PELAKITA.ID – Sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9, 11, dan 17, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam KKN-T Gelombang 114 membuat inovasi pemetaan sarana dan prasarana di Desa Tondongkura.
Dengan memanfaatkan teknologi citra satelit, mereka berhasil menyusun peta administrasi yang menampilkan informasi lengkap mengenai infrastruktur desa, termasuk jalan, fasilitas umum, dan kawasan permukiman.
Peta ini diharapkan menjadi sumber data akurat yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan fasilitas umum.

“Pemetaan berbasis citra satelit ini mampu memberikan informasi yang lebih detail dan akurat dibandingkan metode konvensional,” jelas Hamzah Sapta Bintang, penanggung jawab program kerja tersebut.
Kegiatan pemetaan meliputi:
-
Observasi wilayah
-
Pemetaan dan penandaan batas wilayah
-
Pembuatan legenda dan skala peta
Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa setempat. “Kami sangat mengapresiasi upaya mahasiswa KKN dalam membantu desa kami,” ujar Muktamar, Sekretaris Desa Tondongkura.
Pembuatan peta ini sejalan dengan beberapa tujuan SDGs, yaitu:
-
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Meningkatkan akses terhadap teknologi modern dalam pembangunan infrastruktur desa.
-
SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan: Mendukung perencanaan desa yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
-
SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: Menguatkan kerja sama antara universitas dan pemerintah desa dalam pembangunan berbasis data.
Melalui visualisasi sarana dan prasarana ini, diharapkan Desa Tondongkura dapat berkembang lebih pesat dengan perencanaan yang matang dan berbasis data akurat.
Mahasiswa KKN juga berharap inovasi ini dapat direplikasi di desa-desa lain sebagai kontribusi nyata untuk mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.
Penulis: Hamzah Sapta Bintang,
