PELAKITA.ID – MAKASSAR, 21 Oktober 2026 — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatatkan kiprah akademiknya di tingkat internasional. Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Sukri Palutturi, SKM., M.Kes., MSc.PH., Ph.D., tercatat sebagai anggota Editorial Board jurnal ilmiah internasional Global Transitions, yang berada pada kuartil pertama (Q1).
Jurnal tersebut diterbitkan oleh KeAi Communications dan tersedia melalui platform ScienceDirect, Elsevier. Keanggotaan Prof. Sukri Palutturi tercantum pada laman resmi penerbit dengan afiliasi Hasanuddin University, Makassar, Indonesia.
Keterlibatan ini menjadi bagian penting dari penguatan peran akademisi Indonesia dalam ekosistem publikasi ilmiah global, sekaligus membuka ruang kontribusi dalam pengembangan kualitas penelitian dan pertukaran pengetahuan lintas negara.
Global Transitions merupakan jurnal ilmiah multidisiplin berbasis akses terbuka (open access) yang berfokus pada berbagai bentuk transformasi global yang memengaruhi masa depan manusia, kesehatan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Ruang lingkup jurnal ini mencakup beragam isu strategis, mulai dari perubahan iklim dan kesehatan, kesehatan masyarakat global, kota sehat dan berkelanjutan, tata kelola kebijakan kesehatan, hingga transformasi energi, pembangunan berkelanjutan, serta dinamika kependudukan dan penuaan.
Dari sisi reputasi akademik, profil jurnal tersebut menampilkan nilai SCImago Journal Rank (SJR) sebesar 0,706, kategori Q1, dan H-index 29 berdasarkan data SJR 2025. Sementara itu, laman penerbit mencantumkan Impact Factor sebesar 4,2 dan CiteScore 5,1.
Sebagai anggota dewan editorial, Prof. Sukri berpeluang berkontribusi dalam mendukung kualitas publikasi ilmiah, menjaga standar akademik, serta memperkuat pertukaran gagasan dan hasil penelitian di tingkat internasional.
Keterlibatan tersebut juga relevan dengan kepakaran Prof. Sukri dalam bidang Healthy Cities, Urban Health Governance, Public Health Policy, Healthy Ageing, dan transformasi sistem kesehatan.
Bidang-bidang ini memiliki keterkaitan erat dengan fokus Global Transitions, terutama dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, keberlanjutan perkotaan, dan perubahan global.
Bagi Unhas, kehadiran akademisinya dalam jajaran editorial jurnal internasional bereputasi merupakan peluang untuk memperluas jejaring kolaborasi akademik, memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, serta meningkatkan visibilitas kontribusi ilmuwan Indonesia dalam percakapan akademik global.
Lebih dari sekadar pengakuan terhadap kiprah individu, keterlibatan akademisi Indonesia dalam dewan editorial internasional juga penting untuk memperluas representasi perspektif negara berkembang dalam pembahasan berbagai persoalan global. Pengalaman dan konteks Indonesia dapat memperkaya diskusi ilmiah mengenai kesehatan, tata kelola, pembangunan, dan keberlanjutan.
Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Universitas Hasanuddin, khususnya dosen, peneliti, dan mahasiswa, untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang diakui secara global dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.









