku, Papua, dan wilayah lain, bahkan menembus percakapan internasional,” tegasnya.

Helena juga menegaskan bahwa kolaborasi BBC Media Action dengan Kabar Makassar selama beberapa tahun terakhir merupakan pengalaman yang sangat berharga.

“Bersama, kita telah memperkuat kapasitas jurnalisme lokal, mengangkat suara dari komunitas yang sering terabaikan, serta memastikan wilayah timur Indonesia mendapat tempat yang layak di media nasional,” paparnya.

Ia menilai, Kabar Makassar telah membuktikan bahwa media lokal mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi, meningkatkan literasi publik, dan melawan disinformasi.

“Dengan jangkauan dan komitmen yang dimiliki, Kabar Makassar bukan hanya memberi informasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk memahami dan memperjuangkan hak-haknya,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Helena menyampaikan apresiasi tulus: “Selamat ulang tahun ke-16, Kabar Makassar. Terima kasih telah menjadi mitra yang inspiratif.  BBC Media Action merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan ini, dan kami berharap kolaborasi ini akan semakin kuat di tahun-tahun mendatang.” pungkasnya.

Redaksi