FKM Unhas Perkuat Jejaring Internasional melalui Kunjungan Akademik ke China Medical University, Taiwan

  • Whatsapp
Delegasi FKM Unhas dipimpin langsung oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., bersama enam perwakilan dosen dan pimpinan akademik, yaitu Dr. Hasnawati Amqam, Dr. Nurzakiah, Ulfah Najamuddin, Ph.D., Dr. Balqis, Muflihah Darwis, M.Kes., dan Suci, M.Kes.

PELAKITA.ID – TAICHUNG, TAIWAN — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) melaksanakan kunjungan akademik ke China Medical University (CMU), Taiwan, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional, mengembangkan kolaborasi pendidikan dan penelitian, serta memperluas peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman akademik antara kedua institusi.

Delegasi FKM Unhas dipimpin langsung oleh Dekan FKM Unhas, Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., bersama enam perwakilan dosen dan pimpinan akademik, yaitu Dr. Hasnawati Amqam, Dr. Nurzakiah, Ulfah Najamuddin, Ph.D., Dr. Balqis, Muflihah Darwis, M.Kes., dan Suci, M.Kes.

Kunjungan ini juga melibatkan tiga mahasiswa program sarjana, yakni Rr. Hafizhah Qanita Najiyyah, Najwa Khalilah Nursafitrah, dan Muhammad Fakhri Ikhsan.

Kegiatan berlangsung di Excellence Building, China Medical University, Taichung, dan diawali dengan penyambutan resmi oleh Prof. Chingju Lin, Associate Dean of Global Affairs, dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FKM Unhas.

Salah satu agenda utama kunjungan adalah pertemuan akademik dan diskusi peluang kerja sama bersama Prof. Ho Wen-Chao, pimpinan bidang kesehatan masyarakat di CMU.

Pertemuan ini menjadi wadah pertukaran gagasan untuk memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan kegiatan akademik internasional.

 

Kunjungan tersebut juga diisi dengan sesi berbagi penelitian bertajuk “Predicting PM2.5 and Allergic Diseases Using AI with Sensor, Satellite, and GIS Data” yang disampaikan oleh Prof. Hwang Bing-Fang dari Department of Occupational Safety and Health, China Medical University.

Materi tersebut membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), teknologi sensor, data satelit, dan sistem informasi geografis (Geographic Information Systems/GIS) untuk memprediksi konsentrasi partikulat halus PM2.5 serta kaitannya dengan penyakit alergi. Diskusi ini memberikan wawasan mengenai perkembangan metodologi penelitian kesehatan lingkungan berbasis teknologi dan analisis data spasial.

Selain pertemuan akademik dan diskusi penelitian, delegasi FKM Unhas mengikuti pengenalan institusi dan campus tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik serta fasilitas pendidikan dan penelitian di China Medical University.

Penguatan Hubungan Akademik dan Jejaring Mahasiswa

Kunjungan ini tidak hanya melibatkan pimpinan dan dosen, tetapi juga menjadi momentum penguatan hubungan antarmahasiswa dari kedua institusi.

Delapan mahasiswa yang tercantum sebagai mahasiswa China Medical University turut berpartisipasi, yaitu Suhartina Hamzah, Sitti Raoda Juanita Ramadhan, Vinsensia Launardo, Yayah Inayah Syamsuddin, Nasyrah Hidayati, Noor Hikmah, Basir, dan Winda Amalia.

Interaksi mahasiswa diperkuat melalui kegiatan Senior-Junior Reunion Dinner sebagai wadah silaturahmi, pertukaran pengalaman akademik, dan pengembangan jejaring mahasiswa lintas negara.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan akademik yang berkelanjutan sekaligus memperluas wawasan mahasiswa terhadap lingkungan pendidikan internasional.

Rangkaian kunjungan juga mencakup jamuan penyambutan antara perwakilan Universitas Hasanuddin dan China Medical University di Evergreen Laurel Hotel, Taichung, sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan dan komunikasi antarperguruan tinggi.

Mendukung Asta Cita dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Kunjungan akademik ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita ke-4, yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan.

Melalui pengembangan jejaring akademik internasional, FKM Unhas terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, penguatan kualitas pendidikan tinggi, serta pengembangan penelitian inovatif yang relevan dengan tantangan kesehatan masyarakat.

Dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkontribusi pada upaya mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pengembangan pengetahuan dan penelitian terkait pencemaran udara dan dampaknya terhadap kesehatan; SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengalaman akademik internasional; serta SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi penelitian berbasis kecerdasan buatan, teknologi sensor, data satelit, dan analisis spasial.

Selain itu, kunjungan ini memperkuat implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kemitraan akademik lintas negara, pertukaran pengetahuan, serta perluasan peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian antara Universitas Hasanuddin dan China Medical University.

Melalui kegiatan ini, FKM Unhas menegaskan komitmennya dalam memperluas kerja sama internasional, meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta mendorong inovasi di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.

Kolaborasi dengan China Medical University diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan program akademik dan penelitian bersama yang berkelanjutan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi FKM Unhas dalam mendukung Asta Cita dan pencapaian SDGs, serta memperkuat peran perguruan tinggi Indonesia dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat pada tingkat nasional dan global.