PELAKITA.ID – JAKARTA (3/3) – Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinilai berperan penting dalam upaya menata kawasan pesisir agar menjadi lebih mandiri dan produktif.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, saat meninjau langsung lokasi KNMP di Poncosari, Bantul, pada akhir pekan lalu.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur yang diperuntukkan bagi nelayan di kawasan pesisir selatan Yogyakarta berjalan secara efektif.
Dalam kesempatan itu, Titiek menegaskan bahwa yang dibangun melalui program tersebut tidak hanya sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga sistem kerja yang lebih baik bagi para nelayan.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu membuat usaha nelayan lebih tertata, kuat, serta memiliki kepastian usaha di masa depan.
Poncosari menjadi satu-satunya lokasi pembangunan KNMP di wilayah DIY dari target nasional pembangunan 100 kampung nelayan pada 2025.
Intervensi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kawasan pesisir selatan juga diarahkan pada modernisasi pola kerja nelayan guna menghadapi tantangan karakteristik ombak besar di Laut Selatan.
Penguatan sarana dan prasarana perikanan yang disesuaikan dengan kondisi perairan selatan menjadi faktor penting untuk menjaga produktivitas nelayan, terutama saat menghadapi kondisi gelombang tinggi.
Titiek juga mengingatkan para nelayan agar dapat mengelola serta memelihara fasilitas yang telah dibangun secara mandiri. Ia menekankan bahwa dukungan negara melalui program ini harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.
“Fasilitas sudah tersedia, kini menjadi tanggung jawab bersama untuk merawatnya agar benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan kecil. Saya akan terus mengawal program ini dari pusat,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu upaya strategis untuk menghapus kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir.
Penataan kawasan pesisir, menurutnya, harus mampu mengintegrasikan hunian yang layak dengan fasilitas produksi perikanan yang modern sebagai bagian dari pengembangan ekonomi biru.









