Anugerah UIGM: Unhas meraih predikat ‘the Most Innovative University in Indonesia’

  • Whatsapp
Prof Subehan saat menerima penghargaan the Most Innovative University in Indonesia (dok: Humas Unhas)

DPRD Makassar

PELAKITA.ID – Universitas Hasanudddin (Unhas) menerima penghargaan ‘The Most Innovative University in Indonesia’ pada pengumuman Peringkat UI GreenMetric  (UIGM) World University Rankings 2022, di Kampus Universitas Indonesia pada 12 Desember 2022.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Prof Subehan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan yang didampingi Dr Ilham Alimuddin, wakil ketua tim UI Green Metrics Unhas dan Dr Fakhruddin, sekretaris tim UI Green Metrics Unhas.

Anugerah penghargaan ini dihadiri pula plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof Nizam,

Read More

“Peringkat Unhas meningkat dari peringkat 18 di tahun 2021, menjadi peringkat 14 di tahun 2022,”jelas Subehan.

Menurut Subehan, Unhas menerima penghargaan tersebut berdasarkan standar penilaian yang ditetapkan oleh UIGM yakni 6 kategori dan 42 indikator.

Adapun kategori tersebut berupa; setting and infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, and Education.

Lebih lanjut Prof Subehan menjelaskan bahwa peserta yang ikut berpartisipasi dalam lomba penghargaan UIGM ini adalah 1051 Universitas dari 86 negara. Di Indonesia sendiri ada 126 universitas yang ikut berkompetisi.

Sejak tahun 2010 UI melakukan pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings (http://greenmetric.ui.ac.id/). Hal ini merupakan pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup di kampus.

UI GreenMetric mengevaluasi kondisi dan kebijakan terkait dengan program dan kebijakan terkait keberlanjutan pada universitas di seluruh dunia.

Para peserta berfoto bersama setelah penyeraham penghargaan (dok: Humas Unhas)

Penilaian UI GreenMetric dilandasi atas tiga pilar, yakni lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial- budaya, dengan bobot indikator penilaian yang terdiri atas Keadaan dan Infrastruktur Kampus (15 persen), Energi dan Perubahan Iklim (21 persen), Pengelolaan Sampah (18 persen), Penggunaan Air (10 persen), Transportasi (18 persen), serta Pendidikan dan Riset (18 persen).

Untuk proses pemeringkatan tahun 2022, proses penginputan data dilakukan sampai dengan tanggal 31 Oktober 2022.

Sementara itu Ilham Alimuddin, menyampaikan rasa syukur dan penuh kegembiraan atas penghargaan ini.

Menurut Kepala Pusat Studi Kebencanaan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian. Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin ini bahwa penghargaan tersebut menjadi penambah spirit  untuk mengimplementasikan beberapa program yang telah direncanakan guna mendukung kampus hijau berkelanjutan, pencapaian net zero emission dan infrastruktur kampus yang ramah lingkungan.

“Untuk itu mohon doa dan dukungan dari semua pihak semoga Unhas terus meraih prestasi yang membanggakan Indonesia dan kemanusiaan. Unhasku Bersatu, Unhasku Kuat,” pungkas Ilham.

Related posts