Mahasiswa KKN-T Unhas Rancang Logo untuk Branding Desa Tondongkura

  • Whatsapp
Mahasiswa KKN-T Unhas Rancang Logo untuk Branding Desa Tondongkura

PELAKITA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Inovasi Identitas Visual: Perancangan Logo sebagai Branding Desa Tondongkura”. Kegiatan ini berlangsung di Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada Minggu (15/8).

Program ini bertujuan memperkuat identitas desa melalui perancangan logo yang dapat menjadi simbol pemersatu sekaligus sarana branding. Logo dipandang sebagai elemen penting dalam membangun citra desa, memperkenalkan potensi lokal, serta mendukung strategi promosi baik di tingkat regional maupun nasional.

Kegiatan ini dipelopori oleh Muhammad Muhdar Rizqi Munawar, mahasiswa KKN Unhas, yang menjelaskan bahwa identitas visual memiliki peran vital di era digital. Menurutnya, logo mampu merepresentasikan karakter, budaya, dan potensi desa sehingga lebih mudah dikenali masyarakat luas.

Dalam proses perancangan, mahasiswa KKN melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Tujuannya agar logo yang dihasilkan benar-benar mencerminkan nilai serta identitas Desa Tondongkura. Warga juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya konsistensi penggunaan logo dalam berbagai media, mulai dari surat-menyurat resmi, papan informasi, hingga promosi di media sosial.

Salah seorang perangkat desa menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai bahwa kehadiran logo akan sangat membantu desa, baik dari sisi administrasi maupun promosi. “Selama ini Desa Tondongkura belum memiliki identitas visual resmi. Dengan adanya logo, kami berharap desa lebih mudah dikenali dan potensi lokal bisa lebih terangkat,” ujarnya.

Muhdar menambahkan bahwa perancangan logo tidak hanya soal estetika, melainkan juga bagian dari strategi branding desa. Menurutnya, logo akan menjadi pintu masuk bagi promosi digital, pemasaran produk UMKM, hingga pengembangan wisata desa.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan perangkat desa. Mereka menilai langkah tersebut sebagai inovasi penting untuk memperkuat citra sekaligus daya saing Desa Tondongkura. Mahasiswa KKN-T berharap, dengan identitas visual yang kuat, desa ini mampu membangun branding berkelanjutan yang mendukung peningkatan kesejahteraan serta pengembangan desa di masa mendatang.

Penulis: Muhammad Muhdar Rizqi Munawar