Semangat ‘Takalar Cepat’ Antar Takalar Raih Peringkat 2 Nasional dalam Pengelolaan Program Indonesia Pintar

  • Whatsapp
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye nampak menyunggingkan senyum, tangan dan jemari kanannya membentuk huruf C, simbol tagline Takalar Cepat. Di sampingnya berdiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra dengan piagam penghargaan terbaik kedua nasional. (dok: Infokom Takalar)

PELAKITA.ID – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye nampak menyunggingkan senyum, jemari kanannya membentuk huruf C, simbol tagline Takalar Cepat. Di sampingnya berdiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra dengan piagam penghargaan terbaik kedua nasional.

Prestasi ini amat luar luar biasa karena dari sekian daerah kabupaten-kota di Indonesia, Takalar menjadi terbaik kedua nasional dalam pengelolaan yang transparan dan akuntabel program nasional di bawah Pemerintahan Prabowo Subianto.

Ya, Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Daerah yang dipimpin Bupati Daeng Manye tersebut berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar (PIP).

Read More

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ir. Suharti, Ph.D kepada Kadisdikbud Takalar Dody Riyan Saputra dalam semangat Hari Pendidikan Nasional 2026, dimana Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menggelar Malam Tasyakuran Hardiknas sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan bermutu.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan pendidikan yang merata bagi seluruh anak bangsa.

Menurut Sekjen Suharti, malam tasyakuran ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi atas berbagai capaian dunia pendidikan Indonesia.

Berbagai inovasi, transformasi pembelajaran, serta penguatan karakter peserta didik terus didorong demi menciptakan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui semangat “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang ramah, adaptif, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 diharapkan menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dengan partisipasi semesta, cita-cita menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud.

Penghargaan untuk Takalar

Di mata Kemendikdasmen, capaian ini dinilai sebagai hasil kerja sama yang solid antara Pemerintah Kabupaten Takalar dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memastikan program bantuan pendidikan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Keberhasilan Takalar tidak lepas dari hadirnya program “Takalar Cepat” yang terus didorong oleh Bupati Daeng Manye sebagai bagian dari upaya percepatan pelayanan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Daeng Manye dan Kadis Dody Riyan Saputra

Disebutkan Daeng Manye, intensitas koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan kementerian menjadi faktor penting dalam pengelolaan Program Indonesia Pintar.

“Peran aktif tim PIC Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar juga dinilai sangat menentukan, khususnya dalam monitoring serta validasi data melalui aplikasi SIPINTAR (Sistem Informasi Program Indonesia Pintar),” sebutnya.

Melalui pengelolaan data yang akurat dan pengawasan yang intensif, penyaluran bantuan PIP kepada siswa penerima manfaat dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Takalar.

Tentang SIPINTAR

Memasuki tahun ajaran baru 2026, pemerintah terus berkomitmen menyalurkan bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini merupakan bantuan tunai pendidikan bagi peserta didik usia 6 hingga 21 tahun dari keluarga miskin atau rentan miskin agar tetap dapat melanjutkan sekolah.

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan personal pendidikan sekaligus mencegah peserta didik putus sekolah.

Untuk memudahkan para penerima manfaat, pengecekan status PIP kini dapat dilakukan secara praktis secara online hanya menggunakan ponsel atau handphone (HP) melalui sistem SIPINTAR.

Masyarakat terutama di Kabupaten Takalar oleh Pemda diimbau lebih teliti dan memastikan proses pengecekan dilakukan melalui situs resmi kementerian yang valid.

Saat melakukan pencarian di internet, pastikan mengakses platform resmi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bukan lagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Perubahan ini penting dipahami karena nama Kemendikbud sudah tidak digunakan lagi pasca penataan kabinet pada akhir tahun 2024. Sejak saat itu, pelaksanaan dan pengelolaan program PIP sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kemendikdasmen.

Karena itu, situs pip.kemdikbud.go.id sudah tidak digunakan lagi dan digantikan dengan laman resmi pip.kemendikdasmen.go.id.

Penghargaan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Ir. Suharti, Ph.D kepada Kadisdikbud Takalar Dody Riyan Saputra.

Cara Cek PIP 2026 Lewat HP

Pengecekan status penerima PIP dapat dilakukan secara mandiri melalui sistem SIPINTAR di laman resmi pip.kemendikdasmen.go.id.

Peserta didik maupun orang tua hanya perlu menyiapkan:

  • NIK atau Nomor Induk Kependudukan
  • NISN atau Nomor Induk Siswa Nasional

Setelah itu, pengguna dapat masuk ke laman resmi PIP Kemendikdasmen dan melakukan pencarian data penerima bantuan.

Selain dilakukan secara mandiri, pengecekan juga dapat dibantu oleh pihak sekolah melalui operator SIPINTAR.

Besaran bantuan yang diterima disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta didik.

Program Indonesia Pintar, merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin /prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur formal sd sampai sma/smk dan jalur non formal paket a smpai paket c dan pendidikan khusus. melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.

PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Siapa saja penerima PIP?

Peserta Didik pemegang KIP

Peserta Didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti:

    • Peserta Didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti:
    • Peserta Didik dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan
    • Peserta Didik dari keluarga pemegang KartuKeluarga Sejahtera
    • Peserta Didik yang berstatus yatimpiatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan
    • Peserta Didik yang terkena dampak bencana alam
    • Peserta Didik yang tidak bersekolah (drop out) yang diharapkan kembali bersekolah
    • Peserta Didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua yang mengalami pemutusan hubungan kerja, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada di Lembaga Pemasyarakatan, memiliki lebih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah
    • Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya

Untuk semua proses tersebut di atas, Kabupaten Takalar dianggap berprestasi dan berdikasi dalam melancarkan program SIPINTAR, Program Presiden Prabowo.  Salah satu  fasilitasinya adalah sistem pengelolaan data dan informasi yang canggih dan didukung komitmen aparatur sipil negara dan sistem yang ada dengan prinsip transparan, akuntabel dan cepat melayani.

Redaksi

Related posts