Dalam wawancara terpisah dengan program Fox and Friends, Trump menyatakan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa keluar dari Caracas menggunakan helikopter menuju USS Iwo Jima. Ia menggambarkan proses pemindahan tersebut secara santai.
PELAKITA.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah foto kontroversial di media sosial Truth Social pada Sabtu, 3 Desember 2026.
Foto tersebut diklaim memperlihatkan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam kondisi ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat, hanya beberapa jam setelah disebut diamankan di Caracas.
Dalam gambar yang diunggah, tampak seorang pria mengenakan kaus abu-abu dan celana olahraga. Matanya ditutup, kedua tangannya diborgol, dan di tangan kanannya terlihat sebuah botol air. Trump menyertakan keterangan singkat, “Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” sebagaimana dikutip oleh The New York Times pada Minggu, 4 Januari 2026.
Unggahan itu muncul hanya beberapa menit sebelum Trump menyampaikan pidato kenegaraan dari Mar-a-Lago, Florida. Dalam pidatonya, ia mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan “mengendalikan” Venezuela, sebuah pernyataan yang segera memicu reaksi luas di tingkat internasional.
USS Iwo Jima sendiri merupakan kapal serbu amfibi Angkatan Laut Amerika Serikat yang dalam beberapa pekan terakhir beroperasi di kawasan Karibia. Kapal tersebut sebelumnya juga digunakan untuk mengevakuasi korban dari serangan terhadap kapal Amerika pada Oktober lalu.
Dalam wawancara terpisah dengan program Fox and Friends, Trump menyatakan bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa keluar dari Caracas menggunakan helikopter menuju USS Iwo Jima. Ia menggambarkan proses pemindahan tersebut secara santai.
“Penerbangan yang menyenangkan,” ujar Trump. Namun ia segera menambahkan tudingan serius, dengan mengatakan bahwa pasangan tersebut bertanggung jawab atas kematian banyak orang.
Menurut Trump, Maduro dan Cilia Flores kemudian dijadwalkan dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan di pengadilan Amerika Serikat. Dakwaan tersebut mencakup tuduhan terorisme narkoba serta konspirasi untuk menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat.
Trump juga mengklaim bahwa ia dan timnya menyaksikan langsung proses penangkapan tersebut melalui tayangan video secara real time. Setelah itu, ia mengunggah sejumlah foto lain yang memperlihatkan dirinya bersama sejumlah pejabat tinggi kabinet, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang disebut sedang memantau operasi tersebut.
Hingga kini, klaim dan unggahan Trump tersebut masih menuai perdebatan luas, baik terkait keaslian foto maupun implikasi politik dan hukum dari pernyataan yang disampaikannya.
