Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Sayuran

  • Whatsapp
Dian Fajri Nur Pratiwi, mahasiswi Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Angkatan 2022, yang tergabung dalam kegiatan KKN-T Gelombang 114 Universitas Hasanuddin, melaksanakan sosialisasi bertema “Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Sayuran” di Desa Tangkoro, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo

Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

PELAKITA.ID – Dian Fajri Nur Pratiwi, mahasiswi Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Angkatan 2022, yang tergabung dalam kegiatan KKN-T Gelombang 114 Universitas Hasanuddin, melaksanakan sosialisasi bertema “Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Sayuran” di Desa Tangkoro, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Kepala Desa Tangkoro sebagai bagian dari edukasi masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk bermanfaat bagi pertanian dan lingkungan.

Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 31 peserta, terdiri dari Kepala Desa, Kepala Dusun, aparat desa, Ketua BPD, dan warga setempat.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah organik secara mandiri, sekaligus memperkenalkan cara mudah dan ekonomis membuat POC yang ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Dian menyampaikan bahwa pengolahan limbah sayuran menjadi pupuk cair merupakan langkah konkret dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi volume sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kita ingin masyarakat tahu bahwa limbah sayur di dapur bukan sekadar sampah, tapi bisa diolah menjadi pupuk cair yang berguna untuk menyuburkan tanaman,” ujar Dian Fajri Nur Pratiwi.

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi meliputi:

  • Pengenalan jenis limbah sayuran yang dapat dijadikan bahan POC

  • Langkah-langkah teknis pembuatan POC secara sederhana

  • Cara penggunaan dan penyimpanan POC

  • Manfaat POC bagi tanaman dan kualitas tanah

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Tangkoro, Ibu Nina Miyagi Bezam, S.Sos., yang menyatakan:

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Warga kami yang mayoritas petani mendapatkan pengetahuan baru mengenai pupuk organik cair (POC), yang tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga bisa menghemat biaya dan mudah dibuat.”

Peserta juga diajak melakukan praktik langsung pembuatan POC menggunakan limbah sayuran yang telah dikumpulkan sebelumnya. Antusiasme terlihat dari partisipasi aktif peserta yang banyak mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN-T Gelombang 114 di Desa Tangkoro, yang bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga serta pelestarian lingkungan hidup.

Dian Fajri Nur Pratiwi berharap, sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Penulis: Dian Fajri Nur Pratiwi