H. Andi Rosman: Dari Birokrat Muda hingga Pemuncak Pemerintahan di Kabupaten Wajo

  • Whatsapp
Bupati Abdi Rosman (dokL Istimewa)

PELAKITA.ID – H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., adalah sosok birokrat yang menorehkan perjalanan karier panjang dan konsisten di dunia pemerintahan daerah.

Lahir di Bontouse, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, pada tahun 1972, ia menghabiskan masa kecil hingga remaja di tanah kelahirannya, menempuh pendidikan dasar dan menengah seluruhnya di Kabupaten Wajo.

Ketertarikannya pada dunia pemerintahan mendorongnya melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN), sebuah lembaga pendidikan kedinasan yang melahirkan banyak pemimpin daerah di Indonesia.

Setelah menamatkan pendidikan kedinasannya, ia masih mengasah kompetensi akademik dengan meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen Pembangunan Daerah dari STIA LAN Makassar.

Tidak berhenti di situ, ia kemudian menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan meraih gelar Magister Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Administrasi.

Tiga Dekade Pengabdian di Kabupaten Maros

Kariernya di Kabupaten Maros dimulai pada 1993, saat ia menjadi aparatur sipil negara (ASN) muda yang bertugas di tingkat kelurahan. Dari sinilah ia memulai perjalanan panjangnya:

  • Staf Kantor Kelurahan – tahap awal belajar memahami pelayanan publik langsung ke masyarakat.

  • Kepala Seksi dan Lurah – mengasah kemampuan memimpin unit kerja kecil dan mengelola administrasi kelurahan.

  • Sekretaris Camat dan Camat – bertanggung jawab atas koordinasi pemerintahan di tingkat kecamatan, menjadi penghubung antara kebijakan kabupaten dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Selama 31 tahun pengabdiannya, ia meraih berbagai posisi strategis. Tercatat selama 7 tahun menjabat sebagai pejabat eselon II, ia memimpin instansi kunci, di antaranya:

  • Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) – mendorong investasi dan penyederhanaan layanan perizinan di Kabupaten Maros.

  • Asisten Administrasi Umum – mengoordinasikan urusan tata usaha, keuangan, dan kepegawaian di lingkungan pemerintah kabupaten.

  • Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Hukum, dan Politik – memberikan masukan strategis kepada kepala daerah dalam perumusan kebijakan publik.

Kepemimpinan yang Terbentuk dari Lapangan

Pengalaman panjang dari posisi paling dasar hingga pucuk pimpinan membuat Andi Rosman memahami betul dinamika birokrasi, baik di tataran teknis maupun strategis. Ia terbiasa turun langsung untuk memastikan kebijakan yang dirancang dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Rekam jejaknya memperlihatkan karakter kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan publik, efisiensi administrasi, dan sinergi antarinstansi. Tak heran jika banyak kolega dan masyarakat mengenalnya sebagai figur pekerja keras, rendah hati, dan mampu menjembatani kepentingan pemerintah dengan kebutuhan warga.

Jadi Bupati

Pada 2024, setelah tiga dekade mengabdi, H. Andi Rosman memutuskan mengajukan pensiun dini. Keputusan ini membuka ruang baginya untuk menatap babak baru dalam hidup, dengan bekal pengalaman birokrasi yang solid, jaringan luas, serta pengetahuan mendalam tentang tata kelola pemerintahan daerah dia menjajal peruntungan di kontestasi Pilkada Wajo, dan menang!

Setelah dilantik sebagai Bupati ke-13 pada tanggal 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, Andi Rosman, dipandang memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Wajo.

Redaksi