PELAKITA.ID – Makassar, 12 November 2025 — Kabar menggembirakan datang bagi para penggemar musik religi di Sulawesi Selatan. Penyanyi asal Swedia berdarah Lebanon, Maher Zain, dijadwalkan menggelar konser di Hotel Four Points by Sheraton Makassar pada 14 November mendatang.
Namun bukan hanya lantunan lagu-lagu religinya yang dinantikan, melainkan juga rasa penasarannya terhadap salah satu kuliner paling ikonik di Indonesia — Coto Makassar.
Dalam sejumlah wawancara, Maher Zain mengaku menyukai berbagai makanan khas Indonesia seperti rendang, sate, hingga ubi Cilembu.
Namun untuk Coto Makassar, ia menyebut sudah tak sabar ingin mencicipinya — makanan berkuah kental khas Sulawesi Selatan yang kaya rempah dan cita rasa.
Bagi warga Makassar, mendengar nama Coto Makassar tentu langsung mengingatkan pada salah satu ikon kuliner legendaris kota ini: Coto Gagak.
Berdiri sejak tahun 1973, rumah makan ini telah lebih dari lima dekade mempertahankan cita rasa otentik yang membuatnya tetap digemari lintas generasi.
Kuahnya yang kental dengan racikan rempah khas, potongan daging sapi yang empuk, serta sambal tauco andalan menjadikan Coto Gagak tak pernah sepi pengunjung — baik warga lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.
Tak hanya itu, sejumlah tokoh nasional pun pernah menikmati kelezatannya.
Bahkan, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam salah satu kunjungannya ke Sulawesi Selatan, pernah singgah untuk menyantap semangkuk Coto Gagak legendaris tersebut.
Kini, di bawah naungan Argo Management Indonesia, Coto Gagak tengah bersiap melangkah lebih jauh melalui program ekspansi kuliner berbasis kemitraan ke berbagai kota besar di Nusantara.
Setelah puluhan tahun menjadi ikon kebanggaan Makassar, merek kuliner ini akan segera membuka cabang baru di Gambir (Jakarta Pusat) dan Kota Parepare pada November tahun ini.
Langkah ekspansi ini menjadi upaya menghadirkan cita rasa khas Makassar kepada lebih banyak pencinta kuliner di seluruh Indonesia.
Dan siapa tahu, dalam kunjungannya ke Makassar nanti, Maher Zain benar-benar akan menikmati semangkuk Coto Gagak — kuliner yang bukan hanya menggoyang lidah, tetapi juga menyimpan sejarah panjang dan kebanggaan warga Sulawesi Selatan.
Penulis Iwan SM
