PELAKITA.ID– Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional dengan meraih gelar Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi yang berlangsung di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, pada 2–7 November 2026 ini menjadi momentum penting bagi Unhas dalam memperkuat tradisi keunggulan akademik dan inovasi mahasiswa.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengukuhkan sejarah baru bagi Unhas melalui pencapaian hattrick juara umum selama tiga tahun berturut-turut.
Setelah menjuarai PIMNAS ke-37 pada 2024 dan PIMNAS ke-38 pada 2025, Unhas kembali mempertahankan supremasinya pada PIMNAS ke-39 tahun ini. Prestasi beruntun tersebut menjadi bukti konsistensi Unhas dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong kreativitas, inovasi, dan daya saing mahasiswa.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaian yang menurutnya merupakan sesuatu yang sulit dibayangkan pada masa lalu.
Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan transformasi Unhas menuju perguruan tinggi unggul dengan kapasitas akademik yang semakin kompetitif di tingkat nasional.
“Ini bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi. Ini adalah bukti bahwa Unhas memiliki ekosistem akademik yang mampu melahirkan mahasiswa kreatif, inovatif, dan kompetitif. Kita ingin memastikan bahwa prestasi ini tidak berhenti sebagai kebanggaan institusi, tetapi menjadi bagian dari budaya keunggulan yang terus tumbuh di lingkungan Unhas,” ungkap Prof. JJ.
Menurut Rektor, capaian mahasiswa merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma pendidikan tinggi.

Karena itu, Unhas berkomitmen memperluas dukungan terhadap kegiatan riset, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat yang digagas mahasiswa, sehingga karya yang dihasilkan tidak hanya berorientasi pada kemenangan kompetisi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat konkret bagi masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., menyebut keberhasilan meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya sebagai buah dari pembinaan mahasiswa yang sistematis, terarah, dan melibatkan berbagai unsur di lingkungan universitas.
“Capaian ini tidak dapat dilepaskan dari komitmen seluruh elemen di Unhas dalam membangun budaya inovasi, memperkuat pendampingan dosen, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan menghasilkan inovasi lintas disiplin ilmu,” kata Prof. Ruslin.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama tiga tahun beruntun menjadi dorongan bagi Unhas untuk terus memperkuat kualitas pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Pengembangan tersebut juga diarahkan pada pengintegrasian aktivitas akademik dengan peningkatan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar dan berkarya di luar ruang kelas.
Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. Ir. Suhasman, menjelaskan bahwa keberhasilan mempertahankan posisi sebagai juara umum PIMNAS merupakan hasil kerja kolektif yang telah dimulai jauh sebelum kompetisi berlangsung.
Pembinaan dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari sosialisasi, seleksi internal, pendampingan penyusunan proposal, penguatan substansi karya, hingga persiapan presentasi dan kompetisi.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Ada proses panjang yang melibatkan mahasiswa, dosen pendamping, pengelola kemahasiswaan di fakultas, dan tim universitas. Kami membangun proses pembinaan sejak awal agar mahasiswa tidak hanya siap menghadapi kompetisi, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki kebaruan, relevansi, dan potensi kebermanfaatan,” ungkap Prof. Suhasman.
Ia berharap pencapaian ini semakin mendorong mahasiswa Unhas untuk aktif mengembangkan potensi melalui riset, inovasi, kewirausahaan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Tradisi prestasi yang telah dibangun diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa generasi berikutnya untuk terus melahirkan karya berkualitas dan berdampak.
Pada pelaksanaan PIMNAS ke-39, Unhas mengikutsertakan 34 tim dengan total 166 mahasiswa yang berkompetisi dalam delapan skema Program Kreativitas Mahasiswa. Jumlah tersebut menempatkan Unhas sebagai perguruan tinggi dengan delegasi tim terbanyak kedua yang berhasil lolos ke ajang PIMNAS 2026.
PIMNAS merupakan kompetisi puncak Program Kreativitas Mahasiswa yang mempertemukan karya-karya unggulan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PIMNAS ke-39 mengangkat tema “Mewujudkan Indonesia Maju, Berkelanjutan, dan Bermartabat melalui Inovasi Mahasiswa yang Adaptif dan Berdampak”.
Prestasi yang diraih Unhas semakin mempertegas komitmen universitas dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang unggul tidak hanya pada aspek pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, kompetitif, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Tiga kali berturut-turut meraih gelar juara umum menjadi lebih dari sekadar pencapaian kompetitif. Unhas telah menunjukkan bahwa budaya inovasi, pembinaan berkelanjutan, dan semangat keunggulan mahasiswa merupakan bagian integral dari identitas Universitas Hasanuddin.
Raihan Medali Tim PKM Unhas pada PIMNAS ke-39
Keberhasilan Unhas sebagai juara umum didukung oleh capaian medali yang diperoleh para tim mahasiswa dalam dua kategori kompetisi, yakni poster dan presentasi.
Kategori Poster
- Medali setara emas: 8
- Medali setara perak: 4
- Medali setara perunggu: 4
Kategori Presentasi
- Medali setara emas: 7
- Medali setara perak: 1
- Medali setara perunggu: 4
Total Medali Unhas
- Setara emas: 15
- Setara perak: 5
- Setara perunggu: 8
Top 10 Perguruan Tinggi pada PIMNAS ke-39 Tahun 2026
- Universitas Hasanuddin
- Institut Pertanian Bogor
- Institut Teknologi Sepuluh November
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Airlangga
- Universitas Negeri Malang
- Universitas Indonesia
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Diponegoro
- Universitas Pendidikan Ganesha









