Peduli Bencana IKA Unhas Sulsel: Bantuan Tiba di Posko BPBD Sidrap, 3 Kecamatan Terdampak Limpahan dari Hulu

  • Whatsapp
Suasana banjir di Pitu Riawa (dok: Posko Bencana Pitu Riawa)

DPRD Makassar

  • Bantuan Pemkot dan IKA Unhas Sulsel tiba di Posko BPBD Sidrap.
  • Observasi di Jalur Pitu Riawa: Permukiman, Irigasi dan Sawah Terdampak, Limpahan dari Hulu.

PELAKITA.ID – Lahan pertanian tersapu air limpahan dari hulu, pinggir sungai terkikis, sejumlah saluran irigasi terisi lumpur, pohon-pohon berdiri miring, rumah-rumah doyong.  Pot bunga pecah berserakan.

Pemandangan seperti itu terpampang di sepanjang jalan menuju Tanrutedong Sidrap.

Pekikan klakson, deru kendaraan hingga raungan sirine bersahut-sahutan. Iring-iring tiga mobil boks Inflasi Pemkot Makassar yang berisi bantuan merayap di Jalan Negara yang bopeng. Sejumlah titik sempat tertahan, karena jalan rusak dan ruas yang menyempit.

Mobil Hiace Putih berisi anggota tim IKA Unhas Sulsel, Kamaruddin Azis, Wahyu Kasim dan dr Udin Malik bersama dua tenaga  ners Pemkot mengarah ke titik Pangkajene Sidrap, Siwa Wajo dan Belopa Luwu.

Di belakang, sejumlah mobil yang berisi personil unit kerja Pemerintah Kota Makassar melaju gegas.

Ada Kadis Perhubungan Zainal Ibrahim, Kabag Hukum Izhar hingga Direktur PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar yang menyebut memboyong sembilan mobil tangki milik PDAM Kota Makassar.

Pagi sebelumnya, Wali Kota Makassar yang juga ketua IKA Unhas Sulawesi Selatan Moch Ramadha  Pomanto melepas tim.

DP menyampaikan bahwa Pemkot telah mengutus tim Damkar dan BPBD ke Enrekang atas musibah banjir dan sedang bergerak ke sejumlah titik seperti Luwu bahkan Toraja. “Ada Pak Kalak Hendra dan timnya sudah ke Enrekang dan juga drop banduan di sana,” katanya.

Bantuan tiba di Posko BPBD Sidrap (dok: Pelakita.ID)

Sosodara, Ahad, pukul 13.30 Wita, tim tiba di Posko Badan Penanganan Bencana Daerah BPBD Sidrap.

Bertemu Nirwana, staf Pusdalops/Data yang melaporkan dengan terang update kejadian bencana yang bermula di Hari Jumat, 3 Mei 2024 berikut dampaknya.  Bisa didengarkan di video berikut.

Disebutkan tiga kecamatan terdampak parah Pitu Riase, Pitu Riawa, dan Dua Pitue, desa, berikut dampak banjir.

dr Udin Malik mengisi buku tamu, menjelaskan tujuan kunjungan dan menulis beberapa jenis bantuan. Meliputi air mineral, mie instan, paket ember PKK Pemkot berisi sarung, mukenah dan bahan makanan, pembalut, pampers hingga lilin.

Dari posko BPDB lalu bergerak ke Kantor Kecamatan Pitu Riawa. Di sini, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi baru saja meninggalkan lokasi dengan heli dan sebelumnya telah menyapa warga lalu memberi semangat kepada tim tanggap bencana yang ada di pelataran kantor kecamatan.

Bantuan tiba di Posko Pitu Riawa (dok: Istimewa)

Tim mengobservasi kawasan di sepanjang kantor camat hingga ke Desa Bulu Cenrana, melihat sejumlah hamparan sawah baru saja terlindas air bah. Pohon, semak, benih padi, nampak doyong dan pucat.

Saluran irigasi nampak tersumbat lumpur, dahan ranting tersangkut di pipa besi pengatur pintu air.

Tim Pemkot dan IKA Unhas Sulsel bertemu Wakil Ketua DPRD Sulsel, Saharuddin Alrief dan Kapolres Sidrap AKPB Erwin di Desa Bulu Cenrana, Pitu Riawa.

Saharuddin sempat menunjukkan kepada tim melalui layar gawainya tentang suasana banjir di hulu dan benda-benda apa saja yang dihanyutkan termasuk berikat-ikat bawang merah.

“Semua dibawa dari atas. Kami ini terkena dampak banjir bawaan dari hulu,” kata Sahar.

Dua titik yang dimaksudkan di hulu adalah gunung dan bukit-bukit di sekitar Enrekang dan Luwu.

Kapolres Eriwn menyampaikan terima kasih kepada tim IKA Unhas Sulsel, terima kasih kepada PDAM Kota Makassar yang telah menyiapkan satu mobil tangki di depan kantor kecamatan Pitu Riawa.

“Air bersih dibutuhkan, kita masih harus kerja keras membersihkan rumah-rumah warga, mohon dukungannya,” ucap Erwin.


Penulis: Denun

 

 

 

 

 

Related posts