PELAKITA.ID – Makassar, September 2025 – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar UNHASKU Summer Program yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 13 September 2025.
Program kolaborasi antara Unhas dengan Kanazawa University, Jepang, ini menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengikuti rangkaian kegiatan akademik, budaya, dan pengabdian masyarakat di Sulawesi Selatan.
Salah satu agenda utama tahun ini adalah kunjungan ke Kabupaten Bantaeng pada 8–11 September 2025.
Rangkaian kegiatan di Bantaeng didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng, termasuk penyediaan transportasi berupa satu unit Hiace dan tiga unit Innova untuk mobilisasi peserta.
Rangkaian Kegiatan di Bantaeng
Rombongan peserta tiba di Bantaeng pada 8 September pagi dan langsung mengunjungi SMP Negeri 1 Bantaeng sebelum melakukan check-in di Marina Beach Hotel. Malam harinya, mereka disambut hangat dalam jamuan makan malam bersama Bupati Bantaeng.
Pada 9 September, peserta terjun langsung dalam aktivitas budidaya rumput laut dan kunjungan ke perkebunan kentang di Loka.
Mereka kemudian tinggal bersama keluarga angkat (host family) di Desa Loka, Bantaeng, untuk merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Keesokan harinya, 10 September, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Puskesmas Campagaloe dan Kawasan Industri Bantaeng. Peserta kemudian kembali ke Marina Beach Hotel sebelum melanjutkan perjalanan ke Bulukumba pada 11 September.
Peserta dari Berbagai Negara
Program ini diikuti oleh mahasiswa dari Unhas, Kanazawa University, serta mahasiswa internasional dari Sudan, Tanzania, Yaman, Nigeria, dan Afghanistan.
Mereka ditempatkan di Marina Beach Hotel maupun rumah-rumah warga di Loka, Bantaeng.
Para peserta perempuan ditempatkan di tujuh rumah warga, masing-masing menampung tiga orang. Sementara peserta laki-laki menempati delapan rumah warga. Pengalaman tinggal bersama masyarakat lokal ini menjadi kesempatan berharga bagi peserta internasional untuk memahami kearifan lokal sekaligus mempererat interaksi lintas budaya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam mendukung program ini mendapat apresiasi besar dari pihak penyelenggara.

Selain menyediakan sarana transportasi, pemerintah daerah juga memfasilitasi agenda kunjungan dan interaksi sosial dengan masyarakat.
“Program ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran budaya dan akademik, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi lokal kepada dunia,” ujar salah satu panitia International Office Unhas.
Pengalaman Interkultural
Melalui UNHASKU Summer Program, mahasiswa tidak hanya belajar dalam konteks akademik, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam interaksi lintas budaya, adaptasi sosial, dan pengenalan potensi daerah.
Kehadiran mahasiswa internasional di Bantaeng diharapkan dapat memperkuat jejaring global Unhas sekaligus membuka peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Penulis Arif Kusdiat (BRAVE Bantaeng)









