Menengok Agenda Masa Lalu, Membaca Geliat Asa IKA Unhas Terbarukan di Daerah

  • Whatsapp
Ilustrasi pelantikan IKA Unhas (dok: Pelakita,ID)

PELAKITA.ID – Momentum revitalisasi organisasi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin Wilayah Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bukan sekadar restrukturisasi administratif, melainkan sebuah strategic pivot menuju kontribusi nyata bagi daerah.

Di bawah panji kepemimpinan Danny Pomanto, IKA Unhas Sulsel kini bergerak sebagai kekuatan kolektif yang terorganisir untuk menjawab kompleksitas persoalan di Sulawesi Selatan melalui visi besar “The South Sulawesi Initiative”.

Filosofi pengabdian ini berpijak pada kesadaran bahwa alumni adalah “buah dari pohon almamater” yang kualitasnya diukur dari kebermanfaatannya bagi akar, yakni masyarakat.

Sebagaimana ditegaskan oleh Danny Pomanto, “Alumni ibarat buah dari sebuah pohon; pohonnya adalah almamater, alumninya adalah buah, dan akarnya adalah masyarakat.”

Dengan semangat kemanusiaan dan profesionalisme, IKA Unhas bertransformasi menjadi wadah yang tidak hanya memupuk nostalgia, tetapi aktif menyentuh persoalan fundamental di akar rumput.

Rekapitulasi Pelantikan: Peta Kepemimpinan IKA Unhas di Sulawesi Selatan

Konsolidasi organisasi dilakukan secara masif melalui gelombang pelantikan pengurus daerah.

Proses revitalisasi ini merupakan komitmen multi-tahun yang berkelanjutan (2023–2024) untuk memastikan setiap wilayah memiliki lokomotif pembangunan yang kuat.

Daerah, Ketua Terpilih dan Waktu Pelantikan

Pangkep, Adnan Muis 11 Februari 2023
Tana Toraja, Zadrak Tombeg 15 Maret 2023
Sidrap, Nasruddin Waris 18 Maret 2023
Bantaeng, Sri Dewi Yanti 4 Mei 2023
Bone, Andi Promal Pawi 7 Mei 2023
Gowa, Irwansyah Sukarana 27 Mei 2023
Maros, H.A.S Chaidir Syam 3 Juni 2023
Kepulauan Selayar, Muhammad Arsyad 23 Juni 2023
Jeneponto, Abdul Rahmad 15 Juli 2023
Wajo, Armayani 6 Mei 2023
Pinrang, Sudirman Sultan 18 Maret 2023
Barru, Hasnah Syam 10 November 2023
Enrekang, Mitra Fakhruddin 5 Agustus 2023
Bulukumba, Misbawati A Wawo 16 September 2023
Sinjai, Andi Taufiq Saleh Asapa –
Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong 16 Maret 2023
Soppeng, H.Lutfi Halide, 19 Februari 2023
Makassar, Rudianto Lallo –
Takalar, Okta Wiraguna 20 Juli 2024
Parepare, Taqyuddin Jabbar 5 Agustus 2023
Luwu, Ikhsan Asaad 17 Desember 2023
Palopo, Marhan Ismail 23 Mei 2023
Luwu Utara, Arifin Junaidi 16 Desember 2023
Luwu Timur, HM Siddik BM 20 Mei 2023

Apa kabar bapak ibu sekalian?
Kapan pertemuan konsolidasi kepengurusan terakhir kali?

____
Pelakita.ID menyusun beberapa catatan sesuai dengan apa yang mengemuka saat berinteraksi dengan sejumlah pengurus IKA Unhas Daerah sepanjan tahun 2023 hingga 2024. Mari simak satu per satu.

Catatan ini bisa disebut membaca hasrat di masa lalu, dan meraba denyut untuk IKA Unhas Terbarukan di Daerah. Apalagi akan ada sukses kepemimpinan di kepengurusan pusat IKAUnhas awal bulan depan.

Isu Strategis dan Problematika Pembangunan Daerah

Berdasarkan hasil identifikasi mendalam di lapangan, IKA Unhas Sulsel merumuskan sejumlah isu krusial yang menuntut intervensi berbasis kepakaran alumni:

Bencana Alam dan Mitigasi Kesehatan. Dari Luwu Raya dan Enrekang tidak bisa dihindari bahwa ancaman bencana seperti banjir bandang dan longsor, hingga aksesibilitas menjadi hambatan utama, baik sekarang maupun nanti.

Infrastruktur dan Konektivitas: Pembukaan akses darat di wilayah terisolasi menjadi prioritas absolut untuk menjamin mobilitas ekonomi dan distribusi bantuan logistik secara berkelanjutan.

Optimalisasi Sektor Primer: Sesuai arahan senior Prof. Syamsuddin Hasan, diperlukan perhatian serius pada kesejahteraan petani melalui pengembangan pertanian organik dan peternakan. Di Pangkep, tantangan nyata ditemukan pada penurunan kualitas tambak yang membutuhkan dukungan teknologi budidaya.

Inklusivitas Sosial: Mendorong pembangunan yang ramah difabel, sebagaimana inisiatif yang telah dirintis di Maros, untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat terlibat dalam dinamika pembangunan.

Narasi Keunggulan Kawasan: Konsepsi The South Sulawesi Initiative

Melalui visi “The South Sulawesi Initiative”, IKA Unhas Sulsel membagi wilayah kerja ke dalam 6 klaster strategis yang menjadi blueprint kemandirian ekonomi regional: Selat Makassar (Makassar Straits), Pesisir Selatan, Teluk Bone, Kawasan Lompobattang-Bawakaraeng, Bulusaraung, dan Latimojong.

Potensi spesifik yang menjadi fokus pengembangan meliputi:

Maros dan Pangkep: Integrasi potensi UNESCO Global Geopark dengan pariwisata kepulauan (114 pulau di Pangkep).

Bantaeng: Industrialisasi komoditas unggulan seperti jagung, rumput laut, dan kopi.

Kepulauan Selayar: Menjaga aset dunia Atol Taka Bonerate sambil memperkuat ketahanan wilayah sebagai Resilient Island.

Takalar: Akselerasi kawasan ekonomi baru di Laikang dan optimalisasi sumber daya pesisir di Kawasan Tanakeke.

Peran Strategis Alumni: Inisiator, Kolaborator, dan Katalisator

Berdasarkan nasehat para senior dan arahan kepemimpinan wilayah, alumni Unhas harus mengambil peran strategis sebagai subjek pembangunan:

Katalisator Pembangunan: Alumni diposisikan sebagai “lapisan tengah” yang menjembatani kebijakan pemerintah daerah dengan aspirasi nyata masyarakat. Sesuai pesan Prof. Ambo Ala, IKA Unhas harus menjadi organisasi yang “kuat dan akomodatif” dalam mengelola beragam kepentingan demi kemaslahatan publik.

Branding Maritim: Sebagaimana saran Dr. Andi Akhmar, IKA Unhas harus mampu mempromosikan keunggulan kemaritiman Unhas sebagai identitas kompetitif (tandingan Desa Inklusif UGM). Branding ini disinergikan langsung dengan pengembangan klaster Makassar Straits dan Selayar untuk mempertegas posisi Sulsel sebagai pionir bahari.

Ekonomi Kreatif & Kemitraan Strategis: Mendorong produk turunan lokal yang kompetitif, seperti ramuan Sanrego hasil temuan akademis Prof. Muzakkir Rewa.

Selain itu, kolaborasi nyata ditunjukkan melalui kemitraan strategis dengan institusi seperti BRI dan Kalla Group di Maros untuk memperkuat basis ekonomi UMKM.

Solidaritas Sosial dan Respon Cepat: Melalui Tim URC IKA Unhas, alumni membuktikan keberpihakan pada masyarakat saat krisis, memastikan solusi kesehatan dan bantuan logistik menyentuh wilayah terdalam sekalipun.

Penutup: Komitmen Solutif untuk Masa Depan Sulsel

IKA Unhas Sulawesi Selatan menegaskan bahwa organisasi ini bukan sekadar panggung euforia pelantikan, melainkan sebuah wadah pengabdian yang menawarkan “solusi cerdas” bagi setiap problematika pembangunan.

Sebagaimana ditekankan oleh para tokoh senior, kunci kekuatan kita terletak pada kemampuan untuk tetap “sehati, satu bahasa, dan satu suara.” Dengan kekayaan intelektual dan jejaring yang kita miliki, mari kita pastikan IKA Unhas menjadi pilar pendukung utama bagi kemajuan Sulawesi Selatan.

Kita harus bersatu, bersama, dan menjadi kuat. Masa depan Sulawesi Selatan adalah tanggung jawab kita bersama sebagai buah terbaik dari almamater tercinta. IKA Unhas Sulsel: Kolaborasi untuk Negeri!

Redaksi